BERTANDING di Keppel Golf Club Singapura pada Rabu (5 Juni 2024) hingga Jumat (7 Juni 2024), penampilan Duo Jojo — Jordan Indra Marcello dan Joanne Kurnia Gemilau — patut diberi acungan jempol.
Pasalnya, meski tampil dalam cuaca yang sangat terik terutama dan khususnya di round #1 dan penundaan selama 2,5 pada round #3 final khusus di A Division Boys— sebagaimana yang disampaikan oleh Coach Alga Topan dalam perbincangan jarak jauh bersama Media GolfJoy — namun Jordan dan Joanne tetap all out.
Hasilnya, Joanne Kurnia Gemilau, yang tampil bertanding di Class A Girls berhasil merebut posisi ketiga dengan total skor 222 (75-74-73) +6.
Sedangkan Jordan Indra Marcello yang tampil bertanding di Class A Boys merebut posisi ke delapan dengan total skor 222 (73-75-74) +6.
Dalam perbincangan jarak jauh bersama Coach Alga terkait dengan keberhasilan Duo JoJo dalam event Singapura Junior Golf Championship 2024 yang diikuti pegolf amatir dari 10 negara di Asia, menyatakan bahwa proses persiapan sudah dilakukan semaksimal mungkin mulai dari practice round dengan pendampingan coach, evaluasi dan analisa lapangan untuk final course management.
Sebagai pelatih, Coach Alga menekankan demi performa Duo JoJo lebih maksimal mereka harus bisa menjaga nutrisi dan asupan makanan agar tetap recovery-nya cepat pasca mereka berdua bertanding. Di samping menjaga cukup minum air agar tetap rehidrasi mengingat cuaca yang cukup panas dan course yang berbukit.
“Selebihnya mereka berdua tetap fokus dan konsisten mengaplikasikan course management yang sudah kita tentukan sebelumnya agar mereka berdua bisa menciptakan peluang birdie dan atau par di setiap hole,” tambah Coach Alga, menegaskan.
PATUH DAN DISIPLIN
Berkat kepatuhan dan kedisiplinan Duo JoJo terhadap arahan yang disampaikan Alga Topan sang pelatih — baik Jordan Indra Marcello asal Pengprov PGI Jawa Tengah maupun Joanne Kurnia Gemilau asal Pengprov PGI Banten — menuai hasil yang sangat positif: Joanne Kurnia Gemilau berada di posisi 3 besar Class A Girls dan Jordan Indra Marcello di posisi 10 besar Class A Boys dengan total skor 222 pukulan (73-75-74) +6.
“Game plan ku enggak berubah dari hari pertama sampai hari ketiga final, Om,” kata Jordan setelah sampai di tempat mereka menginap yang jaraknya sekitar kurang-lebih 20 menit perjalanan dari Keppel Golf Club.
“Yang pasti aku mengikuti semua instruksi yang telah disampaikan Coach Alga, Om, ” tambah Jordan melalui nomor HP milik Alga Topan sang pelatih.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Joanne Kurnia Gemilau. “He he .. waktu hari pertama aku pakai payung, Om, habis bukan main panasnya,” ujar Gemilau sambil tertawa.
Bagi Duo JoJo asal Jatim dan Banten ini masalah under pressure bagi mereka berdua adalah sesuatu hal yang sering mereka temui dan rasakan setiap kali mereka tampil bertanding — baik di dalam maupun di luar negeri.
Akan tetapi, karena mereka berdua tetap konsisten dalam menerapkan pola permainan serta mengikuti instruksi sang pelatih, akhirnya Duo JoJo tersebut tampil dalam suasana enjoy the games sejak round #1 hingga round #3 final Singapore Junior Golf Championship 2024.
Seperti diketahui Singapura Junior Golf Championhip 2024 yang diselenggarakan SGA (Singapore Golf Association) pada 5-7 Juni 2024, diikuti oleh 42 pegolf yang bertanding di Class A Boys dan 22 pegolf yang bertanding di Class B Boys.
