FeaturedTour News

Aturan Terlalu Longgar Picu Kemarahan, USGA Stop Pengembalian Status Amatir bagi Eks Pegolf Profesional

Asosiasi Golf Amerika Serikat (USGA) resmi membekukan pemrosesan sejumlah aplikasi pengembalian status amatir (reinstatement) bagi mantan pegolf profesional. Langkah darurat ini diambil menyusul gelombang protes dari komunitas golf yang menilai aturan saat ini terlalu longgar, sehingga mantan pemain tur pro dapat dengan mudah “menginvasi” dan mendominasi turnamen khusus amatir.

Berikut adalah poin-poin penting terkait isu hangat yang sedang mengguncang dunia golf internasional.

Kasus Colt Knost

Mantan pemain PGA Tour yang kini menjadi analis CBS Sports, Colt Knost, mengungkap bahwa aplikasinya yang diajukan sejak akhir 2025 secara resmi ditangguhkan (on hold) oleh USGA. Knost mengincar status amatir agar bisa menjadi kapten tim Walker Cup AS di masa depan.

Dominasi Eks-Pro di Turnamen Amatir

Isu ini memuncak setelah turnamen U.S. Mid-Amateur tahun lalu dikuasai oleh mantan pegolf profesional. Enam dari delapan semifinalis merupakan reinstated pro, dan Brandon Holtz (mantan pemain pro) keluar sebagai juara.

Kemenangan Holtz di turnamen amatir tersebut memberikannya tiket gratis berlaga di turnamen Major bergengsi, Masters dan U.S. Open, yang memicu kemarahan para pegolf amatir murni (career amateurs).

Sejak USGA dan R&A memodernisasi aturan status amatir pada 1 Januari 2022, proses pemulihan status dinilai menjadi lebih singkat dan kurang transparan.

Sebelumnya, mantan pro membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk kembali menjadi amatir. Aturan baru memangkas masa tunggu minimum menjadi hanya beberapa bulan, tergantung riwayat karier mereka.

Pegolf amatir murni yang memiliki pekerjaan penuh waktu merasa tidak adil jika harus berkompetisi melawan mantan atlet profesional yang pernah berlatih dan bertanding di level tertinggi (seperti PGA Tour atau Korn Ferry Tour).

Juru bicara USGA mengonfirmasi bahwa mereka sedang mengevaluasi ulang seluruh kerangka kerja regulasi ini. Komite Status Amatir dan Komite Eksekutif USGA tengah berdiskusi intensif untuk meninjau kembali fungsi masa tunggu (waiting periods) dan dampaknya terhadap ekosistem golf amatir.

USGA menegaskan pentingnya mengambil jeda demi memastikan aturan masa depan dapat menjaga integritas dan keadilan bagi para pegolf yang mendedikasikan hidupnya di jalur amatir.

Related posts

Harris English Pimpin Sentry Tournament of Champions ke Akhir Pekan

Hasim

Ciputra Golfpreneur Tournament Naikkan Nilai Hadiah Uang Jadi Rp2,4 Miliar

Hasim

Randy & Meva Juara Individu Babak Kualifikasi PON 2024

Toto Prawoto

Leave a Comment

two × one =