CUACA cerah yang mewarnai kawasan Jabodetabek terutama di Padang Golf Pondok Indah dan sekitarnya pada Minggu (13/4) benar-benar sangat kondusif, sehingga sebanyak 158 pegolf — salah seorang di antaranya ladies golfer — yang tampil berkompetisi dalam event bertajuk The 10th ITB Masters Golf Tournament, pun bersyukur karena hujan yang dikhawatirkan bakal menghambat jalannya event tersebut sama sekali tidak terjadi.
“Ini benar-benar berkah dari Yang Maha Kuasa dan kita sangat bersyukur .. Semoga cuaca tetap cerah sampai permainan berakhir,” ujar beberapa orang pegolf yang tergabung dalam setiap piring group ketika mereka meninggalkan cart masing-masing untuk mengikuti foto bersama dan menyaksikan putting contest — sebelum permainan dimulai (Shot Gun) pada pukul 07.00 WIB.
Terlepas dari masalah tersebut, yang pasti seluruh peserta tampil fight untuk menjadi the best di setiap group pairing mereka masing-masing dalam suasana enjoy the games.
Dan berkat cuaca yang sangat kondusif pada hari Minggu (13 April 2025) event bertajuk The 10th ITB Masters Golf Tournament 2025 berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga tepat pada pukul 12.50 WIB seluruh peserta kembali ke club house bersama pairing group mereka masing-masing dengan wajah penuh suka cita.
DUA KALI JUARA
Ahmad Fadil adalah salah seorang di antara 158 peserta yang “suka cita”-nya boleh dibilang berlipat “kali ganda”, karena pegolf berusia 32 tahun yang masih berstatus sebagai bujangan tersebut berhasil merebut gelar juara Best Gross Overall dengan total skor 73 pukulan (40-33) +1 par 72.
Dalam perbincangan bersama Media GolfJoy, Fadil mengungkapkan secara terus terang bahwa pihaknya mendapat pressure dari rekan pairing groupnya. Selain itu dia juga mengalami kendala disebabkan ada beberapa hole yang sulit “ditaklukan” karena licin akibat diguyur hujan sehari sebelumnya.
Namun berkat game plan yang diterapkannya sesuai dengan apa yang dia inginkan, Fadil berhasil mengatasi setiap kendala yang ditemukan di Pondok Indah Golf Course selama permainan berlangsung.
Dan, dengan penampilan full confident akhirnya Fadil berhasil merebut gelar BGO untuk yang kedua kalinya dalam event yang sama tahun ini.
Gelar pertama dia raih dalam The 8th ITB Masters Golf Tournament pada 2023. “Tahun 2024 saya kalah satu stroke ,” katanya. “Dan di tahun ini saya berhasil merebut gelar juara untuk yang kedua kalinya,” tambah Fadil, menegaskan.
Pegolf yang namanya tercatat sebagai anggota Perkumpulan Golf Ganesha (PGG) tersebut mengaku sangat senang karena persaingan yang terjadi pada turnamen tahun ini berlangsung sangat ketat.
Di akhir obrolan singkatnya bersama Media GolfJoy Fadil berharap agar pada turnamen yang sama tahun depan semoga semakin meningkat persaingannya.
OPEN TOURNAMENT
Sebagaimana informasi yang disampaikan Aswan Hamonangan —sebagai Ketua Panitia event tersebut kepada Media GolfJoy — The 10th ITB Masters Golf Tournament memang terbuka untuk umum atau Open Tournament.
“Tapi, pemain dari perkumpulan golf yang bertanding di ITB Masters adalah para juara. Contohnya pemain dari PGG dan DKI,” katanya.
Sementara Batara Purba, Ketua Alumni ITB 86 yang mendampingi Aswan (juga alumni ITB 86 Jurusan Elektro) saat berbincang bersama Media GolfJoy menyatakan bahwa melalui event ITB Masters yang telah diselenggarakan sejak sepuluh tahun yang lalu memang bertujuan untuk memberikan kontribusi ke dalam pergolfan nasional.
“Agar pegolf kita dapat mencetak prestasi di tingkat internasional,” kata Batara. “Selain itu, melalui event ITB Masters, kami juga melakukan kegiatan sosial untuk membantu warga dan memberikan bea siswa kepada para mahasiswa ITB,” tegasnya.
SAMBUTAN SPONSOR
Turnamen ini didukung oleh 58 sponsor. Salah satunya adalah PT Sinergi Wahana Gemilang. Direktur Utama PT Sinergi Wahana Gemilang Chandra Marita Sari mengaku sangat terkesan dengan turnamen ini.
“ITB Masters Golf Tournament ke-10 yang berlangsung Minggu 13 April 2025 berlangsung meriah, dengan kualitas pertandingan serta penyelenggaraan yang semakin meningkat. Dari sisi pertandingan, entertainment, hadiah dan seluruh rangkaian pendukung sangat memuaskan,” kata Andra, panggilan akrab Chandra Marita.
