FeaturedTour News

Nitithorn Thippong Juara, Gabriel Hansel Lowest Amateur di Mandiri Indonesia Open

Dengan permainan yang sangat konsisten sejak round #1 hingga round #4 final,  Nitithorn Thippong berhasil merebut gelar juara Mandiri Indonesia Open 2023 yang berakhir pada Minggu (6 Agustus 2023) di Pondok Indah Golf Course dengan skor total 270 (69 – 65 – 67 – 72) atau -18.

Sebagai juara, pro dari Negeri Gajah Putih (Thailand) tersebut berhak atas hadiah utama uang sebesar US$ 90.000 (sekira Rp 1,4 miliar) dari total hadiah sebesar US$ 500.000 yang diperebutkan dalam Mandiri Indonesia Open 2023.

Dalam acara konperensi pers, kepada wartawan pro berusia 26 tahun tersebut merasa sangat senang atas kemenangannya. Lebih jauh Nitithorn Thippong juga mengungkapkan bahwa selama beberapa minggu ini dia merasa tidak confident seperti sekarang. Tapi, setelah beberapa pekan sebelumnya, kemudian dia datang ke Indonesia, dia dapat menemukan swing terbaiknya. 

Dia menegaskan bahwa dia mendapat feeling yang bagus dan membawanya ke Mandiri Indonesia Open 2023. “Saya sekarang merasa lebih baik, luar biasa,” katanya. “Kemenangan ini adalah kemenangan ketiga saya di Asian Tour. Tahun lalu saya menang di The DGC Open persembahan Master Card dan International Series Singapore,” tambahnya.

Selain bermain fokus, Nitithorn mengungkapkan bahwa kehadiran caddy bernama Thirdpong Prateepthong, juga sangat berperan besar dalam keberhasilannya menjuarai Mandiri Indonesia Open 2023.

Secara jujur Nitithorn mengaku sangat nervous dalam penampilannya di ronde keempat final Mandiri Indonesia Open 2023. Dan, pegolf pro dari negeri Gajah Putih tersebut — sebelum turun ke lapangan — suka melakukan meditasi. Karena, meditasi sangat bermanfaat untuk mengatasi rasa nervous. 

Di samping itu dia juga sangat bersyukur didampingi seorang caddy bernama Thirdphong Prateepthong yang dapat menenangkan hatinya. “Dia adalah teman Ayah saya dan tetangga kami,” kata pegolf yang dijuluki ‘Fever’ ini mengakhiri keterangannya kepada para wartawan, dan berjanji akan kembali lagi untuk mempertahankan gelarnya di Indonesia Open tahun depan.

Di peringkat T2 ditempati oleh tiga pegolf masing-masing Scott Hend dari Australia, Steve Lewton dari Inggris, dan Lee Chieh-po dari Taipei. Ketiganya masing-masing mengumpulkan 272 pukulan atau 16 di bawah par dan mendapatkan hadiah uang sebesar US$ 37.166.

Sedang posisi T5 ditempati oleh Pavit Tangkamolprasert dari Thailand, Yongjun Bae dan Mingyu Cho (keduanya dari Korea) serta Chang Wei-lun (Taipei) dengan 274 pukulan atau 14 di bawah par. 

MENEPATI JANJI

Sedangkan Gabriel Hansel Hari yang merebut gelar juara Lowest Amateur Mandiri Indonesia Open 2023, benar-benar menepati janjinya seperti yang dia utarakan kepada Media GolfJoy setelah dia lolos cut off dengan skor -7 pada Sabtu (5 Agustus 2023).

“Saya tahu bahwa saya di final sudah pasti akan meraih juara Lowest Amateur . Tapi, saya tidak akan berhenti hanya sampai di situ .. Apa pun yang terjadi, di final saya tetap akan berusaha seperti di ronde-ronde sebelumnya,” kata Gabriel, sapaan akrabnya. 

Seperti diketahui, di ronde keempat final Mandiri Indonesia Open 2023 Minggu — Gabriel Hansel Hari yang tampil sangat percaya diri mencetak skor 67 pukulan atau 5 di bawah par. 

Dengan demikian, selama empat hari berturut-turut Gabriel mencetak skor 275 (67 – 71 – 70 – 67) -13 — sebuah pencapaian prestasi yang sangat luar biasa bagi seorang pegolf amatir yang tampil di kancah persaingan golf profesional. Dia finis di T9 usai R4.

Ia berhasil mengungguli empat pegolf profesional Indonesia: Jonathan Wijono (T33), Kevin Akbar (T51), Nasin Surachman (T64), serta Elki Kow (T64).

Menjawab pertanyaan tentang apakah ada rencana untuk segera beralih menjadi profesional golfer, dengan tegas Gabriel menyatakan bahwa dia tidak akan terburu-buru untuk beralih dari pegolf amatir ke profesional. 

Karena dia harus menyelesaikan kuliahnya terlebih dulu di University of Oregon Amerika Serikat. “Mungkin tahun depan atau dua tahun lagi, Om, aku baru akan beralih status dari amatir ke profesional,” katanya. 

“Doain yaaa, Om, biar kuliahku lancar dan cepat selesai,” tambah pegolf amatir yang low profile dan ‘tidak pelit’ informasi ini bila berbincang dengan rekan-rekan jurnalis peliput golf di dalam negeri.

RECOVERY

Dalam hal ‘tidak pelit’ informasi, apa yang dilakukan Gabriel Hansel Hari berbanding lurus dengan Jonathan Wijono. 

Jowi, yang pada ronde ketiga membukukan score 212 (73 – 64 – 75) -4, di final Mandiri Indonesia Open 2023 pada Minggu berhasil mencetak skor 68 pukulan atau 4 di bawah par, sehingga selama empat hari berturut-turut dia membukukan total skor 280 (73 – 64 – 75 – 68) -8.

“Puji Tuhan, Om, aku bisa melupakan hasil akhir di ronde ketiga. Dengan game plan yang tetap aku pertahankan sampai di final, aku bisa recovery permainkanku. Jadi, deposit skorku di final juga bertambah 4 under,” kata Jowi sambil menambahkan bahwa dia tetap mempertahakan caddy yang mendampinginya di Mandiri Indonesia Open 2023 ketika pekan depan dia akan tampil di ITGPS #10 yang berlangsung di Riverside Golf Course 9 – 11 Agustus 2023.

Sementara, Kevin Caesario Akbar yang di ronde keempat final Mandiri Indonesia Open 2023 start dari Tee #10, mampu mencetak skor 68 pukulan atau 4 di bawah par dari hasil 6 kali birdie, 11 par dan sekali bogey di hole terakhir hole #9 par 5.

Dengan hasil tersebut, Kevin menduduki T51 bersama Rahman Sadikur dari Banglades dan Yosh Younger dari Australia.

Pada turnamen golf Mandiri Indonesia Open kali ini, pegolf Thailand berdarah Jepang bernama Kasuke Hamamoto berhasil mencetak Hole in One di hole 5 par 3 berjarak 210 yard dengan menggunakan 5 iron.

.

—-

Tulisan oleh Toto Prawoto
Foto Syam


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https://ironindo.com/

Related posts

AS Pertahankan Walker Cup

Hasim

Kevin C Akbar Jadi Juara Baru ITGPS #15

Toto Prawoto

Aung dan Pilkadaris Cetak Skor 66 untuk Menempel Itthipat, Rory Hie 70

Tiara

Leave a Comment

one × one =