Untuk pertama kalinya JMC-ILLEGALZ menyelenggarakan event gobar dengan format Scramble Match Play di dua golf course yang berbeda masing-masing di PIK Course Jakarta Utara pada Selasa (15 Maret 2022) dan di Gunung Geulis Country Club pada Kamis (17 Maret 2022).
Saat event tersebut dilaksanakan di PIK Course, ILLEGALZ bertindak sebagai tuan rumah. Tee off dimulai pada 12.00 WIB. Sebagai host berhasil mengalahkan JMC dengan score 4-3.
Setelah istiharat sehari, pada Kamis (17 Maret 2022) giliran JMC bertindak sebagai tuan rumah. Tee off dimulai off dimulai pada pukul 07.00 WIB.
Meskipun diwarnai cuaca yang kurang kondusif yakni cerah, mendung dan kemudian cerah kembali, event Gobar JMC-ILLEGALZ Scramble Match Play yang berlangsung di Gunung Geulis & Country Club pada 17 Maret 2022 berjalan lancar dan berakhir tepat waktu.
Hujan yang diperkirakan bakal mengguyur West Course justru baru turun membasahi Gunung Geulis dan sekitarnya setelah event tersebut berakhir dan seluruh peserta telah berkumpul di Dinning Room.
Dalam rangkaian event berformat Scramble Match Play tersebut di mana tiba giliran JMC yang bertidak sebagai host, JMC berhasil mengalahkan ILLEGALZ dengan score 6-1.
“Jadi, dalam event ini kemenangan diraih JMC dengan total score 9-5,” kata Cing Cing Suharsono kepada Media GolfJoy yang hadir di Gunung Geulis Country Club pada Kamis (17 Maret 2022) lalu.
HOLE IN ONE
Lebih jauh Cing Cing Suharsono mengungkapkan bahwa JMC sebagai tempat berhimpun bagi para golfer single handicap, sejak terbentuk memang sering menyelenggarakan event golf bersama dengan komunitas golf single handicap lainnya di negeri ini.
Sambil tertawa, Cing Cing Suharsono yang sebelum aktif di olahraga golf adalah pebulutangkis seangkatan dengan Richard Mainaky, menyatakan bahwa bagi para pegolf yang telah menyandang predikat sebagai single handicap, “Keberadaan kita selalu berada dalam posisi yang tidak enak he he he … ” tukasnya.
“Bayangkan, Mas,” ujarnya sambil tetap diselingi tawa, “kalau perkumpulan atau klub golf di mana kita gabung akan bikin turnamen, kita selalu ditanya pairing kita siapa .. kalau pairing kita ternyata belum berpredikat single handicap .. kita disuruh menunggu. Lhahh sampai kapan nunggunya?! Itu yang membuat kita, para pegolf yang telah menyandang predikat single handicap, lebih baik enggak ikut turnamen yang diselenggarakan oleh perkumpulan atau klub golf kita bernaung,” ujarnya, menambahkan.
HOLE IN ONE
Seperti diketahui pendiri JMC terdiri dari 17 orang. Dua di antaranya adalah Jimmy Masrin dan Rizal Arya.
“Dan, keanggotaan JMC itu mirip seperti klub sepakbola yang berkompetisi di Liga Premiere Inggris .. Pesepakbola dari negara mana pun berkumpul menjadi satu di klub yang mengintrak mereka.”
“Tapi, ketika negara mereka membutuhkan kehadirannya untuk gabung di Timnas masing-masing, mereka segera kembali ke negara mereka asal mereka,” paparnya. “Cuma bedanya kalau di JMC, pegolf single handicap yang menjadi anggota JMC bisa kembali ke klub asal mereka masing-masing kalau klub asal mereka membutuhkan kehadiran mereka dalam event golf inter club dan event lainnya,” tambahnya, menegaskan.
Terlepas dari masalah sistem rekruitment keanggotaan di JMC, yang jelas pada gobar di Gunung Geulis Country Club untuk pertama kalinya seorang anggota JMC berhasil mencetak Hole in One di Hole #11 dengan 9 Iron.
“Kalau JMC latihan, sering ada anggota yang mencetak HIO, Mas. Tapi, dalam event gobar kali ini Hole in One yang dicetak adalah baru untuk pertama kalinya,” kata Cing Cing, menjelaskan.
Ketika Cing Cing memperkenalkan Media GolfJoy kepada Michael Chandra (anggota JMC yang berhasil mencetak HIO) dan kepada pegolf kelahiran Surakarta (Sala) yang besar di Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut Media GolfJoy menanyakan kesan-kesannya, Michael segera menyahut:
“Tentu senang sekali, Om. Kenapa? Karena, setelah saya berhenti total bermain golf sejak tiga belas tahun tang lalu, dan kembali lagi bermain golf khususnya setelah ada pandemi covid – 19, saya bersyukur sekali beruntung bisa mencetak HIO hari ini.”
DUA KALI
Ternyata — sebagaimana yang dituturkan oleh pegolf bergelar Bachelor of Law dari Santa Clara University di Amerika Serikat kepada Media GolfJoy — pada saat Michael masih berstatus sebagai pegolf junior pun dia pernah berhasil mencetak HIO dalam Turnamen Junior & Amatir yang diselenggarakan oleh PB PGI pada 2008 lalu.
“Jadi dua kali saya pernah mencetak HIO, Om. Tapi .. waktu saya datang untuk bermain golf di golf course tempat di mana saya pernah mencetak HIO untuk pertama kali, black board yang biasa untuk menempelkan nama-nama pegolf yang berhasil mencatak HIO di lapangan tersebut, sudah enggak ada Om,” kata Michael bernada penuh kekecewaan sambil mohon kepada Media GolfJoy agar tidak menyebutkan nama golf course di mana Michael untuk pertama kalinya mencetak HIO tersebut.
Yang pasti, keberhasilan Michael mencetak HIO dalam event JMC-ILLEGALZ Scramble Match Play pada Kamis (17 Maret 2022) lalu di Hole #11 West Course Gunung Geulis Country Club, membuat Cing Cing Suharsono bahagia sekaligus bangga.
Sayangnya ketika Media GolfJoy menanyakan hadiah apa yang akan diberikan kepada Michael, salah satu pendiri Jakarta Master Club tersebut segera menukas, “Apa perlu disebutkan, Mas?! Soalnya apa yang akan JMC berikan kepada Michael, bukan untuk diketahui publik,” tambah Cing Cing Suharsono diplomatis sambil tertawa.
—
Tulisan Toto Prawoto
Foto TP & Dokumentasi JMC





