FeaturedKomunitas

APGC Mid-Amateur Golf Championship: Yutaka Toyoshima Juara Back-to-Back, Indonesia 1 Amankan Gelar Tim 

Golfjoy, Bogor – Asia-Pacific Golf Confederation (APGC) Mid-Amateur Golf Championship di East Course Gunung Geulis Country Club, Bogor, pada 23–25 Juni 2026 berlangsung seru. Kompetisi bergengsi se-Asia Pasifik yang mempertemukan talenta-talenta mid-amatir terbaik ini menyajikan persaingan kelas atas yang menguji mental dan strategi para pemain di atas lapangan yang terkenal menantang. 

Kondisi lapangan East Course Gunung Geulis yang memiliki kontur perbukitan dan green yang cepat menjadi ujian berat sekaligus panggung pembuktian bagi para pegolf. Sejak hari pertama, kejar-mengejar angka di papan peringkat sudah terjadi dengan sangat ketat, menegaskan bahwa turnamen tahun ini memiliki kualitas kompetisi yang sangat tinggi dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. 

Pegolf asal Jepang, Yutaka Toyoshima tampil dengan kepercayaan diri tinggi sejak awal kompetisi, Toyoshima berhasil mempertahankan momentum positifnya hingga ronde final selesai. Keberhasilan ini membuatnya sukses mencetak kemenangan back-to-back sekaligus menegaskan dominasinya sebagai salah satu pegolf mid-amatir terkuat di kawasan Asia-Pasifik. 

Yutaka Toyoshima (photo by PB PGI)

Yutaka Toyoshima mengunci gelar juara dengan total skor impresif 207 pukulan atau 6 di bawah par (-6). Ia membuka keran keunggulan lewat performa spektakuler di ronde pertama dengan skor 66, disusul 74 di ronde kedua, dan ditutup dengan performa solid 67 di ronde final. Gelar ini didapat setelah ia berhasil meredam perlawanan ketat dari para pesaing terdekatnya. 

Di posisi kedua klasemen gross utama, pegolf andalan tuan rumah, Zachary Kristian, harus puas menjadi runner-up dengan total skor 212 pukulan (1 di bawah par) setelah bermain konsisten dengan skor 70, 72, dan 70. Sementara itu, peringkat ketiga dihuni oleh Luke Evan Moore yang mengumpulkan total skor 213 (Even Par) setelah tampil menggebrak di ronde ketiga dengan skor luar biasa 66 pukulan. 

Pada kategori individu, Group A didominasi oleh para pegolf tuan rumah Indonesia yang tampil apik sepanjang turnamen. Berikut adalah posisi tiga besar untuk Group A: 

Champion Flight (photo by PB PGI)

Kategori A 

  1. Zachary Kristian (70-72-70) 212 (-1) 
  2. Luke Evan Moore (74-73-66) 213 (0) 
  3. Kabuto Chigita (76-73-72) 221 (+8) 

Kejayaan tuan rumah berlanjut di Group B, di mana pegolf Indonesia sukses mengamankan podium tertinggi setelah bersaing ketat dengan wakil dari Jepang. Berikut adalah posisi tiga besar untuk Group B: 

Kategori B 

  1. Alit Jiwandana (71-71-75) 217 (+4) 
  2. Koichi Mizukami (75-73-71) 219 (+6) 
  3. Andrey Dimitri (76-76-70) 222 (+9) 

Sementara itu, persaingan di Group C menghadirkan situasi unik di mana dua pegolf asal India harus berbagi tempat di posisi puncak klasemen. Berikut adalah posisi tiga besar untuk Group C: 

Kategori C 

  1. Ramun Singh (78-76-72) 226 (+13) 
  2. Raj Randhawa (76-71-79) 226 (+13) 
  3. Sendy Susanto (72-78-77) 227 (+14) 

Di sisi lain, Group D menjadi panggung pembuktian mutlak bagi sang juara bertahan turnamen yang tampil tanpa celah sejak hari pertama. Berikut adalah posisi tiga besar untuk Group D: 

