Penampilan atlet golf pelatnas yang mengesankan sejak ronde pertama hingga ronde terakhir membuat Kejuaraan Nasional Golf Amatir 2019 yang berlangsung di Gading Raya Padang Golf & Klub pada 8 – 11 Oktober lalu menjadi lebih berkualitas dibandingkan dengan event yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

“Menurut saya tidak hanya pegolf pelatnas saja yang tampil mengesankan. Beberapa pegolf dari pengprov dan klub yang mewakili daerah masing-masing dalam kejurnas kali ini, pun tak kalah impresifnya penampilan mereka,” ujar Anthony Chandra, Sekretaris Jendral PB PGI, yang juga dikenal sebagai GM Gading Raya Padang Golf & Klub.

Sehingga, tambah Anthony Chandra, sejak hari pertama kejurnas ini bergulir – baik pegolf pelatnas maupun pegolf dari pengprov dan klub – bersaing menunjukkan kemampuan terbaik mereka untuk bisa menjadi juara. “Hal tersebut bisa dibuktikan melalui skor under yang mereka cetak – baik pada ronde pertama maupun pada ronde kedua.”

Hal yang sama juga disampaikan Alga Topan, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PGI, yang juga dikenal sebagai pelatih golf nasional. “Yang jelas, penampilan all out pegolf dari pengprov dan klub di seluruh Indonesia kali ini memicu semangat pantang menyerah para atlet penghuni pelatnas,” Alga menehgaskan.

Nyaris Terjadi Play Off

Seperti diketahui, dalam Kejurnas Golf Amatir 2019, Jonathan Wijono (akrab disapa dengan sebutan Jowi) dari Pengprov PGI Jawa Timur dan Ida Ayu Indira Melati Putri (panggilan akrabnya Mela)dari Pengprov PGI Bali – keluar sebagai juara di kelompok masing-masing. Jowi membukukan total skor 227 pukulan (69-72-69-67) -11, sementara Mela membukukan skor total 281 pukulan (70-69-72-70) -7.

Persaingan ketat untuk memperebutkan gelar juara nasional golf amatir 2019 terjadi antara Jonathan Wijono dan Naraajie Ramadhan Emerad Putra. Andaikata pada detik-detik terakhir Jowi (satu group bersama M.Rifqi Alam Ramadhan dan Alfred Raja Sitohang) tidak birdie, gelar juara nasional golf amatir tahun ini dapat dipastikan harus ditentukan melalui play off.

Pasalnya, Naraajie, yang berada satu group bersama Almay Rayhan Yaquta dan Zaenal finis lebih dulu daripada pairing group yang dihunioleh Jonathan Wijono, M.Rifqi Alam Ramadhan dan Alfred Raja Sitohang. Dan, Naraajie, pegolf asal Pengprov PGI Jawa Barat yang Agustus lalu merebut gelar Lowest Amateur Indonesia Open yang digelar di Pondok Indah Golf Club, pada hari terakhir Kejurnas Golf Amatir 2019 membukukan total skor 278 pukulan (72-70-71-65) -10.

Saya bersyukur kepada Tuhan karena saya berhasil menjuarai kejurnas. Ini adalah gelar pertama saya di ajang persaingan amatir. Sedangkan yang sebelumnya adalah gelar yang saya raih dari kejuaraan junior,” ujar Jowi dengan logat khas Jawa Timur-annya.

Ritme Permainan

“unci keberhasilan Jowi karena dia tetap konsisten dengan ritme permainan yang telah dia temukan sejak ronde pertama. Dan, ritme tersebut tetap dia pertahankan hingga ronde terakhir. “Satu lagi kuncinya,” tukas Jowi .”Jangan sekali pun merasa diri kita lebih hebat dari pairing kita, dan jangan remehkan keberadaan mereka!”

Mela pun mengungkapkan hal yang sama. “Yang pasti, apa yang dikatakan oleh Jowi itu berhubungan erat dengan mental. Walaupun saya, misalnya, memiliki mental juara, saya tidak perlu menunjukkan ke pairing saya. Karena, menurut saya, percuma saja memiliki mental juara kalau kita angkuh dan sombong – baik dalam kehidupan sehari-hari maupun saat berada di lapangan,” katanya.

Dalam kejurnas tahun ini ada 5 pegolf putra dan 2 pegolf putri yang tampil sangat mengesankan sejak ronde pertama hingga ronde terakhir. Dari 7 pegolf tersebut enam di antara mampu membukukan skor under. Mereka adalah Jonathan Wijono (-11), Naraajie (-10), Alfred (-9), M.Rifqi (-8), Almay (-4) danMela (-7). Sementara satu pegolf putri lainnya yakni Ribka Vania dari Pengprov PGI Jawa Barat finis di posisi T4 bersama pegolf putri dari deerah lainnya.

“Penampilan di kejurnas kali ini bagian dari uji tanding di dalam negeri (Try In) sebelum mereka mengikuti seleknas dan kemudian terpilih untuk memperkuat tim golf Indonesia di SEA Games Philipina pada Desember mendatang,” kata Ketua BinPres PB PGI, Alga Topan, mengakhiri perbincangannya dengan GolfJoy.

(Toto Prawoto)

                          ————— o0o —————