FeaturedTour News

Harga Fantastis yang Dibayar Jon Rahm untuk Keluar dari LIV Golf

Keputusan besar diambil oleh pegolf bintang asal Spanyol, Jon Rahm, yang resmi mengakhiri perjalanannya di LIV Golf. Melalui dokumen pengadilan dan kesepakatan perpisahan (separation agreement), terungkap bahwa Rahm harus merelakan nilai finansial yang sangat masif demi bisa melepaskan diri dari sisa kontraknya.

Melepaskan Sisa Kontrak Lebih dari $100 Juta

Saat memutuskan pindah (defector) ke LIV Golf pada akhir Desember 2023, Jon Rahm menandatangani kontrak fantastis berjangka panjang yang bernilai sekitar $300 juta hingga $350 juta. Dengan memilih keluar lebih awal menyusul penolakan terhadap rencana restrukturisasi liga (LIV 2.0) yang dinilai “tidak dapat diterima” oleh tim hukumnya, Rahm secara resmi merelakan sisa pembayaran kontraknya yang masih tersisa sekitar $100 juta hingga $107 juta (lebih dari Rp1,5 triliun).

Mengikhlaskan Gaji dan Tunggakan yang Belum Dibayar

Selain kehilangan proyeksi pendapatan masa depan, dokumen pengadilan menunjukkan bahwa Rahm sebenarnya tercatat sebagai kreditur tanpa jaminan (unsecured creditor) terbesar di LIV Golf, dengan klaim tunggakan pembayaran gaji atau bonus kuartalan yang belum dibayarkan sekitar $7,47 juta (sekitar Rp116 miliar). Dalam perjanjian perpisahan tersebut, Rahm memilih melepaskan seluruh klaim finansial tersebut demi mendapatkan kebebasan penuh atas hak nama dan citranya (name and image rights).

Alasan di Balik Keputusan Keluar

Keputusan drastis ini diambil setelah Rahm dan beberapa pemain bintang lainnya merasa keberatan dengan arah baru LIV Golf yang diatur dalam proposal restrukturisasi, termasuk perubahan ketentuan di mana pemain diharapkan menjadi pemilik ekuitas di tengah ketidakpastian finansial dan perubahan dukungan investor liga.

Dampak dan Langkah Selanjutnya

Dengan merelakan total lebih dari $107 juta (mencakup sisa kontrak dan tunggakan pembayaran), Jon Rahm kini resmi berstatus sebagai agen bebas dari ikatan kontraktual LIV Golf. Langkah ini juga sekaligus meruntuhkan salah satu hambatan terbesar baginya untuk kembali bersaing di circuit tradisional, meskipun ia harus bersiap menghadapi jalan terjal dan regulasi penangguhan sebelum bisa kembali diterima sepenuhnya di tur utama seperti PGA Tour.


Related posts

LIV Golf Makin Ketat dalam Event Promotions 2024

Hasim

Tanding Scheffler-McIlroy vs. Koepka-DeChambeau Berhadiah Kripto senilai $10 Juta

Hasim

Teuku Husein & Amberly Zaira Pimpin Round 1 di 4th Batam Kepri IJAGC 2025

Syam

Leave a Comment

seventeen + 12 =