FeaturedKomunitas

Perjalanan Tim Indonesia Merebut Kembali Gelar Putra Cup di Malaysia

Dalam setiap kesempatan menghadiri event golf, baik event prestasi maupun event charity yang diselenggarakan oleh komunitas golf di Republik ini, Ketua PB PGI Periode 2023 – 2027 — KPH Japto M Soerjosoemarno — selalu menekankan betapa penting persatuan dan kesatuan yang di dalamnya terkandung makna nilai-nilai kebersamaan dalam arti yang sesungguhnya.

Pernyataan Ketua Umum PGI, Japto Soerjosoemarno, tersebut terbukti benar — terutama dan khususnya jika dikaitkan dengan keberhasilan Timnas Golf Indonesia yang kembali mengukir sejarah di kancah persaingan perebutan gelar juara Putra Cup ke-60 yang berlangsung di The Mines Golf Course & Resort Malaysia pada 21-24 Agustus 2023 lalu.

Skuad Merah Putih berhasil mengakhiri penantian panjang selama 29 tahun untuk kembali menjadi juara usai memenangi persaingan saat berjumpa dengan Tim Putra Cup Vietnam dan Filipina di hari terakhir, Kamis (24/8).

Bertanding di The Mines Resort & Golf Club, Selangor, Malaysia, tim Putra Cup Indonesia yang beranggotakan Gabriel Hansel Hari, Jonathan Xavier Hartono, Rayhan Abdul Latief, dan Randy Arbenata Mohamad Bintang tampil brilian selama empat hari penyelenggaraan turnamen.

Untuk mengetahui proses perjalanan bagaimana Timnas Golf Indonesia berhasil merebut gelar juara Putra Cup ke-60, berikut perbincangan Media GolfJoy (GJ) bersama Coach Timnas Golf Indonesia: Alga Topan (AT). 

GJ: Bisa dijelaskan bagaimana proses seleksi pemilihan pemain dilakukan? 

AT: Seleksi pemain dilakukan oleh tim Binpres PB PGI, baik bidang amatir maupun junior berkoordinasi dengan kepelatihan nasional dalam persiapkan pemain. Proses pemilihan pemain sementara ini berdasarkan hasil-hasil turnamen, baik junior maupun amatir nasional dalam beberapa event terakhir.  Mengingat bidang yang berwenang di PB PGI  masih dalam proses persiapan menciptakan sistem ranking nasional atau IGR. 

GJ: Tim dari negara mana yang menurut coach Alga sebagai pesaing terberat Timnas Golf Indonesia? 

AT: Dari hasil SEA Games dan event-event regional lainnya saat ini peta kekuatan tidak hanya berpatokan pada negara Thailand sebagai pesaing terberat. Tetapi, beberapa negara Asean lainnya seperti Vietnam, Malaysia, Filipina juga bisa menjadi menjadi pesaing yang berat, karena memiliki kekuatan pemain-pemain yang berprestasi. Selain itu, Hongkong sebagai negara peserta undangan juga memiliki pemain-pemain yang berpengalaman.

GJ: Bagaimana coach Alga menyatukan karakter yang berbeda dari setiap pemain yang tergabung di Timnas Golf Indonesia?

AT: Setiap pemain tentunya punya karakter yang berbeda-beda sesuai kepribadian maupun perilaku mereka masing-masing. 
Saya sebagai Head Coach dan Manager Team harus toleransi atas perbedaan tersebut, dan berusaha untuk menyatukan mereka untuk saling support dan mendoktrin para atlet untuk bersama menciptakan sejarah kemenangan bagi Indonesia pada setiap event regional maupun internasional. Selain itu mencoba untuk melakukan pendekatan personal guna meminimalisir egoisme setiap individu atlet agar bisa dihilangkan, dan mereka bisa fokus berjuang untuk Indonesia Raya.

GJ: Sebelum event dimulai, sampai sejauh mana anggota Timnas Golf Indonesia memanfaatkan waktu saat practice round?

AT: Melakukan pendampingan saat practice round untuk membekali para atlet bagaimana course management dan strategi terbaik untuk bisa mengatasi handicap maupun tantangan di lapangan. Selain itu pendampingan pun terus dilanjutkan untuk mengingatkan mereka agar fokus pada catatan dan strategi yang sudah kita berikan. 
Ketika kompetisi sudah dimulai .. saat briefing dan evaluasi permainan setiap hari, saya selalu menekankan kepada para atlet untuk mengeluarkan semua kemampuan seoptimal mungkin dan bermain dengan skor terbaik.
Hasilnya, pada event ini semua atlet bermain under Par, dan berkontribusi setiap harinya saling bergantian dengan skor terbaik mereka masing-masing.

GJ: Bagaimana kolaborasi antara stakeholder, pengurus hingga parent sehingga membuahkan hasil yang sangat positif? 

AT: Kerjasama dan koordinasi antara Ketua Umum dengan seluruh bidang terkait di PB PGI dilakukan dalam persiapan  keberangkatan — terutama dalam menyiapkan  pendanaan bagi para atlet, juga kerjasama dengan pihak sponsor maskapai Batik Air untuk sarana transportasi tim.
Selain itu peran orangtua yang juga selalu mendukung putra-putri mereka dalam pembiayaan latihan rutin dan pertandingan sebagai bagian dari persiapan pertandingan. Bahkan beberapa orangtua juga terbang ke Malaysia mendampingi putra-putrinya bertanding — menjadi penyemangat bagi para atlet saat mereka bertanding.

GJ: Keberhasilan Timnas Golf Indonesia merebut gelar juara Putra Cup yang ke 60 tahun, mendapat sambutan yang sangat positif dan eforia di lingkungan komunitas golf di negeri ini. Apa tanggapan coach Alga? 

AT: Menurut data yang saya baca di buku sejarah Asean Cup, Indonesia terakhir menjadi juara Putra Cup pada tahun 1994.
Selama 29 tahun kita tidak pernah menjadi juara. Hanya menjadi Runner Up terbaik pada 2017 saat kita menjadi tuan rumah di Jakarta.
Tentunya semua tim golf maupun masyarakat golf Indonesia sangat bangga terhadap keberhasilan Timnas Golf Indonesia merebut gelar juara Putra Cup tahun ini.
Tetapi setelah euforia ini selanjutnya yang terpenting adalah kita juga harus terus melakukan pembinaan yang efektif untuk menciptakan improvement terhadap kualitas permainan pada atlet agar bisa mempertahankan prestasi ini pada tahun-tahun selanjutnya.

GJ: Setelah Putra Cup, apalagi event berskala regional dan internasional yang akan diikuti Timnas Golf Indonesia? 

AT: Event selanjutnya yang terdekat adalah event Men Asia Pacific Amateur Golf Championship 2023 yang akan berlangsung di Royal Melbourne pada Oktober mendatang.
Pada event AAC ini Timnas Golf Indonesia mendapatkan Invitation untuk 6 pegolf amatir putra. Selain itu ada juga event lanjutan seperti Singha Amateur Open di Thailand serta beberapa event regional lainnya.

GJ: Terimakasih, Coach dan Salam Olahraga. 

AT: Jaya!

—-

Tulisan Toto Prawoto. Foto Dokumentasi


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https://ironindo.com/

Related posts

Iron Miura MB-101 Retro: Stik Golf Ikonik Edisi Terbatas

Hasim

John Catlin Raih Kemenangan Kedua di Irish Open

Hasim

Kesepakatan PGA Tour-LIV Golf Tertunda hingga 2024

Hasim

Leave a Comment

4 + seventeen =