EquipmentFeaturedKomunitas

TOPGOLF Hadirkan Keluarga Ping G440 yang Sangat Cocok untuk Semua Tipe Golfer

Kehadiran produk terbaru Ping G440 disambut hangat oleh para penggemar karena mereka menunggu cukup lama, 2 tahun setelah Ping G430 keluar.

Pegolf profesional Indonesia Fadhli Soetarso yang menjadi duta Ping membantu menjelaskan keunggulan club Ping terbaru ini saat peluncurannya oleh TOPGOLF di Cilandak Marinir Driving Range Jakarta pada Jumat (14/2).

Driver

Keluarga G440 baru ini terdiri dari empat model driver (MAX, LST, SFT, High Launch), tiga desain fairway-wood (MAX, LST, SFT) dalam beberapa loft, enam pilihan hybrid, dan satu set iron (4-9, PW, UW, 52°, 56°). 

Masing-masing model itu ada tujuannya sendiri.

“MAX tentunya salah satu yang paling forgiving dan LST itu singkatan dari Low Spin Technology. Jadi tujuannya itu untuk merendahkan spin dan saya sendiri pakai LST,” kata Fadhli.

Untuk regular golfer yang swing speednya mungkin masih di bawah 100, LST patut dicoba karena bisa membantu menurunkan spin rate.

Driver SFT (Straight Flight Technology) bertujuan untuk mengurangi slice. Jadi ada dua setting, yakni draw dan draw plus untuk bisa mengurangi sampai 20 meter deviasi lengkungannya.

Adapun, driver High Launch itu memang didesain lebih lightweight untuk mereka yang main dengan swing speed rendah agar bisa menambahkan launch, maka itu definisinya high launch.

Secara overall strukturnya lebih ringan. Walaupun overall head weight-nya lebih ringan, agar bisa dipromosikan forgiveness, CG yang di belakang, tungsten weight-nya ini, lebih berat dibandingkan series sebelumnya. Meski demikian MOI tetap tinggi, karena MOI (Moment of Inertia) merujuk kepada stabilitas clubface ketika memukul.

“Jadi, kalau clubface suka terbuka atau tertutup, dia bisa stabilkan agar tidak banyak miss-nya, kanan-kirinya, itu gunanya weight-weight yang lebih berat di belakang,” tambah Fadhli

Menurut Fadhli, Ping G440 sangat cocok untuk semua tipe pegolf.

“Unique selling point-nya selalu bisa customized untuk every player.

Untuk every player dalam arti setiap skill level dan juga bisa membantu ya masing-masing kalangan golfer. Golfer bisa mendapatkan jarak dan forgiveness yang optimal.”

Hybrid

Tujuan dari Hybrid Ping bukan untuk menambah distance, tapi untuk mendapatkan launch yang cukup dengan spin yang optimal. Tujuannya untuk bisa berhenti di green secepatnya.  Hybrid berperan menggantikan long iron.

“Jadi pemain-pemain yang nggak bisa pakai misalnya 4-5 iron, makanya kita ke 4-5 hybrid. Jadi ada hybrid 2, 3, 4, 5, 6, sampai 7.

“Jadi kalau misalnya 5 iron tidak bisa dipakai, jangan terus memaksakan coba pakai 5 ironnya, untuk bisa lebih gampang mukulnya. Especially dari fairway dan dari rough,” kata Fadhli.

CG yang lebih rendah pada head multi-material (baja tahan karat, baja maraging, dan karbon) terutama disebabkan oleh penghematan massa dari Free Hosel dan berkontribusi pada peningkatan kecepatan bola untuk jarak yang lebih jauh. Bobot bagian belakang yang lebih ramping memungkinkan desain sol yang lebih berkontur untuk memastikan stik golf menempel rata dengan tanah dan sudut face tetap konsisten.  Hosel delapan posisi yang ringan memungkinkan penyesuaian loft (±1,5°) dan lie (hingga 3° lebih datar dari standar) untuk lebih mengatur arah bola demi hasil terbaik.

Fairway Wood

Keluarga fairway G440 (MAX, LST, SFT) meningkatkan reputasi PING sebagai model pilihan yang disukai Tour melalui struktur face yang didesain ulang dan sistem CG rendah. Permukaan face-nya lebih tinggi untuk memberikan rasa percaya diri yang lebih kuat saat melakukan tee sambil menyediakan lokasi CG yang memberikan performa peluncuran tinggi. Ketebalan face dioptimalkan di bagian heel dan toe untuk performa yang lebih konsisten saat melakukan pukulan yang meleset titik tengah atau off-center.

