Matthew Lumbantoruan dari JGC Rawamangun keluar sebagai juara Single HC Championship powered by GolfJoy & Ironcard dengan total skor even par 72. Matthew menang countback dari Jerry Rambasco. “Meskipun ada under pressure dari tiga pegolf lain yang berada satu group bersama saya, tapi saya dapat mengatasinya dengan bermain lepas,” ujar Matthew, sapaan akrab, kepada Media GolfJoy.

Matthew mengaku bahwa persiapan untuk mengikuti event tersebut sekitar satu bulan. “Dalam event kali ini saya juga melakukan kesalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi. Tapi, setelah berhasil merecovery permainan, saya tetap berpegang pada game plane saya dan Puji Tuhan saya berhasil mengatasinya sehingga saya keluar sebagai juara,” katanya.

Mattheuw yang berada satu pairing group bersama Jerry Rambasco, mengaku sangat respeks terhadap Jerry Rambasco yang dikenal sebagai pegolf yang selalu mendominasi turnamen golf non prestasi di negeri ini. “Bagaimana pun Bang Jerry lebih senior dibanding saya. Tapi, dia juga sangat respek terhadap saya dan dua rekan pegolf yang berada satu pairing group bersama saya, yang usia seumuran dengan saya,” tambah Mattheuw, menegaskan.

BLACK TEE

Berada dalam satu pairing group bersama pegolf yang  lebih senior usianya, juga dirasakan oleh Teuku Husein M. Danindra dan Muhammad Naabil Al Manaaf – dua pegolf junior yang tergabung di Parents Child Golf Club (PCGC).

“Enggak masalah, Om, saya biasa main golf bersama Bapak-Bapak,” kata Husein yang dibenarkan oleh Naabil. “Main golf bareng Bapak-Bapak dan Om-Om, lebih enak Om, karena enggak ada pressure dan berbeda kalau saya dan Husein berkompetisi dengan sesama pegolf junior,” tambah Naabil, menegaskan.

Seperti diketahui bahwa dalam event Single Handicap S Championship 2022 yang berlangsung di Emeralda Golf Club pada Kamis (20 Januari 2022) dan diikuti oleh 48 pegolf, setiap pegolf start dari tee box hitam.

Ketika Media GolfJoy menanyakan, apakah ada masalah bermain dari tee box hitam, baik Matthew, Husein maupun Naabil mengungkapkan bahwa mereka sudah terbiasa bermain dari black tee.

“Setiap saya ikut turnamen junior prestasi, seperti yang terjadi di Kejurnas Golf Junior di Gading Serpong beberapa waktu lalu, saya juga bermain dari tee box hitam,” kata Husein. “Tidak hanya di Kejurnas Golf Junior saja, di Piala Gubernur Bali – Junior Championship, kami juga bermain dari tee box hitam, Om,” kata Naabil, menegaskan.

Kedua pegolf junior ini pun masuk ke dalam ranking 20 besar dalam event tersebut dan berhak atas prize money yang diperebutkan dalam event tersebut.

Oleh karena itulah maka Husein dan Naabil pun siap untuk tampil kembali apabila event Single Handicap Championship digelar kembali pada bulan-bulan yang akan datang.

Hal yang sama juga disampaikan Asa Najib Bhakti. Pegolf dari Siksam Golf Club ini pun akan mempersiapkan diri lebih dari persiapan yang biasa dia lakukan bila dia akan tampil dalam event yang challenging.

Apa yang disampaikan Najib kepada Media GolfJoy bukan tanpa alasan. Pasalnya, dalam event Single Handicap Championship yang berlangsung di Emeralda Golf Club pada Kamis (20 Januari 2022), selain berhasil masuk dalam jajaran 20 pegolf yang berhak atas prize money total sebesar Rp 50 juta yang diperebutkan dalam event, Asa Najib Bhakti juga termasuk salah seorang dari 5 (lima) pegolf yang berhasil lolos babak kualifikasi tingkat nasional untuk tampil di ajang World Amateur Golfers Championship (WAGC).

Di akhir perbincangan bersama Media GolfJoy, Matthew Lumbantoruan, Teuku Husein M. Denindra, Mohammad Naabil Al Manaaf dan Asa Najib Bhakti, di samping bersyukur atas keberhasilan mereka dalam event perdana Single Handicap Championship 2022, mereka juga sangat mengapresiasi kinerja panitia penyelenggara.

“Sejak pendaftaran event tersebut diumumkan kepada publik golf hingga pelaksanaannya yang berlangsung hari ini (Kamis, 20 Januari 2022), cara kerja panitia penyelenggara benar-benar sangat profesional” ujar Matthew Lumbantoruan, yang berhasil merebut hadiah utama sebesar Rp 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dalam event yang baru untuk pertama kalinya diperkenalkan kepada komunitas golf di Republik tercinta ini.

Emeralda Golf Club merupakan salah satu lapangan golf terbaik di Indonesia. Lapangan yang indah sekaligus menantang ini sangat cocok bagi para pemain handicap single. Kualitas lapangan ini sepantasnya ditunjang oleh pelayanan yang maksimal dari pihak lapangan kepada  para penyelenggara turnamen. Inilah yang dirasa kurang oleh Joyada Siallagan, CEO Iron Card, yang sering menggelar turnamen di lapangan ini.

“Kami sebagai penyelenggara turnamen ingin turut memajukan industri golf Indonesia. Karena itu kami secara rutin menyelenggarakan turnamen untuk membawa banyak golfer ke lapangan. Namun sayangnya, saat kami menggelar Single HC Tournament ini kami kurang mendapatkan pelayanan yang maksimal dari pihak lapangan Emeralda. Alangkah baiknya bila Emeralda berkenan memberikan kemudahan yang lebih banyak bagi para EO [event organizer] agar golf kita bisa lebih memasyarakat,” kata Joyada.

Para Pemenang

1. Mathew Lumbantoruan

2. Jerry Rambasco

3. Lilik Heri Setiadi

4. Najib

5. Gideon

6. Ahris

7. Agus Warmon

8. M Nabil Almanaf

9. Zulhaimi

10. Freddy Gentech

11. Wahyu

12. Teuku Husein

13. Aldwin Kendarwan

14. Ujang Slamet

15. Khairinsyah

16. Hifni

17. Kevin Michael

18 Hendry S Nasution

19. Jonathan Tanoto

20.Novirino tendean

Peringkat 1-5 lolos kualifikasi WAGC Indonesia.

(Tulisan oleh Toto Prawoto)

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


GolfJoy Cover