KEBERHASILAN Rayhan Abdul Latief – Viera Permata Rosada merebut medali emas di nomor Mixed Foursome pada Rabu (18 September 2024) kemarin membuktikan bahwa kedua pegolf tuan rumah tersebut memiliki “kesatuan hati” serta mampu “menanggalkan egosentris” mereka masing-masing, sehingga mereka berdua bisa mewujudkan apa yang diharapkan oleh Official Tim Golf Sumut dalam PON tahun ini.
Hal yang sama juga dibuktikan oleh Amadeus Christian Susanto – Thea Jessica Tan (Jateng) yang berhasil merebut medali perak.
MEMBANGGAKAN
Dalam perbincangan bersama Media GolfJoy, Yosi, Official Tim Golf Jateng, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bersyukur atas hasil yang telah dicapai oleh para pegolf yang berhimpun di dalam Kontingen Jawa Tengah.
“Mengingat ini pertama kali bagi kami Jawa Tengah mendapatkan medali di PON,” kata Yosi yang juga bekerja di salah satu golf course terkenal di Semarang, dan referee yang sering mewasiti turnamen golf berskala nasional, regional dan internasional di era Soedomo menjadi Ketua Umum PB PGI dan PGPI (Persatuan Golf Profesional Indonesia) di era Japto Soerjo Soemarno (kini menjabat sebagai Ketua Umum PB PGI).
Lebih lanjut Yosi mengungkapkan bahwa pembinaan yang telah dilakukan selama 10 tahun membuahkan hasil yang sangat positif.
“Kami bangga dengan semua atlet muda kami yang bermain optimal di PON kali ini,” tambah mas Yosi, menegaskan.
Kebanggaan pun sangat dirasakan oleh Official Tim Golf Jawa Barat, Erwin Zulkarnain, yang kedua pegolfnya yakni Randy Arbenata M Bintang – Rayi Geulis Zulandari merebut medali perunggu di Mixed Foursome kemarin.
Bahkan, Rayi, atlet golf asal Pengkab PGI Bekasi Pimpinan Erwin Zulkarnain yang tergabung di Tim Golf Jabar pada PON kali ini menyumbangkan 1 perak dan 2 perunggu untuk Kontingen Provinsi Jawa Barat.
Tentu Pemda Bekasi takkan menunda kadedeuh atau bonus untuk Rayi — setelah dia kembali ke daerah asalnya. “Tapi, soal berapa jumlah kadedeuh yang akan diterima Rayi, jangan tanyakan ke saya ..,” kata Erwin sambil tertawa.
Kolaborasi
Terlepas dari masalah tersebut, yang jelas beberapa Official Tim Golf dari luar Sumut ketika Media GolfJoy menyinggung tentang pertandingan cabor golf PON XXI 2024, mengungkapkan rasa senang dan apresiasi mereka terhadap PGI Sumut yang untuk pertama kalinya mendapat kepercayaan dari PB PON sebagai PanPel Pertandingan Cabor Golf.

Hal tersebut — seperti yang dikemukakan Dian Mariyun kepada Media GolfJoy — pun diakui oleh Kemas Ilham Akbar (Bendahara Umum KONI Pusat), Tb Lukman Djajadikusuma (SekJen KONI Pusat) dan KaBid Binpres KONI Pusat Gugun Yudinar.
“Beliau bertiga berkunjung ke Royal Sumatera GC untuk melihat langsung penyelenggaraan pertandingan cabor golf PON kali ini, dan berkenan pula menyerahkan hadiah kepada para juara Foursome Putra dan Putri,” kata Dian Mariyun — utusan dari PB PGI — sebagai Tournament Administrator.
Dian Mariyun menegaskan bahwa kerjasama atau kolaborasi antara PB PGI dan Pengprov PGI Sumut sebagai PanPel, berjalan lancar tanpa hambatan.
“Kami saling berdiskusi dan berdialog serta mengevaluasi kerja tim kami untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan terjadi .. Alhamdullilah kalaborasi kami berjalan lancar sejak awal hingga akhir,” papar Dian Mariyun. “Dan, selama pertandingan cabor golf berlangsung, kami datang ke RSGC lebih awal dan kembali ke hotel belakangan,” tambahnya sambil tertawa.
Mas DM — sapaan akrabnya — juga sangat bersyukur kepada Allah SWT, karena selama cabor golf dipertandingkan cuaca cerah selalu mewarnai Kota Medan dan sekitarnya. “Memang betul bahwa hujan pun turun. Akan tetapi turunnya di malam hari. Jadi, pertandingan cabor golf PON berjalan lancar sejak tanggal 12 sampai 18 September 2024,” katanya.
“Dan, perlu diketahui bahwa para pegolf putra-putri yang menjadi juara di nomor individu atau perorangan di PON kali ini, nama mereka akan tercatat di WAGR,” tambah Dian Mariyun mengakhiri perbincangan by phone bersama Media GolfJoy.
Berikut hasil perolehan medali Cabor Golf PON XXI 2024.
1. DKI 3 emas 1 perak
2. Sumut 2 emas, 3 perak, 2 perunggu
3. Jateng 1 emas 1 perak
4. Bali 1 emas 1 perunggu
5. Jabar 1 perak 2 perunggu
6. Kaltim 1 perak 2 perunggu
Tulisan Toto Prawoto
Foto Dokumentasi