Setiap model dirancang agar sesuai dengan tipe pemain tertentu dengan profil head yang dirancang untuk memberikan kondisi peluncuran yang paling sesuai dengan ayunan pemain. Model MAX (yang cocok untuk sebagian besar pegolf) tersedia dalam lima loft (termasuk 4-wood baru) untuk memberikan solusi yang lebih gapping. Desain LST (Low Spin) multi-material menarik bagi pemain dengan kecepatan ayunan yang lebih cepat, memberikan peluncuran tinggi dan spin yang lebih rendah. Face HST 220 (Titanium Kekuatan Tinggi) yang baru dipadukan dengan bodi Ti-811, mahkota karbon, dan pelat sol tungsten 85 gram untuk memberikan jarak yang luar biasa. Pegolf yang membutuhkan teknologi koreksi wedge paling cocok dengan opsi SFT (Straight Flight Technology), yang dilengkapi lokasi CG yang memicu tarikan. Ketiga model dilengkapi hosel Trajectory Tuning 2.0 delapan pengaturan yang memungkinkan penyesuaian untuk loft (±1,5°) dan lie (hingga 3° lebih datar dari standar).

Iron

Iron G440 paling cocok untuk pegolf yang membutuhkan teknologi game-improvement yang lebih menyukai tampilan pengaturan style ala pemain berpengalaman. Kecepatan bola yang meningkat berasal dari face yang lebih dangkal dan lebih tipis serta lokasi CG rendah/belakang – menghasilkan pukulan yang lebih tinggi dan lebih jauh dengan daya henti kuat.

Bentuk dan ukuran head menghadirkan desain yang menarik, dilengkapi dengan lapisan krom di bagian belakang dan dalam badge rongga PurFlex yang menambah tampilan premiumnya. Di antara penyempurnaan pada bentuk keseluruhan adalah ketinggian face yang lebih rendah, yang menciptakan tampilan yang lebih ringkas dan bersih serta membantu menurunkan CG, menyelaraskannya lebih dekat ke garis daya gempur untuk meningkatkan kecepatan bola dan memastikan benturan yang solid, terutama di bagian bawah face.

Iron G440 4, 5, dan 6 lebih panjang 1/8″ dari iron G430 untuk meningkatkan kecepatan bola dan membantu pegolf meluncurkan pukulan lebih tinggi dan lebih jauh untuk jarak gap yang lebih konsisten. Mengurangi jumlah wedge dari lima menjadi empat (PW, UW, 52°, 56°) dari generasi sebelumnya dan memodifikasi loft-nya menyempurnakan gapping dan menyederhanakan pilihan wedge.

Tetap Enjoy Ketika Mishit

Jadi dengan Ping driver ini memang ada beberapa engineering redesign dalam arti dia mengubah dari segi struktur face-nya untuk bisa lebih aerodinamis dan juga meteringnya ada beberapa yang dikurangi dari model sebelumnya untuk mengurangi head weight-nya secara keseluruhan.

Tetapi untuk tetap menjaga forgiveness-nya, di bagian CG-nya ini tungsten-nya lebih berat, dalam arti dia juga bisa berefek MOI yang lebih tinggi. MOI atau Moment of Inertia itu artinya untuk bisa menstabilisasikan face-nya ketika impact, terutama ketika kita mishit atau meleset.

“Jadi itu memang sangat penting untuk recreational golfers dan untuk bisa tetap enjoy ketika dia mishit. Dan saya sarankan untuk recreational golfers ini untuk di-fitting di toko-toko TOPGOLF dan saya sendiri juga sudah mulai bersedia untuk bisa membantu hal itu karena yang paling penting itu kita bisa mencocoki pemain karakteristik yang berbeda-beda. Dan itulah keunikannya PING, kita customized fit for every skill level player,” pungkas Fadhli.

Related posts

Sam Burns Pertahankan Keunggulan Houston Open, Jason Day 1 Pukulan di Belakangnya

Hasim

Tour Championship: Tommy Fleetwood Berbagi Pimpinan dengan Russell Henley di Separuh Jalan Final FedEx Cup

Hasim

Enjoy Golf Club Rayakan Chinese New Year 2025 Penuh Suka Cita

Syam

Leave a Comment

one + five =