FeaturedKomunitas

Perkasa Alfa & Kenneth Henson di 6 Besar Singapore Junior Golf Championship

Kenneth masih kurang “pede’ dengan pukulan driver Paradym Triple Diamond-nya.

GolfJoy, Singapura – Lima pegolf junior Indonesia di round pertama telah menyelesaikan pertandingan Singapore Junior Golf Championship 2023 di Seletar Country Club Singapura Rabu kemarin (7/6/2023).

Gemilau Joanne Kurnia dan Reicherin Giftrudy Hanslkie berada di flight yang sama bersama pegolf asal Guam Mina Manibusan, dan pegolf Singapura Shannon Tay yang tee time pada pukul 7:27 pagi waktu Singapura dari hole #1.

Hasil skor yang dicapai Gemilau adalah 80 atau over 8 dari dua kali birdie, 2 bogie, 4 double bogie dan 10 kali mendapat par. Dan pencapaian tersebut dinilai Gemilau kurang menuaskan.

“Hasil permainan hari ini aku ngerasa kurang puas karena ada beberapa miss yang terjadi di first nine. tetapi aku ngerasa aku telah melakukan semua yang aku bisa lakukan karena aku tau swing aku memang bukan dalam kondisi yang terbaik,” demikian evaluasi yang dituturkan Gemilau kepada GolfJoy melalui WhatsApp.

Dan untuk permainan besok atau hari Kamis (8/6), pemilik index handicap 5.7 ini akan mencoba lebih teliti dalam pemilihan club, membaca break green, dan selalu menerima setiap kendala apapun yang akan terjadi. Karna tentunya, pin place pun juga akan berubah. Dan Gemilau berada di posisi tied 14 di leader board A Girls Division.

Sedangkan Reicherin Giftrudy Hanslkie atau biasa sering disapa R1 harus puas berada di tied 17 leader board A Girls Division setelah dirinya mencetak skor 81 atau over 9. R1 sempat tergelincir di first nine dengan mencetak worse bogie (9 stroke) di hole #4 par 5. Selebihnya 6 kali bogie, sekali birdie, dan 10 par.

“Saya kurang puas dengan raihan itu karena saya tahu bisa lebih baik lagi. Hari ini game saya kurang bagus, tapi tidak jelek. Hanya kena celaka dalam bunker di hole #4 yang saya mengawali hole dengan penalty karena tee off masuk air ke kiri. Setelah itu masih ok karena par 5 jadi masih bisa dapet gir tetapi bola saya lewat masuk bunker. Bunkernya ternyata agak sulit karena halus tapi tebel bunkernya jadi gampang kurang, dan di situ saya harus lebih rajin latihan bunker. Overall game plan tidak meleset banget,” demikian evaluasi permainan R1.

Ditambahkan oleh R1 bahwasanya cuaca tee time di pagi hari di Seletar CC dinilainya agak pengap akibat tidak ada angin yang berhembus. Dan untuk permainan di Kamis (8/6), “saya akan lebih fokus ke setiap shot dan putting harus dibagusin.”

Sementara pegolf junior Indonesia dibagian putri lainnya, Jessica Addielle Simatupang, memulai tee off-nya dari hole #10 pada pukul 7:46 waktu setempat bersama trio Singapura Seychelles Lim, Anjanette Tan, dan Yee Teng Gwyneth Tay.

Skor yang diraih murid National Golf Institute (NGI) di round pertama ini adalah 87 atau over 15 dari sekali birdie, 5 par, 1 double bogie dan 10 bogie dan worse 8 stroke di hole #5 par 4.

Beralih ke A dan B Divisi putra Indonesia, baik Kenneth Henson Sutianto maupun Perkasa Alfa Rizky (akrab dipanggil PAR), keduanya mampu berada di urutan 5 besar di masing-masing divisinya.

Jika dinyatakan oleh Kenneth jikalau dirinya hanya bersikap realistis pada pencapaian yang didapat di kejuaraan SJGC yang kedua kali bagi dirinya, maka hasil round pertama yang dimainkan oleh Kenneth tentu saja sudah sesuai dengan harapannya.

Ya, Kenneth hanya terpaut empat stroke saja dari pimpinan leader board A Boys Division asal Hong Kong, Markus Zachary Lam.

Meski dirinya mengaku masih belum ‘pede’ mengoperasikan driver teranyarnya dari Callaway Paradym Triple Diamond dan bahkan mesih menggunakan wood dari hole-hole par 5, namun pemilik handicap index 1.0 sanggup mencetak skor 74 atau over 2. Hasil tersebut dari Raihan dua kali birdie, 2 bogie, sekali double bogie dan 13 par.

“Sebenernya game hari ini cukup solid, Om. Hanya saja di back nine, aku masih kurang pede dengan driver aku yang baru ganti seminggu yang lalu sehingga banyak bola-bola dari tee box yang meluncurnya rada ke kanan gitu. Dan hasil dua bogie dan sekali double bogie aku di back nine itu semua karena driver, Om,” ulas Kenneth kepada GolfJoy.

Di round pertama, Kenneth bermain satu flight dengan sendiri pegolf asal Singapura Jayden Loh, dan Pak Hin Sze asal Hong Kong dari hole #1 dan tee time pukul 8:12 pagi waktu Singapura.

Sedangkan PAR yang bermain dengan pegolf Singapura Troy Storm, dan Andrew Yap Yung Cheng dari Malaysia dari hole #10 dan tee time pukul 8:49 waktu Singapura, berada di posisi tied 5 dengan raihan skor 80 atau over 8 dari 11 kali par, 6 bogie dan sekali double bogie di hole #3 par 4.

Dan posisi yang dicapai PAR di hari pertama SJGC 2023 ini tentu saja, menurut Prabowo, ayahanda PAR, masih berada on the track yang ingin dicapai PAR tahun ini.

(Syam Al Aminy)


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https://ironindo.com/

Related posts

Empat Pegolf Indonesia Lolos Cut AAC Dubai

Hasim

Jowi Bertekad Ikuti Jejak Kasiadi di Mandiri Indonesia Open 2024 

Hasim

Turnamen Smartscore Digital Cup Version 2.0 Sukses Digelar di Gading Raya

Hasim

Leave a Comment

twenty + fifteen =