FeaturedKomunitas

Malaysia Rebut Tiga Trofi di PIIJGC Edisi Ke-12, “Saya Berpuas Hati”

Dengan challenging course dan cuaca ekstrim melanda, tiga dari tujuh peserta dari Malaysia berhasil membawa pulang tropi kejuaraan ini. Ketua NJDP Malaysia merasa bangga dan puas hati.

12Th Pondok Indah International Junior Golf Championship 2025 yang dihelat sejak Selasa hingga Kamis, 16-18 Desember 2025, akhirnya menuai sukses dan memunculkan duo Korea sebagai pemenangnya. Yaitu Gunwoong Park dan Gyubeen Kim dengan masing-masing mendulang total skor 210 (68-70-72) atau 6-under par dan 219 (75-73-71) atau 3-over par.

Selain pegolf junior tuan rumah yang mendominasi juara di setiap divisi yang dipertandingkan dari C Boys & Girls Division hingga A Boys & Girls Division, beberapa pegolf peserta dari luar negeri turut menghiasi podium juara. Meraka berasal dari negara Korea, Thailand, Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia.

SHOW MORE IMAGES +

Dan negara yang disebut terakhir, yaitu negara jiran Malaysia, termasuk peserta yang dalam tiga tahun terakhir menunjukkan prestasi yang meningkat, dalam arti kata para pemainnya mampu berkompetisi secara spartan dengan sebelas negara partisipan PIIJGC tahun ini, dan juga berhasil merebut gelar juara.

Dari tujuh pegolf junior yang diikut-sertakan Malaysia, setidaknya ada tiga pegolf juniornya yang menyabet gelar juara di PIIJGC edisi ke-12 tahun ini. Mereka adalah Muhammad Afham Bin Othman yang berhasil menjadi juara pertama di B Boys Division. Bahkan, salah satu anggota MGA NJDP berusia 14 tahun yang bersekolah di Epsom College Malaysia itu sempat berada dijajaran tiga besar A&B Boys Division di round pertama. Bahkan, walau dirinya terserang demam dan flu di final round, Afham masih sanggup tampil solid di final round, meraih 74 pukulan. Lantas, Afham pun berhasil mengkoleksi total skor 226 (76-76-74) atau 10-over par.

Lalu, ada Amberly Zaira Binti Zamri nan comel yang berhasil merebut posisi ke-3 di A Girls Division dibawah dua pegolf junior Korea Gyubeen Kim dan Sieun Lee. Skuad Elite NJDP ini bermain secara konsisten selama tiga round dan menjalani final round di flight champion bersama Gyubeen dan pegolf junior Indonesia Jennifer Quinn Effendi. Meski diakui dirinya kurang puas dengan permainan approach shot-nya akibat hujan seharian sedari pagi di hari ketiga, namun Amberly sukses merebut posisi 1st runner up di A Girls Division dengan total skor 229 (75-77-77) atau 9-over par.

Kemudian, ada pula Nurfathya Emylda Binti Azrul Nizan yang merebut tempat ke-4 B Girls Division dengan total skor 253 (86-86-81) atau 37-over par. Salah satu anggota dari akademi golf PKNS (Perbadanan Kemajuan Negeri Selangor) ini merasa senang dan bangga karena untuk kali pertama ia ikut berkompetisi di 12Th PIIJGC 2025.

Dan Malaysia pun juga menggamit juara kedua beregu pada tim putri yang dimainkan oleh Amberly dan Nurfathya. Mereka mengumpulkan total skor 482 pukulan, dan terpaut 15 stoke dari pemenang pertama yang direbut tim Indonesia yang diwakili oleh Abigail Rhea Soeryo Wiharko dan Isabella Sudarmanto (467).

Berkat performa dan prestasi yang diciptakan para pemain National Junior Development Program (NJDP) Malaysia dan juga PKNS pada kejuaraan 12Th PIIJGC 2025 kali ini, maka Ketua MGA NJDP Mohd Fauzi Mesran mengungkapkan rasa puas dan apresiasinya.

“Jika melihat sejarah keikut-sertaan pegolf (NJDP) Malaysia di turnamen Pondok Indah International Junior Golf Championship dalam tiga tahun terakhir, dimana di tahun pertama pada 2023 kami pulang dengan tangan kosong. Dikarenakan pada masa itu NJDP baru saja ditumbuhkan dan anak-anak kami masih dalam proses pendedahan (eksposur) permainan golf. Di tahun kedua (2024) alhamdulillah kami pulang dengan satu podium juara atas nama Mohamad Danish Rizal sebagai juara 2nd runner up di A Boys Division. Dan di tahun ketiga ini kami pulang dengan tiga podium. Saya rasa ini satu pencapaian dan peningkatan di setiap tahunnya, bahwa program NJDP ini telah mulai berangsur-angsur membuahkan peningkatan dan hasil. Dan bermain di padang Pondok Indah ini bukan sesuatu yang mudah. Para peserta membutuhkan fokus yang tinggi selama tiga hari. Terlebih kondisi cuaca yang berangin sangat kuat yang belum pernah terjadi di turnamen ini di tahun sebelum-sebelumnya, sehingga menjadi challenging yang menyulitkan para pemain. Begitu juga cuaca hujan dan panas silih berganti menyertai turnamen ini, sehingga beberapa pemain NJDP kami tidak berada dalam kondisi yang fit dan prima.

Seperti Ammar Aiman yang mengalami deman sehingga mengalami keram pada kaki kanannya dan withdraw di final round. Begitu juga dengan Afham yang menderita flu dan terpaksa diberikan obat pada setiap tujuh lubang permainan. Dan saya juga merasa di turnamen ini saya sangat berpuas hati dengan pencapaian para junior NJDP kami, walau pun sedikit kecewa dengan prestasi dari Ammer Aiman yang tidak menunjukkan prestasi yang sebenarnya akibat beberapa faktor yang kelak akan kami perbaiki. Namun sekali lagi, pada turnamen Pondok Indah tahun ini, saya sangat berpuas hati dengan performa dan pencapaian dari pemain Malaysia, baik dari NJDP dan juga PKNS,” demikian ungkap Ketua NJDP Malaysia Mohd Fauzi Mesran.

Atas pencapaian prestasi pegolf junior di 12Th Pondok Indah International Junior Golf Championship 2025 ini, tentunya menjadi satu dari sekian pelaporan pencapaian positif program pengembangan pegolf junior (NJDP) Malaysia yang dikepalai Mohd Fauzi Mesran kepada Presiden Malaysia Golf Association (MGA) Admiral Tan Sri Mohd Anwar Mohd Nor (Purn.) pada rapat tahunan MGA pada awal tahun 2026 nanti. 

 


Related posts

Tiger Woods dan Timnya Tiba di Australia

Hasim

Lanud Driving Range Medan Terima Kunjungan SMP Edu Global School

Toto Prawoto

Dale Whitnell Cetak 2 Hole in One di Satu Pertandingan DP World Tour Afrika Selatan

Hasim

Leave a Comment

4 − 2 =