FeaturedKomunitas

Musa Rumbiak Tampil “Solo” Di PON XXI Medan September Mendatang

PESTA olahraga multi event empat tahun sekali yang dikenal dengan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang tahun ini memasuki tahun ke XXI, di mana cabor golf akan dilaksanakan di Royal Sumatera Golf Course, Medan – Sumatera Utara, untuk pertama kalinya dalam sejarah PON ada pegolf yang akan tampil mewakili daerah asalnya seorang diri.

Nama pegolf tersebut adalah Musa Rumbiak — putra asli Papua kelahiran 14 Mei 1988. 

Musa, panggilan akrabnya, mengenal olahraga golf sejak 1993. Dia mulai pegang stick ketika  masih sekolah, dan di luar jam belajarnya dia bekerja sebagai caddy di lingkungan Kodam Trikora.

Setelah lulus SMA dia diterima bekerja di PT Freeport sebagai Security. Usai bekerja barulah berlatih golf di bawah bimbingan Arifin Sabillah pelatihnya.

Sebagai petugas security yang memiliki talenta di bidang  olahraga golf, Musa sering dikirim oleh perusahaan tempatnya bekerja untuk mengikuti turnamen, baik di dalam maupun di luar negeri. 

Begitu banyak turnamen yang telah dia ikuti sampai dia lupa berapa jumlahnya. Yang pasti, pada 2018 dia pernah mengikuti turnamen di Australia.

Jelang penampilannya di arena multi event PON ke XXI 2024, pola latihan yang dilakukan Musa berbeda dengan para pegolf dari daerah lain, karena dia tidak dapat meninggalkan pekerjaannya.

“Latihan saya lakukan ketika saya off, dan kalau saya bertugas malam, latihan saya lakukan di pagi hari,” katanya. “Biasanya saya latihan swing kosong dan kalau sempat dengan pelatih,” tambah Musa yang, kalau latihan di driving range di samping paling sedikit 500 bola yang dia pukul dia juga berlatih putting dan second shot. 

Menjawab pertanyaan sehubungan dengan PON ke XXI yang akan berlangsung di Sumatera Utara pada September mendatang, “Puji Tuhan saya sudah siap untuk tampil di PON 2024 di Sumut,” sela Musa Rumbiak, optimistis.

Sebagai satu-satu pegolf yang akan tampil mewakili Papua dalam multi event empat tahunan tersebut, Musa akan lebih fokus untuk tampil di nomor individu atau perorangan. 

“Target .. saya harus bisa menyumbang medali untuk Papua daerah asal saya,” kata Musa saat ditanya mengenai target yang ingin diraih pada PON ke XXI 2024.

Terlepas dari masalah dukungan dari perusahaan tempat dia bekerja, Musa juga mendapat support dari keluarganya: istri, kedua anak serta ibundanya. 

Akan tetapi, pada PON 2024 September mendatang, tinggal istri dan anak-anaknya yang mendukungnya, karena ibunda tercintanya telah meninggal dunia. 

“Jadi .. maafkan saya, Om, karena masih berduka, jadi saya terlambat untuk membalas pertanyaan dari GolfJoy … ” katanya.

PERCAYA DIRINYA AKAN MUNCUL

Pola latihan yang dilakukan Musa Rumbiak dibenarkan Arifin Sabillah. 

“Iya benar .. Sementara week end saja .. Waktu lain pas pulang kerja, pergi ke golf latihan ringan di driving,” kata Arifin Sabillah sang pelatih.

Menjawab pertanyaan tentang apakah ada suatu keharusan dalam pola latihan agar Musa tetap siap sebelum dia tampil di PON, dengan tegas Arifin Sabillah menjawab:

“Tentu tidak .. Kita latihan dibuat senyaman mungkin dan enjoy .. Latihan yang dilakukan Musa lebih dititik beratkan pada kelemahan saja …”

“Bisa diberikan contohnya, Bung?” tanya Media GolfJoy. 

“Musa mengerti apa yang dia lakukan tapi perlu juga dia pahami .. Dapat dipraktekkan, lagi feed back dan mengulang sampai dia mendapatkan hasil yang diharapkan dengan melihat result setiap hari selama turnamen berlangsung,” papar Arifin Sabillah. “Jadwal latihan Musa dibuat lebih santai dan waktunya tidak digenjot .. Normal saja setiap week end lebih banyak turun ke lapangan, week day latihan ringan short game dan driving,” tambahnya.

Menjawab pertanyaan terkait posisinya sebagai pelatih dan bagaimana dia memberi pengarahan kepada Musa — karena di PON mendatang Musa akan bersaing dengan para golfer milenial dari daerah lain khususnya di nomor perorangan — Arifin Sabillah mengungkapkan bahwa pihaknya tahu banyak pemain muda bertalenta yang akan tampil pada saat PON ke XXI 2024 September mendatang. 

“Saya yakin,” sela Arifin Sabillah sang pelatih, “dengan pola latihan yang dibuat senyaman mungkin, Musa akan tampil lebih santai dan tidak punya beban, sehingga Musa bisa mengontrol permainannya dan rasa percaya dirinya akan muncul,” lanjut Arifin Sabillah mengakhiri perbincangan bersama Media GolfJoy. 

Tulisan Toto Prawoto

Foto Dokumentasi

Related posts

Riverside Golf Club Sukses Gelar Summer Golf Camp bagi Para Junior

Hasim

PCGC Gelar Kegiatan Small Camp

Toto Prawoto

Leonian Persembahkan Callaway Tournament 22 di Suvarna

Hasim

Leave a Comment

3 × 4 =