FeaturedLeaderboard

Round 1 SEAAGT 2026, Tim Kartini Cup Indonesia Tempati Posisi Kedua

Cuaca lembab dan sempat diguyur hujan, seluruh pemain sudah berusaha menjalankan game plan, tapi Coach Alga Topan punya evaluasi untuk menghadapi round ke-2.

Tim Indonesia mengawali perjuangannya pada 63rd Southeast Asian Amateur Golf Team Championships 2026 di Hong Kong Golf Club, Fanling, Hong Kong, Selasa, 15 September2026. Memasuki Round 1, para pegolf Indonesia bersaing di empat kategori, yakni Putra Cup, Lion City Cup, Santi Cup, dan Kartini Cup.

Setelah menyelesaikan official practice dan opening ceremony sehari sebelumnya, para pemain Indonesia langsung menghadapi persaingan di lapangan. Kondisi Hong Kong yang cukup lembap serta hujan yang turun pada siang hari menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi para pemain sepanjang ronde pertama.

Di 63rd Putra Cup, Indonesia mengakhiri Round 1 di posisi kelima dengan catatan +7. Posisi teratas ditempati tuan rumah Hong Kong dengan -10, disusul Thailand (-8), Filipina (-4), dan Singapura (-3).

Catatan tim Indonesia di Putra Cup dihitung dari tiga skor terbaik. Kenneth Henson Sutianto dan Theodore Pradjoto Citoputra Tan masing-masing membukukan +2, sementara Jaya Wardana Dornan mencatat +3. Sementara itu, Margoz Marvin Kamengmau mencatat +6 dan tidak masuk dalam penghitungan skor tim.

Persaingan juga berlangsung di 17th Lion City Cup. Indonesia menutup Round 1 di posisi kelima dengan skor tim +6, sementara Thailand memimpin klasemen dengan -8. Hong Kong berada di posisi kedua dengan -1, sedangkan Malaysia dan Filipina berbagi posisi ketiga dengan +4.

Dua skor terbaik Indonesia menjadi penentu catatan tim di Lion City Cup. Eugene E. Tanyongjaya menjadi pemain dengan skor terbaik Indonesia dengan catatan +1, diikuti William Justin Wijaya dengan +5. Sementara Asyrafa Danish Suryanto mencatat +7 dan tidak masuk dalam penghitungan skor tim.

Hasil positif diraih Indonesia pada 11th Kartini Cup. Tim Merah Putih berhasil menempati posisi kedua setelah mengumpulkan skor tim -6. Thailand memimpin klasemen dengan catatan -16, sedangkan Filipina berada di posisi ketiga dengan -2.

Jennifer Quinn Effendi menjadi salah satu kunci performa Indonesia di kategori tersebut. Jennifer mencatat 67 pukulan atau 5 under par (-5), sedangkan Maureen Shavelle Yose membukukan -1. Sementara Abigail Rhea Soeryo Wiharko menyelesaikan ronde dengan skor even par (E).

Penampilan Jennifer berlangsung konsisten sejak awal ronde. Ia mencatat 36 pukulan di sembilan hole pertama, sebelum menutup sembilan hole berikutnya dengan 31 pukulan. Hasil tersebut membuat Jennifer berada di posisi T3 sementara secara individu di Kartini Cup.

Sementara itu, pada 15th Santi Cup, Indonesia berada di posisi keenam dengan catatan -3. Hong Kong dan Singapura berada di posisi teratas dengan skor yang sama, yaitu -8, disusul Thailand (- 7), Malaysia (-5), dan Filipina (-4).

Lydia Hawila Stevany Sitorus menjadi penampil terbaik Indonesia di Santi Cup dengan membukukan -3, sementara Sania Talita Wahyudi menyelesaikan Round 1 dengan skor E. Adapun Isabella Sudarmanto mencatat +4 dan tidak masuk dalam penghitungan skor tim.

Pelatih Tim Indonesia, Alga Topan, menilai para pemain telah berusaha menjalankan strategi yang disiapkan sebelum pertandingan. Menurutnya, kondisi lapangan dan cuaca membuat pemain harus mampu menjaga konsentrasi serta tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

“Kami sudah menyiapkan strategi sebelum masuk ke lapangan, terutama bagaimana pemain mengatur permainan dan memilih pukulan yang aman. Kondisi cukup lembap dan sempat hujan, jadi kami juga harus bisa beradaptasi. Secara keseluruhan pemain sudah berusaha menjalankan game plan, tetapi tentu masih ada beberapa hal yang akan kami evaluasi untuk ronde berikutnya,” ujar Alga.

Jennifer Quinn Effendi mengaku senang dengan hasil yang diraihnya pada Round 1, namun tidak ingin terlalu cepat puas. Ia menilai masih ada banyak ronde yang harus dimainkan dan fokusnya kini adalah menjaga konsistensi permainan.

“Hari ini permainan saya cukup bagus. Di first nine saya masih kurang percaya diri, terutama putting dan approach, tetapi di back nine saya bisa memperbaiki kesalahan tersebut. Mulai hole 10 sampai sekitar hole 13 atau 14, saya berhasil mencatat birdie dan itu membuat saya lebih yakin dengan permainan,” ujar Jennifer Quinn Effendi.

“Untuk besok saya ingin bermain lebih tenang dan lebih percaya diri. Saya bersyukur bisa bermain untuk Tim Nasional Indonesia dan semoga ke depannya bisa bermain lebih baik serta membawa nama baik Indonesia,” lanjutnya.

Dengan berakhirnya Round 1, Kartini Cup menjadi hasil terbaik Indonesia pada hari pertama, dengan posisi kedua dan skor tim -6. Sementara itu, Putra Cup berada di posisi kelima (+7), Lion City Cup di posisi kelima (+6), dan Santi Cup di posisi keenam (-3). Perjuangan Tim Indonesia masih panjang dan akan berlanjut pada Round 2, dengan target menjaga konsistensi serta memperbaiki posisi di klasemen.


Related posts

Medco–Pondok Indah Amateur Golf Championship Digelar, Ada Hadiah buat Penonton

Syam

Birdie Hole Akhir Tentukan Kemenangan Cameron Champ di Safeway Open

Hasim

PIJAG Charity Golf Tournament Turut Bangun Prestasi Junior & Amatir Indonesia

Hasim

Leave a Comment

eighteen − five =