FeaturedKomunitas

Gabriel & Yoko Dominasi Olympic Jabar Amateur Open #7

Gabriel Hansel Hari dan Kristina Natalia Yoko mengatasi cuaca basah dan lapangan Gunung Geulis yang sulit untuk menjuarai Olympic Jabar Amateur Open #7 pada 2–4 Juli 2024.

SEPERTI kita ketahui bahwa para pegolf yang bermain pada Afternoon Session OJAO Series # 7 di round #2 mengalami penundaan akibat cuaca buruk. Sebagai konsekuensinya mereka harus melanjutkan permainan yang tertunda di round #3, round di mana mereka harus tampil antara “hidup” dan “mati” untuk lolos cut off. 

Meskipun mereka harus tee off lebih awal yakni pukul 06.00 WIB dari hole tempat mereka mengakhiri permainan pada Afternoon Session yang tertunda di round #2, mereka tetap enjoy the games untuk menaklukkan hole by hole dan fairway yang basah akibat cuaca buruk.

Dan, berkat cuaca yang sangat cerah pada round #3 saat para pemain berhasil menyelesaikan permainan yang tertunda di round #2, tepat pukul 09.00 WIB setiap pairing group bergantian memasuki Birdie Room yang dipergunakan sebagai Recording Score event OJAO Series #7 yang berlangsung di Gunung Geulis Golf Resort pada 2 – 4 Juli 2024.

Beberapa pegolf yang telah menyelesaikan permainan yang tertunda di round #2, kepada Media GolfJoy mengungkapkan bahwa mereka sangat happy dan mohon dukungan agar mereka dapat melanjutkan permainan mereka di round #3 final OJAO Series #7 2024.

“Do’ain yaaa, Om,” kata Gabriel Hansel Hari. 

SHOW MORE IMAGES+

FISIK & MENTAL

Setelah seluruh pemain yang tampil pada round #1 dan round #2 di-record score mereka — termasuk pegolf yang telah menyelesaikan permainan mereka yang tertunda — akhirnya sebanyak 56 pegolf yang terdiri dari 44  putra dan 12 putri lolos cut off untuk melanjutkan permainan di round #3 final OJAO Series 7.

Akibat terjadi delay pada round #2, final round OJAO Series #7 yang seharusnya dimulai pada 07.00 WIB akhirnya baru dimulai pada pukul 09.00 WIB. Sebanyak 14 pairing group masing-masing 7 bermain dari Blue Tee #1 dan 7 pairing group lainnya dari Blue Tee #10: 4 pairing group berkompetisi di Divisi Putra dan 3 pairing group bersaing di Divisi Putri yang, mengawali permainannya dari Red Tee.

Terkait dengan para pemain yang permainan mereka mengalami penundaan di round #2, dan setelah selesai (lolos cut off) lalu tampil kembali untuk memperebutkan gelar juara di round #3 final, penampilan mereka benar-benar membuat decak kagum para pecinta golf yang menyaksikan langsung event OJAO Series #7.

Sebab, diakui atau tidak, sebagaimana yang sering disinggung oleh Adi Saksono setiap kali berbincang-bincang bersama Media GolfJoy –Ketua Bidang Prestasi dan Turnamen PB PGI tersebut menyatakan bahwa keseimbangan fisik dan mental harus tetap dijaga dan di-maintenance dengan baik dan benar ada turnamen atau tidak.

“Mental bagus tapi kalau fisik jelek .. Jangan berharap bakal menuai hasil positip,” kata Adi Saksono yang sangat mengapresiasi para pegolf yang permainan mereka mengalami penundaan akibat cuaca buruk di round #2, “Tapi, mereka benar-benar telah mempersiapkan mental dan fisik mereka, sehingga mereka dapat melanjutkan permainan mereka di ronde ketiga,” lanjut Adi Saksono, menegaskan. 

DOMINASI PEGOLF DKI

Apa yang disampaikan oleh Kabid Pertandingan dan Prestasi PB PGI tersebut terbukti benar, terutama kalau kita melihat torehan skor yang dibukukan oleh para pemain Nasional yang tampil mewakili daerah mereka masing-masing dalam OJAO kali ini.

Terlepas dari masalah tersebut yang jelas ketiga final round OJAO sedang berlangsung, Tiba-tiba hujan kembali turun di Gunung Geulis Golf Resort pada pukul 14.30 WIB. Namun, karena hujan yang turun pada Kamis (4 Juli 2024) tidak berlangsung lama dan perlahan tapi pasti curahnya semakin berkurang dan hanya menyisakan gerimis rintik-rintik, final round OJAO Series #7 tetap dilanjutkan tanpa mengalami penundaan. Dan, sekitar dua setengah jam kemudian seluruh pemain berhasil menyelesaikan permainan di round #3 final OJAO Series #7 2024.