“Sebagai bagian dari ITB 86, saya melihat bahwa kegiatan ITB Masters sangat positif. Dari kegiatan ini, alumni ITB angkatan 86 dapat berkontribusi pada kegiatan alumni 86 dan alumni ITB secara keseluruhan. Memberikan sumbangan dan bantuan positif bagi mahasiswa maupun masyarakat luas dalam bentuk beasiswa, donasi, bantuan sosial maupun edukasi masyarakat. Hal ini yang mendorong saya untuk terus berpartisipasi di acara ini,” lanjut lulusan Teknik Industri ITB 1986 ini.
“Tentunya saya berharap agar tournament ini terus berjalan dan sustainable sebagai agenda tetap yang didukung seluruh alumni ITB, bukan hanya alumni ITB 86. Karena tournament ini berbeda dan memiliki kekhasan sendiri seperti Tournament The Masters. Dengan prestasi yang sudah dibangun selama ini, saya berharap tournament ITB Masters menjadi semakin prestisius dan menarik lebih banyak sponsor dan partisipan,” pungkasnya.
MERASA KEHILANGAN
Dalam perbincangan bersama Media GolfJoy — baik Aswan maupun Batara — sebagai bagian dari komunitas golf di negeri ini pun merasa kehilangan atas meninggalnya Murdaya Poo.
“Pak Poo sangat peduli dan mensupport event ITB Masters,” kata Aswan, mengenang.
Hal yang sama juga disampaikan Batara, dan Ketua ITB 86 tersebut mengungkapkan bahwa kerjasama antara ITB 86 dengan pak Poo sebagai owner Pondok Indah Golf Club — yang tertuang dalam surat perjanjian — pada intinya event ITB Masters untuk tahun-tahun mendatang tetap akan dilaksanakan di Jakarta dan berlangsung di Pondok Indah Golf Club.
MERIAH
Menjawab pertanyaan mengenai persiapkan yang dilakukan untuk menggelar The 10th ITB Masters Golf Tournament yang diikuti 158 pegolf serta disupport oleh 50 lebih sponsorship — seperti yang tertulis di back drop —Aswan mengungkapkan bahwa persiapan yang dilakukan kurang-lebih selama 1,5 bulan, “Itu pun salah satunya berada di bulan Ramadhan,” selanya.
Lebih jauh Aswan mengatakan bahwa berkat kerja keras rekan-rekan ITB 86 yang duduk di dalam ke panitiaan serta support dari rekan-rekan ITB lainnya yang aktif sebagai pengusaha, menghantarkan The 10th ITB Masters Golf Tournament berjalan lancar, aman, meriah dan sukses.
“Apa harapan Anda untuk event yang sama di tahun yang akan datang?” tanya Media GolfJoy.
“Harapan kami semoga para pegolf tetap setia mengikuti ITB Masters ..Demikian juga para sponsor,” sahut Aswan sambil tersenyum.
Berikut nama-nama pegolf yang menjadi juara di kategori masing-masing dalam event The 10th ITB Masters Golf Tournament pada Minggu (13 April 2025) di Pondok Indah Golf Club.
Regoler Overall Best Gross Overall Ahmad Fadil A. dengan skor 73 pukulan (40-33) +1, dan Best Nett Overall Ejang dengan skor 80 pukulan (39-41) Handicap 13 Nett 67.
Reguler A Flight (10-12) Best Gross I. Adi Prakoso dengan skor 75 pukulan (39-36), Best Nett I. Bayu Einstein dengan skor 75 pukulan (38-37) Handicap 5 Nett 70, dan Best Nett II. Tjoajadi dengan skor 82 pukulan (40-42) Handicap 12 Nett 70.
Reguler B Flight (13-18) Best Gross I. Peter Wijaya dengan skor 84 pukulan (42-42), Best Nett I. I Negah Sugiarta dengan skor 86 pukulan (42-44) Handicap 18 Nett 68, dan Best Nett II. Nomor Cholis dengan skor 82 pukulan (40-42) Handicap 12 Nett 70.
Reguler C Flight (19-28) Best Gross I. Ricky W dengan skor 90 pukulan (47-43), Best Nett I. Sugiharto dengan skor 90 pukulan (44-46) Handicap 21 Nett 69, dan Best Nett II. Hermansyah KPI dengan skor 99 pukulan (52-47) Handicap 28 Nett 71.
ITB 86 Overall Best Gross Overalll Taufan M dengan skor 86 (45-41), dan Best Nett Overall Sugiharto dengan skor 90 pukulan (44-46) Handicap 21 Nett 69.
Ladies Flight (01-32) Best Nett I. Chathrene dengan skor 101 pukulan (48-53) Handicap 24 Nett 77.
Other Tittle Longest Driver Dita Arsyad 271,60 yard, Nearest to The Pin Dedi Sunardi 2,93 Meter, dan Nearest to The Line Iman S 40 Centimeter.
—
Tulisan Toto Prawoto
