FeaturedKomunitas

Dies Natalis ke-60 UNJ: Ingin Wujudkan Akademi Golf PGA UNJ

Perguruan tinggi negeri nasional yang kerap mencetak olahragawan berprestasi nasional dan internasional ini akan wujudkan akademi golf PGA UNJ.

Dalam rangka merayakan dies natalies Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ke-60, Pecinta Golf Alumni Universitas Negeri Jakarta (PGA UNJ) dengan sukses dan meriah menggelar Tournament Golf Dies Natalies ke-60 UNJ di golf course Sentul Highlands Golf Club (SHGC) pada Minggu, 25 Agustus 2024.

Sebanyak 150 pegolf dari kalangan mitra dan stakeholder dari berbagai Lembaga Pendidikan Tinggi Negeri, seperti Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Brawijaya Malang (UB), Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPNV) Jawa Timur, UPNV Jogjakarta, Universitas Negeri Makasar (UNM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bnadung, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), (Universitas Negeri Lampung (UNILA), Universitas Nasional (UNAS), Universitas Terbuka (UT), Universitas Mulawarman (UNMUL), dan Universitas Negeri Padang (UNP) turut ambil bagian merayakan sekaligus berolahraga golf di SHGC. Bahkan, perwakilan dari UNNES membawa 18 pegolf termasuk rektornya yakni Prof. Dr. S Martono M.Si., dari Semarang.

Turnamen golf Dies Natalies UNJ ini juga dihadiri oleh pegolf undangan yang jumlahnya cukup banyak, serta pihak sponsorship seperti dari perbankan nasional, telekomunikasi, pegadaian, serta perusahaan kontruksi.

SHOW MORE IMAGES

“Pesertanya sangat berlimpah dari berbagai civitas perguruan tinggi, mantan pimpinan kementrian, dan juga umum. Dan justru dari peserta umum jumlahnya membludak. Alhamdulillah turnamen Dies Natalies UNJ ke-60 telah terlaksana dengan baik. Ada pembagian hadiah lucky draw yang cukup banyak bagi para peserta dan tropi serta uang pembinaan bagi para juara,” demikian ungkap Rektor UNJ Prof. Dr. Komarudin, M.Si., kepada Media GolfJoy Indonesia seusai pertandingan di ruang Balegede SHGC.

Di usia ke-60 tahun, UNJ juga ditetapkan oleh pemerintah sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH). 

“Sebagai perguruan tinggi berbadan hukum, maka menandakan bahwa kedewasaan UNJ sudah dimulai. Kemandirian UNJ harus segera dilaksanakan menuju visi menjadi world class university. Itu artinya berbagai SDM, pimpinan, kelembagaan, tata Kelola di UNJ harus menuju kemandirian, serta menuju world class university,” ungkap Prof. Komarudin lebih lanjut. 

Kegiatan turnamen golf Dies Natalies ke-60 UNJ ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi upaya permasalah golf di Indonesia. Dan kedepannya, UNJ berniat akan mengadakan program berkesinambungan berupa pembibitan bagi pegolf-pegolf muda Indonesia. “UNJ lewat PGA UNJ, Insya Allah, akan memiliki akademi golf dan ditangani oleh tenaga-tenaga golf professional,” ujar Prof Komarudin lagi.  

Gayung pun bersambut, dan doa serta harapan turut diuntaikan oleh rekan mitra akademisi dan begitu pun pihan mendukung turnamen golf Dies Natalies UNJ ke-60 ini.

“Teruntuk UNJ kami ucapkan selamat dies yang ke-60. Sebagai mitra dari UNNES, kami berharap kedepan UNJ semakin maju, semakin bersemangat. Dan selamat juga dimana bulan Agustus ini UNJ menjadi PTN BH sehingga menjadi anggota PTN BH yang ke-22 dan ke-23 dengan UNISRI Surakarta. Kedepan tentunya prestasi akan lebih ditingkatkan, dan kami yakin dibawah kepemimpinan Pak Rektor Komarudin, UNJ akan semakin melejit prestasinya di masa depan,” begitu ungkap Rektor UNNES Prof. Dr. S Martono M.Si. kepada Media GolfJoy Indonesia.

“Pertandingan golf-nya sangat seru, dan ini tentu bisa menjadi ajang silaturahmi UNJ kepada semua partner-partner dan stakeholder-nya. Dan dari turnamen golf ini tentunya banyak potensi-potensi yang bisa kita kembangkan, baik potensi bisnis dengan BRI, maupun terhadap pengembangan-pengembangan lainnya. Tadi juga kita berdiskusi dimana ada talenta-talenta terbaik dari UNJ yang nantinya bisa mengisi potensi-potensi sebagai pekerja-pekerja handal di BRI,” demikiang ungkap Head of Regional Funding & Retail Transaction Banking Head BRI Jakarta 2 Andreas Chandra Santoso yang bermain satu flight dengan Prof. Komarudin, Prof. Martono, dan perwakilan Wuawei.

Semoga dengan menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, PGA UNJ dengan serta merta menjadi sebuah komunitas golf yang mandiri dan sukses mencetak pegolf-pegolf nasional dimasa depan!

! Tulisan dan foto oleh Syam Al Aminy)

Related posts

Callaway Rogue ST Hadir di Indonesia

Hasim

PGA Tour & LIV Golf Sepakat Merger

Hasim

Permainan BMW PGA Championship Disetop Menyusul Meninggalnya Ratu Elizabeth II

Hasim

Leave a Comment

four × three =