Membuka round game MAJIIC 2024, keempat junior golfer Indonesia alami kendala di back nine.
Meski diakui sendiri oleh Manager Tim Indonesia Surya Wijaya, bahwa golf course Amverton Cove Golf & Island Resort, Selangor Malaysia ini pada hakikatnya adalah course yang membutuhkan keakurasian pukulan dalam menaklukkannya, namun tiga dari empat junior golfer Indonesia sukses menempatkan dirinya diposisi 10 besar dimasing-masing divisi yang diikuti pada round perdana MAAJIC 2024 di hari Selasa, 17 September 2024.
“Permainan anak-anak hari ini mungkin masih kurang maksimal. Tetapi saya yakin bukan karena masalah technical lagi, tapi hanya ada beberapa kesalahan di management course, atau ball placing yang memang sangat diperlukan di lapangan ini,” demikian ujar Manager Tim Indonesia Surya Wijaya kepada Media GolfJoy pada Selasa malam.
Terkait Amverton Cove GIR, baik Ni Putu Alida Lie maupun Ryan Jovan Wijaya menuturkan bila lapangan golf ini tidak jauh jaraknya.
“Tapi fairwaynya sempit dan ada banyak obstacle which makes the course more challenging. Green-nya tidak terlalu cepat, tapi juga challenging karena contour-nya pada beberapa holes itu sulit,” tutur Alida.
Menurut Ryan, “lapangannya menarik, cenderung pendek, tapi challenging dengan obstacle-obstacle-nya, banyak air dan harus banyak fokus di ball placing.”
Ya, ketiga junior golfer tersebut adalah Ryan Jovan Wijaya yang menduduki peringkat ties 3 bersama junior asal Malaysia Wan Muhammad Danial dengan skor 76 atau 4 over par pada A Boys Division.
“Hari ini sebenernya cukup oke secara permainan, cuma ada 2 kesalahan yang cukup fatal tadi. Dimana di dua hole itu jadi dapet double dan approach shot juga kurang oke jadi birdie chance kurang banyak,” demikian ungkap Ryan dimana dirinya mencetak sekali birdie, sekali bogey, dan 2 kali double.
Dan di round kedua pada Rabu (18/9) Ryan bertekad akan bermain lebih konservatif lagidan fokus untuk mencari fairway regulation dan main lebih rapi.
Sedangkan Ni Putu Alida Lie yang bertanding di B Girls Division, di hari pertama mencetak skor 76 atau 4 over par dan bertengger di posisi ties 4 bersama junior putri asal Thailand Aelisa Twil Termsup.
“Di front Nine saya main even, dan Back Nine +4. Di back nine saya tidak bisa membuat birdie chances, karena itu, tekanannya adalah main par. Iya, saya bermain hari ini sesuai game plan dan saya berharap untuk bermain lebih baik pada esok Rabu,” ucap Alida yang di rpund 1 dan 2 akan satu pairing dengan Saanvi Somu asal India, Kawaita Pungpasop dan Natnaree Charnchanayothin dari Thailand.
Dan junior putri Indonesia lainnya yang juga bertanding di Divisi B Putri asal Semarang Jawa Tengah, Isabela Sophie Sudarmanto menyudahi permainan round pertama MAJIIC 2024 dengan skor 79 atau 7 over par, dan berada di posisi ties 8 bersama dua junior putri Thailand lainnya, Tanyatip Boontaligponpan dan Thanpimol Tharpanawongwech.
“Permainanku hari ini lumayan. Sembilan pertama saya mulai dengan birdie, eagle, par, birdie, so sesuai strategi. Tapi untuk sembilan berikut, short game ku tidak as good as usual, kayaknya saya sedikit nervous dan tidak focus enough. So overall, skor nya tidak as hoped, tapi saya masih proud dengan skornya untuk kompetisi luar negeri pertamaku,” ungkap Isabela lewat gawai WhatsApp kepada Media GolfJoy.
“Untuk besok, saya harap bisa main lebih bagus di holes 10 hingga ke-18. Dapat lebih banyak greens in regulation. Game plan ku sama hari ini, play calm and fokus, dan tidak pikir orang lain,” begitu ungkap Isabela mana di turnamen MAJIIC 2024 ini adalah pengalaman pertamanya berkompetisi level internasional di luar negeri.
“So, saya dari dulu tidak expect to win, tapi hanya untuk enjoy, dan belajar dari experience ini untuk future competitions. Jujurnya, saya enjoy sekali hari ini, experience baru, tapi masih nervous dan kurang PD (percaya diri) juga. Round kedua berharap bisa lebih bagus,” jelas Isabela lagi.
Sementara itu, junior golfer putra lainnya Naufal Abdul Aziz Lesmana dari Elite Junior Bandung berada di posisi ke-30 klasemen B Boys Division setelah bermain dengan skor 80 atau 8 over par. Di grup ini, memang persaingan begitu sangat ketat. Terbukti, perolehan posisi ties bisa diraih oleh dua hingga lima pegolf.
Semoga, tidak hanya Aziz yang mampu memperbaiki performa permainannya, begitu juga dengan ketiga junior golfer Indonesia tersebut. Dan terpenting, mereka dapat enjoy dalam pertandingan di turnamen MAJIIC 2024 ini.