Kategori D 

  1. Yutaka Toyoshima (66-74-67) 207 (-6) 
  2. Hiroki Chino (70-72-73) 215 (+2) 
  3. Simarjeet Singh (79-73-72) 224 (+11) 

Pertarungan tidak kalah seru juga tersaji di kategori beregu atau Team Leaderboard, yang menghitung performa dari dua pemain terbaik di setiap tim dari ronde pertama hingga ketiga. Tim Indonesia 1 yang diperkuat oleh kombinasi tangguh Zachary Kristian, Andy Sjaichudin, dan Alit Jiwandana berhasil mengamankan trofi juara setelah mencatatkan total skor beregu 424. 

Tim Indonesia 1

Kemenangan tim Indonesia 1 ini diraih lewat perjuangan yang sangat dramatis karena mereka hanya unggul tipis satu pukulan dari rival utamanya. Tim Japan 1, yang diperkuat oleh Yutaka Toyoshima, Koichi Mizukami, dan Shigeta Hattory, harus merelakan gelar juara beregu dan puas menempati posisi kedua dengan total skor 425. 

Melengkapi jajaran tiga besar di kategori beregu, tim Japan 2 yang beranggotakan Kabuto Chigita, Hiroki Chino, dan Dan Maeda finis di peringkat ketiga. Tim ini mengumpulkan total skor akumulasi sebesar 436 pukulan setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan dari ronde pertama hingga ronde ketiga. 

Dalam perbincangan bersama Alit Jiwandana yang berada dalam satu pairing group bersama Yutaka Tayoshima, Kabuto Chigita dan Wahyu Budi Tamtama di round pertama dan setelah usai permainan Media GolfJoy menanyakan tentang pressure, Alit mengungkapkan bahwa dia tidak merasa ada pressure dari lawan. 

“Saya justru cenderung menikmati bermain bersama Yutaka Toyoshima yang begitu piawai,” jawab Alit jujur tanpa basa-basi.

Apa yang dikatakan Alit terbukti benar. Karena, melalui kepiawaiannya menggunakan stik golf, Yutaka Toyoshima akhirnya berhasil merebut gelar juara APGC Mid Amateur Championship 2026.

Buddy Mangundap

Ketua APGC Mid-Amateur Golf Championship Buddy Mangundap mengatakan kategori tim baru diterapkan tahun ini.

“Turnamen ini beda dengan tahun lalu, tahun ini ada timnya, lalu antusiasme tinggi dari sembilan negara yang ikut, termasuk Amerika, Amerika ada satu orang yang ikut, dan Hong Kong, Jepang, India, dan lain sebagainya. Sejak diumumkan APGC Mid-Amateur ini di Indonesia, para pemain kita mempersiapkan untuk tim. Jadi Alit dan teman-teman yang lain itu mempersiapkan sungguh-sungguh dan fokus untuk latihan,” kata Buddy.

Secara keseluruhan, turnamen APGC Mid-Amateur di Gunung Geulis tahun ini sukses memperlihatkan peta persaingan golf mid-amatir yang semakin merata di Asia-Pasifik. Keberhasilan Yutaka Toyoshima mempertahankan gelar individunya membuktikan kematangan mentalnya di bawah tekanan. Di waktu yang sama, kemenangan tim Indonesia 1 menjadi kebanggaan tersendiri bagi publik golf tanah air karena mampu berjaya di rumah sendiri. 

Related posts

Pemain LPGA Ini Nikah di Mar-a-Lago, Dihadiri Donald Trump & Elon Musk

Hasim

Jorge Campillo Menangi Play-off 5 Hole di Qatar Masters

Hasim

U.S. Women’s Open Ditunda hingga Desember

Hasim

Leave a Comment

seventeen − 15 =