Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran) terus mendorong optimalisasi aset negara melalui revitalisasi Kemayoran Indah Golf sebagai bagian dari strategi pengembangan kawasan dan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Sebagai Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Sekretariat Negara, PPK Kemayoran menargetkan pengelolaan aset negara di kawasan Kemayoran dapat memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung pengembangan kawasan secara berkelanjutan.
Direktur Utama PPK Kemayoran Teddy Robinson Siahaan mengatakan revitalisasi Kemayoran Indah Golf merupakan bagian dari transformasi kawasan yang lebih luas untuk memperkuat peran Kemayoran sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta.
“Sebagai pengelola kawasan, PPK Kemayoran memiliki tanggung jawab memastikan setiap aset negara yang berada di bawah pengelolaan kami memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan negara. Revitalisasi ini merupakan bagian dari transformasi kawasan berkelanjutan untuk mewujudkan Kemayoran sebagai kawasan yang semakin hidup, modern, dan memiliki daya saing tinggi,” ujar Teddy dalam keterangan yang diterima, Rabu (10/6/2026).
PPK Kemayoran sejak Desember 2025 bekerja sama dengan PT Accola Hotel Indonesia dalam pengelolaan Golf Bandar Kemayoran yang kini bertransformasi menjadi Kemayoran Indah Golf. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperkuat daya tarik kawasan, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset negara.
Menurut Teddy, pengembangan kawasan Kemayoran selama beberapa tahun terakhir dilakukan melalui berbagai program, mulai dari peningkatan infrastruktur, pengembangan ruang terbuka publik, penataan lingkungan, kawasan olahraga, hingga penguatan ekosistem bisnis dan hunian yang terintegrasi.
Sejalan dengan visi menjadikan Kemayoran sebagai kawasan bisnis yang inklusif dan berkelanjutan, revitalisasi Kemayoran Indah Golf diharapkan menjadi katalis bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi baru sekaligus meningkatkan nilai kawasan.
Konsep pengembangan tersebut mengadopsi pendekatan mixed-use development yang mengintegrasikan fungsi hunian, olahraga, bisnis, ruang terbuka hijau, dan rekreasi dalam satu kawasan yang saling terhubung.
Direktur Utama PT Accola Hotel Indonesia Haryadi mengatakan revitalisasi Kemayoran Indah Golf diharapkan memperkuat ekosistem sport tourism dan destinasi gaya hidup yang mampu meningkatkan daya tarik investasi kawasan.
“Transformasi ini akan menghadirkan fasilitas golf bertaraf internasional yang dilengkapi berbagai fasilitas penunjang modern. Kami berharap Kemayoran Indah Golf dapat berkembang menjadi destinasi olahraga, rekreasi, dan gaya hidup unggulan yang memberikan nilai tambah bagi Kawasan Kemayoran maupun masyarakat luas,” ujarnya.
Untuk mendukung revitalisasi tersebut, operasional Kemayoran Indah Golf akan ditutup sementara hingga akhir 2027 guna memberikan ruang bagi pembangunan dan peningkatan fasilitas.
Teddy menegaskan revitalisasi tersebut merupakan investasi jangka panjang yang diharapkan mampu memperkuat posisi Kemayoran sebagai kawasan strategis yang terintegrasi antara pusat bisnis, hunian, olahraga, dan rekreasi.
“Kami ingin menghadirkan masa depan Kemayoran yang lebih baik, di mana kawasan ini dapat tumbuh sebagai pusat olahraga, kawasan hunian yang nyaman, serta destinasi pengembangan bisnis yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan negara,” kata Teddy.
PPK Kemayoran menilai pengembangan kawasan eks Bandar Udara Kemayoran merupakan bagian dari upaya optimalisasi aset negara yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya tarik investasi, serta memperkuat posisi Kemayoran sebagai salah satu kawasan unggulan di Jakarta.