Mereka langsung menuju Birdie Room untuk menyerahkan Score Card mereka masing-masing. Dan, tepat pukul 17.30 WIB nama-nama pegolf yang menjadi The Best pun diumumkan kepada undangan yang hadir termasuk wartawan.

Dengan total skor 203 pukulan (66-67-70) atau -10 Kristina Natalia Yoko dan Gabriel Hansel Hari yang membukukan total skor 204 pukulan (69-67-68) atau -9, akhirnya kedua pegolf andalan Pengprov PGI DKI Jakarta (yang leading sejak hari pertama, kedua dan ketiga), keluar sebagai The Champion Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) Series #7 yang berakhir pada Kamis (4 Juli 2024).

APRESIASI

Keberhasilan Gabriel dan Yoko disambut gembira oleh Ketua Pengprov PGI DKI Jakarta, Reza Rajasa, Aqil dan Marcel yang membimbing para pegolf DKI Jakarta yang tampil bertanding dalam event OJAO Series #7.

Dalam perbincangan bersama Media GolfJoy (online, emagz,.cetak dan golfjoy tv) selain mereka mengaku sangat senang mereka juga bangga, karena dominasi pegolf DKI Jakarta dalam event tersebut tak tersaingi sejak round #1 hingga round #3. 

“Karena di samping Gabriel dan Yoko berhasil merebut gelar juara di Divisi Putra dan Divisi Putri, Gabriel dan Yoko juga berkontribusi dalam perebutan gelar juara Team,” ujar Reza Rajasa. “Gabriel dan Yoko juga memperoleh medali untuk kategori pemain yang mencetak skor terbaik di ronde pertama, kedua dan ketiga,” tambah. 

Dalam perbincangan bersama Media GolfJoy, Ketua Pengprov PGI DKI Jakarta, Reza Rajasa, pun sangat mengapresiasi atas terselenggaranya OJAO Series #7. Karena, event tersebut menjadi ajang Try Out bagi para pegolf DKI Jakarta yang akan tampil di PON ke-XXI 2024 yang akan berlangsung di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara pada September mendatang.

BERSYUKUR

Sementara, H.Sirod Sudin, Ketua Pengprov PGI Jabar yang mendapat kepercayaan sebagai Ketua Panitia Penyelenggara OJAO Series #7, secara terus terang pihaknya mengaku sangat bersyukur kepada Allah SWT, karena OJAO tahun ini selain diikuti oleh lebih dari seratus pegolf yang berasal dari seluruh Indonesia juga pegolf dari klub-klub golf, berjalan lancar sejak Practice Round hingga Babak Final.

“Bagaimanapun  juga OJAO adalah turnamen yang sangat ditunggu-tunggu oleh para pegolf amatir di tanah air. Jadi, wajar ketika para pemain yang lolos cut off tetap bersemangat walaupun turnamen sempat tertunda di ronde kedua akibat cuaca buruk,” kata Haji Sirod Zudin yang akrab disapa dengan Kang Sirod dalam perbincangan bersama Media GolfJoy. 

Menjawab pertanyaan mengenai event apa lagi yang akan diselenggarakan terutama dan khususnya oleh Pengprov PGI Jabar — setelah pihaknya mendapat apresiasi yang sangat positif dari para peserta OJAO Series #7 — dengan kerendahan hati H.Sirod Sudin mohon doa restu serta dukungan dari komunitas golf amatir di tanah air, “Karena, insya Allah sebelum PON, PGI Jabar dan Perkumpulan Golf Bandung akan menyelenggarakan event tahunan Jabar Amateur Open 2024,” ujar Kang Sirod mengakhiri obrolannya bersama Media GolfJoy. 

Berikut adalah nama-nama pegolf yang menduduki posisi The Big Five OJAO Series #7.

Divisi Putra:

1.Gabriel Hansel Hari   -9

2.Amadeus Christian S -5

3.Kentaro Nanayama    -5

4.Luke Evan Moore        -3

5.M.Naabil Al Manaf      -3

Divisi Putri:

1.Kristina Natalia Yoko   -10

2.Elaine Widjaja                -4

3.Rayi Geulis Zulandari    -3

4.Rana Syarifa Mukasa   .+5

5.Sania Talita Wahyudi     +7

Tulisan Toto Prawoto – foto Syam Al Aminy

Related posts

Riverside Golf Club Luncurkan Logo Baru, Rayakan 30 Tahun Pencapaian Prestasi

Hasim

Nasin Surachman Unggul 4 Pukulan di Golf Legend Indonesia Tour – Rudy A.P. Lisapaly Cup

Toto Prawoto

New Season, New Hope Enjoy Golf Club

Syam

Leave a Comment

four × one =