Meski tersandung triple-bogey di hole ketujuh, pegolf Amerika Matt Kuchar kembali bangkit dengan mengisi kembali tiga birdie di sembilan hole terakhir untuk memenangkan SMBC Singapore Open pada hari Minggu (19/1).

Sejumlah bintang Asian Tour termasuk juara bertahan dan juara Asian Tour Order of Merit 2019 Jazz Janewattananond memberikan tekanan padanya, tetapi Kuchar menunjukkan bahwa ia memiliki ketahanan untuk bangkit kembali pada hari yang paling penting di lapangan Serapong, Sentosa Golf Club.

Memegang keunggulan tiga tembakan di awal hari, Kuchar memperpanjang keunggulannya menjadi empat dengan birdie pertamanya di hole 4. Namun, pegolf Amerika itu mengalami kesulitan pada hole 7 par-5 ketika tembakan tee-nya mendarat di akar pohon dan dia melewatkan bola pada upaya pertamanya untuk memukul keluar dari pohon.

Mimpi buruk berlanjut ketika tembakan pendekatannya terbang ke kiri green, menabrak jalur cart dan keluar dari batas. Setelah memukul tembakan keenamnya ke depan green, Kuchar akhirnya berhasil membuat putt penting dari 10 kaki untuk triple-bogey delapan.

Tapi Kuchar kembali bangkit di sembilan hole belakang dengan birdie pada hole 11 dan 16 sementara saingan terdekatnya tertinggal. Penonton bersorak serentak ketika dia memasukkan putting birdie dari jarak hampir 20 kaki untuk memenangkan acara Singapura yang ikonik dengan putaran final 1 under par 70, total 18-under 266.

Mantan pegolf  nomor satu dunia Justin Rose dari Inggris selesai di tempat kedua setelah membukukan total 15 under par 269 sementara Jazz menempati posisi ketiga dengan nilai 71 pada acara US $ 1 juta yang di-sanction oleh Asian Tour dan Japan Golf Tour Organization (JGTO).

Pegolf Indonesia Danny Masrin berhasil masuk Top 10 di 9 under. Danny berbagi tempat ke-8 bersama pemain India Rashid Khan dan Filipina Miguel Tabuena.