Disusul 24 pegolf yang tampil bertanding di Class A Girls serta 15 pegolf yang bertanding di Class B Girls.
Bahwa ada “handicap” lain yakni cuaca terik di hari pertama dan hujan disertai petir di hari ketiga final, itu adalah masalah lain yang harus tetap mereka lakoni sebagai seorang atlet.
BANGGA
“Sebetulnya mereka berdua bisa perform lebih baik lagi. Tapi, short putting mereka tidak jalan seperti yang mereka harapkan .. sebagaimana yang mereka ceritakan ke saya ..,” kata Adi Saksono — Ketua Bidang Pertandingan dan Prestasi PB PGI — ketika Media GolfJoy minta komentarnya atas penampilan Duo JoJo dalam event tersebut.
“Padahal,” kata Adi Saksono, “green speed di Kappel tidak sampai 9 .. Tapi, kalau yang belum terbiasa menghadapi green speed seperti itu memang akan mengalami banyak kesulitan,” tambahnya, menegaskan.
Meskipun begitu secara overall Duo JoJo bermain baik dengan GIR rata-rata 13 – 14. “Tapi, karena ada masalah di green, jadi ada kendala untuk bisa bicara masalah skor .. ini yang akan kita jadikan sebagai bahan evaluasi sekembalinya Duo JoJo dari Singapore.”
“Paling tidak kita akan bertambah lagi pengalaman kita bahwa tidak selamanya kita akan menemukan lapangan yang sesuai dengan kehendak kita. Jadi, ini harus kita evaluasi agar kita segera dapat menyesuaikan dengan keadaan.”
Dan, terlepas dari masalah tersebut, yang jelas Adi Saksono bangga dengan Joanne Kurnia Gemilau dan Jordan Indra Marcello.
“Karena, mereka berdua tetap berusaha tampil fight dan all out menjaga irama permainan mereka, tidak menyerah dengan situasi dan kondisi yang terjadi di lapangan selama turnamen berlangsung,” kata Ketua Bidang Pertandingan dan Prestasi PB PGI mengakhiri perbincangannya bersama Media GolfJoy.
Berikut para juara Singapore Junior Golf Championship 2024.
Class A Boys:
1.Thanattasom Supinraj – Thailand 210 pukulan (68-72-70) -6.
2.Troy Torm – Singapura 210 pukulan (65-75-70) -6.
3.Warut Boomrod – Thailand 210 pukulan (71-66-73) -6.
Class B Boys:
1.Kartik Singh India 207 pukulan (70-68-69) -9.
2.Muhammad Afham Othman Malaysia 224 pukulan (76-74-74) +8.
3.Baak Nin Nathan Chan Hong Kong 228 pukulan (80-74-74) +12.
Class A Girl:
1.Xington Chen – Singapore 219 pukulan (72-78-69) +3.
2.Prim Prachanakorn – Thailand 219 pukulan (74-74-71) +3
3.Joanne Kurnia Gemilau – Indonesia 222 pukulan (75-74-73) +6.
Class B Girls:
1.Suritpreeya Pruksanubah – Thailand 212 pukulan (72-72-68) -4.
2.Nguyen Viet Ga Han – Vietnam 223 pukulan (74-76-73) +7
3.Peiqi Hou Hong Kong 225 Pukulan (72-80-73) +9.
Man Team:
1.Thailand dengan skor 420 (139-138-143) -12.
2.Singapore Satu dengan skor 451 (159-144-148) +19.
3. Malaysia Dua dengan skor 452 (144-154-154) +20.
Girls Team:
1.Singapore Dua dengan skor 444 (150-151-143) +12
2.Thailand Satu dengan skor 444 (150-151-143) +12.
3.Hong Kong dengan skor 451 (145-156-150) +19.
Tulisan Toto Prawoto
Foto Dokumentasi
