PERFORMANCE yang ditunjukkan Jaravee Boonchant sejak hari pertama hingga hari ketiga final Indonesia Women’s Open 2026 Presented by BTN yang berlangsung di Damai Indah Golf – BSD Course pada Jumat (30 Januari 2926) hingga Minggu (1 Februari 2026, akhirnya menghantarkan ladies pro asal Thailand tersebut merebut gelar juara dalam turnamen yang sangat prestisius untuk memperebutkan total hadiah sebesar 600.000USD.
Sebagai champion IWO 2026 Presented by BTN, Jaravee, yang pernah menjuarai Epson Tour Championship 2022 (Futures Tour – kini Epson Tour) dan BGC Thailand LPGA Masters (Thai LPGA), berhak atas hadiah utama berupa cek sebesar 108.000USD.
Keberhasilan ladies pro asal Thailand berusia 26 tahun dalam IWO 2026 Presented by BTN dengan total skor 293 pukulan (68-69-66) atau -13 adalah sebuah kejutan mengingat para penggemar olahraga golf — baik yang menyaksikan event tersebut secara langsung maupun warta online dari berbagai situs yang ada di Tanah Air — tertarik dengan penampilan ladies pro asal Korea Hwang Yeonseo yang memimpin hari pertama dengan 65 pukulan atau -7.
Namun, pada hari kedua Hwang mencetak skor 71 pukulan sedang Jaravee yang pada hari pertama mencetak 68 pukulan di hari kedua membukukan skor 69 pukulan.
Dengan demikian pada hari kedua Jaravee mengambil alih pimpinan klasemen sementara IWO 2026 Presented by BTN dari Hwang dengan skor -7.
Jaravee dibayangi oleh ladies amatir — rekan senegaranya — Prim Prachanakorn yang menduduki posisi kedua Ties dengan total skor 137 pukulan (68-69) atau 7 under.



Oleh karena itulah maka menjadi sangat wajar apabila pada hari ketiga final IWO 2026 Presented by BTN Minggu (1 Februari 2026) jumlah penonton yang menyaksikan event tersebut secara langsung di Damai Indah Golf – BSD Course bertambah banyak jumlahnya dibandingkan dengan hari pertama dan kedua.
Hal tersebut terjadi karena bukan tidak mungkin juara IWO 2026 Presented by BTN akan ditentukan melalui tanding ulang atau play of antara Jaravee (Pro) versus Prim (Amateur).
Akan tetapi, play off yang ditunggu-tunggu tidak terjadi. Karena, pada hari ketiga Jaravee mencetak skor 66 pukulan atau 6 under sedang pesaing sesama pegolf asal negeri “Gajah Putih” Prim Prachanakorn pada hari ketiga mencetak skor 70 pukulan atau 2 under.
Sehingga Jaravee yang selama tiga hari mencetak total skor 203 pukulan (68-69-66) atau 13 under — unggul 2 pukulan dari Prim yang selama tiga hari membukukan total skor 205 pukulan (69-68-70) atau 11 under.
Dengan demikian gelar juara IWO persembahan BTN tahun 2026 — Pro dan Lowest Amateur — diboyong ke Thailand.
“Hari ini saya bermain lebih tenang dibanding kemarin,” kata Jaravee dalam keterangannya kepada para wartawan di Media Center seusai dia menerima hadiah cek senilai 108.000 USD.
BERMAIN LEBIH RILEKS
Lebih jauh Jaravee mengungkapkan bahwa dia tetap fokus pada game plan yang diterapkannya sejak hari pertama hingga hari ketiga.
“Jika kemarin saya kehilangan putt-putt pendek, pikiran saya langsung ke mana-mana. Tapi hari ini justru terasa berbeda,” tegas Jaravee.
“Saya punya kedi yang merupakan teman baik saya. Sehingga saya bisa bermain lebih rileks dalam tiga hari ini. Namun, setelah main di-debut IWO tahun lalu, saya paham dengan layout lapangan ini, dan juga cuacanya yang tidak jauh berbeda dengan Thailand,” tambah Jaravee.
JUARA CIPUTRA GOLF PRENEUER
Sementara Prim yang menduduki posisi kedua berhasil merebut trofi Lowest Amateur di ajang persaingan IWO 2026 Presented by BTN, dan keberhasilan pemain Timnas Thailand berusia 17 tahun tersebut adalah keberhasilan Prim untuk kedua kalinya berkompetisi di Indonesia dalam event yang berbeda.
Karena pada tahun 2025 Prim juga menjadi juara Ciputra Golf Preneuer Junior World Championship yang berlangsung di Damai Indah Golf – PIK Course Jakarta Utara.
Pertanyaannya, bagaimana dengan pegolf tuan rumah yang tampil dalam final IWO persembahan BTN tahun ini?
Yang jelas dari 4 ladies pro Indonesia yang tampil di final, Yoko berada di posisi Ties 22 dengan skor -3, sedangkan Sania Talita Wahyudi — satu-satunya pegolf amatir tuan rumah yang lolos cut — berada di posisi Ties 43 dengan skor +1.
Terlepas dari masalah hasil yang telah ditorehkan oleh dua pegolf tuan rumah yang lolos cut tersebut, yang jelas keberhasilan Yoko dengan tiga orang rekannya dalam event yang sangat prestisius tersebut — demikian juga Sania — mendapat apresiasi yang sangat positif dari semua pihak, baik dari para stake holder maupun penggemar olahraga golf yang menyaksikan event tersebut secara langsung.
Berikut hasil akhir IWO 2026 Presented by BTN.
1. Jaravee Boonchant (Thailand) dengan total skor 203 pukulan (68-69-66) -13.
T2 Prim Prachanakorn (Am – Thailand) dengan total skor 205 pukulan (69-66-70) -11, dan Kim Seoyonn2 (Korea) dengan total skor 205 (70-64-71) -11.
T3 Wang Zixuan (Chinna) dengan total skor 206 pukulan (69-70-71) -10, dan Hwang Yeonseo (Korea) dengan total skor 206 pukulan (65-71-70) -10.
Penulis Toto Prawoto
Foto IWO
