FeaturedKomunitas

Junior Golf Series Indonesia Berupaya Tingkatkan Pembinaan & Prestasi Golf Junior di Nasional & Internasional

Sederhananya, alternatif dan peluang pegolf junior Tanah Air menggapai poin WAGR menjadi lebih banyak, dan tentunya, jam terbang dan game mental akan terpupuk dan terlatih lebih sering.

Lazimnya setiap manusia punya resolusi atau asa terbaik di setiap tahunnya, maka dunia golf nasional di tahun 2026 ini, pun punya cita-cita yang gemilang dan ingin selalu membahana. Pembinaan golf junior yang berkesinambungan, kompetitif, serta bermuara pada prestasi tinggi, dan sekaligus sanggup mengharumkan nama bangsa di level internasional, adalah asa dan cita-cita bagi para stakeholder dan insan golf Tanah Air.

Dan di awal tahun 2026 ini, Indonesia kini memiliki satu ajang kompetisi teranyar yang strong field, prestisius bagi para pegolf junior Tanah Air. Ya, candradimuka itu bernama The Junior Golf Series (JGS) Indonesia.

JGS Indonesia ini digagas oleh Rido Nurul Adityawan, orang tua salah satu junior nasional bernama Muhammad Davian yang kerap berprestasi di event junior internasional. Keinginan kuat untuk mengembangkan event junior yang memiliki jenjang ke event-event internasional menjadikan dasar tujuan dibentuknya The Junior Golf Series (JGS) Indonesia.

The Junior Golf Series pertama kali dibentuk di Thailand pada 2010. The Junior Golf Series saat ini berafiliasi dengan 12 negara, diantaranya India, Singapore, Malaysia, Jepang, Australia, Taiwan, China, Indonesia, Pakistan, Philippines, Sri Lanka, Vietnam dan Uni Arab Emirates.

Puncak dari event golf junior yang diselenggarakan oleh The Junior Golf Series adalah Asian Junior Masters.

The Junior Golf Series menyelenggarakan event golf junior yang tidak hanya mendapatkan prestasi di dalam negeri, namun prestasinya tersebut akan menjadi jalan untuk mendapatkan tempat di event-event internasional.

Elite junior Indonesia asal Badung, Bali, Kadek Jayawardan William Dornan, pada medio tahun 2025 lalu pernah merasakan hebat sekaligus manisnya memenangi kejuaraan Asian Masters The Junior Golf Series Central dengan skor under 6 selama tiga round di Black Mountain Golf Club Prachaubkirikhan, Thailand. Pencapaian gemilang tersebut tak pelak mengantarkan Jayawardana Dornan mengikuti poin race ke Belanda, Australia, dan Malaysia.

Di tahun 2026 The Junior Golf Series mulai mengembangkan sayapnya. Indonesia dan Korea menjadi 2 negara pertama yang menjadi penyelenggara atau memiliki lisensi menyelenggarakan The Junior Golf Series Indonesia.

“JGS Indonesia memiliki jaringan international yang luas, tidak hanya di Asia, bahkan Asia Pacific sampai Australia, Amerika dan Eropa. Kita memiliki point race atau jenjang yang sangat luas, dan terkoneksi untuk beberapa negara beserta turnamennya, seperti Thailand Junior Masters, Ttaiwan Junior Open, Sabah International Junior Master, NextGen Australian Junior Master, Singapore Junior Master, Korean Junior Master, dan Indonesia Junior Master. Dan event terbesar kami yaitu Asian Junior Master,” demikian terang Rido Nurul Adityawan, CEO & Director The Junior Golf Series Indonesia kepada Media GolfJoy Indonesia lewat gawai WhatsApp, Senin, 12 Januari 2026.

Ditambahkan Rido Nurul Adityawan lebih lanjut, untuk di event nasional, JGS Indonesia akan digelar sebanyak empat belas turnamen yang terbagi dalam lima ajang, 11 seri (turnamen) dengan WAGR count, dan 3 turnamen mid level.

Yaitu JGS International Elite Tournament (The Official Grand Opening of JGS Indonesia), The JGS Champions League (WAGR)  seri #2 hingga #9, JGS Indonesia National Championship 2026 (WAGR), Indonesia Junior Masters 2026 (WAGR), serta The JGS Development Tour seri #1 hingga #3.

“Kami mohon doa dan dukungannya dari seluruh stakeholder dan junior parents Indonesia. Kami di sini pure untuk junior, tidak mecari keuntungan pribadi sama sekali. Dan yang pasti JGS Indonesia semata-mata untuk dan akan mendukung para junior golfers Indonesia, mulai dari anak-anak hingga junior berusia 18 tahun,” tandas CEO & Director JGS Indonesia Rido Nurul Adityawan.

Pada Selasa, 2 Desember 2025 lalu, telah disepakati Memorandum of Understanding (MoU) antara Rido Nurul Adityawan dengan Prach “Boom” Ratanakul (pro golfer sekaligus tournament director turnamen junior) selaku Managing Director The Junior Golf Series Thailand (Global Golf Management Co., Ltd,) yang berbasis di Bangkok, Thailand, dalam kontrak kerja atau lisensi JGS Indonesia berdurasi lima tahun.


Related posts

Saksikan Rory McIlroy Kehilangan Clubhead saat Ronde Pembuka di BMW PGA Championship

Hasim

Nelly Korda & Mi Jung Hur Berbagi Kepemimpinan di Taiwan

Tiara

Brooks Koepka Menangi Gelar PGA Championship Ketiga, Gelar Mayor Kelimanya

Hasim

Leave a Comment

3 + fourteen =