FeaturedTour News

Kenneth Henson Cetak Sejarah di Singapura

GolfJoy, Singapura – Mulai dari penggunaan driver Callaway Paradym Triple Diamond yang kurang optimal, swing yang mirip helicopter, hingga kawan se-pairing yang ngedumel sepanjang 18 hole, dan akhirnya, unggul satu stroke dari pesainggnya dan angkat tropi juara Singapore Junior Golf Championship edisi ke-47.

Dialah Kenneth Henson Sustianto, pemuda berusia 15 tahun asal Bali ini yang pada akhirnya membuat sejarah baru pergolfan junior Indonesia di kancah regional berlevel internasional. Benar, karena 47th SJGC 2023 yang digelar Selatar Country Club Singapura itu diikuti oleh 14 negara, termasuk Jerman dan Amerika Serikat.

Setidaknya, Kenneth adalah pengisi kekosongan para “jawara cilik” golf Tanah Air selama kurang lebih lima tahun terakhir, dimana sebelumnya dimenangi oleh Kentaro Nanayama dalam ajang Ciputra Golfpreneur Junior World Championship pada 2019 di Damai Indah Golf PIK Course.

Kini sejarah baru telah ditorehkan oleh penggemar tim sepakbola Real Madrid itu di negeri Kota Singa. Sikap realistisnya disetiap round demi round yang dilewati di 47th SJGC 2023, tak pelak, berbuah manis, dan tentunya, menambah daftar prestasi yang sudah ia torehkan di kancah domestic level junior.  

Mengawali round pertama, di hari Rabu (7/6), Kenneth merasa kurang percaya diri dengan “senjata” terbaru yang dia miliki sepekan sebelum keberangkatannya ke Singapura guna mengikuti 47th SJGC 2023. Driver Callaway Paradym Triple Diamond bahkan merusak irama permainannya di second nine sehingga dirinya membuat pukulan dua kali double bogey dan sekali bogey di second nine akibat pukulan driver yang dihasilkan mengarah ke sisi kanan jauh dari pada fairway. Skor yang dihasilkan Kenneth pun 74.

Memasuki round kedua pada Kamis (8/6), diakui Kenneth jika permainanya masih tetap solid. Dan meski diakui juga olehnya kalua aksi swing drivernya seperti putaran baling-baling helicopter, namun justru skor yang dicetak anak asuhan Coach Prapto ‘Taman Dayu’ semakin membaik menjadi 72 atau even par.

Dan perburuan calon jawara cilik 47th SJGC 2023, pun tidak terelakkan di final round pada Jum’at (9/6), antara flight champion yang berisikan Kenneth, Markus Zachry Lam asal Hongkong, yang selama dua hari bersama Sukhman Singh dari India, dimana keduanya selalu berada di singgasana leaderboard A Boys Division.

Namun nyatanya, pada Jum’at itu, seperti apa yang dikabarkan oleh ayahanda Prakasa Alfa Rizqi (akrab disapa PAR), yaitu Pak Prabowo, bahwa cuaca di langit  Seletar Country Club berubah menjadi sangat terik yang menyengat. Sehingga pegolf India itu, meski sudah bertutup kepala memakai ciput India, hati Sukhman tetap tidak bisa tenang. Selain performanya melorot tajam, Sukhman pun, seperti dilaporkan oleh oleh Pak Prabowo, dirinya ngedumel sepanjang 18 hole. Sementara, ketenangan permainan dan mental Kenneth justru membawanya unggul hingga under 1 (skor 51) hingga di hole ke-13 alias tersisa lima hole sebelum usai permainan. Kenneth pun mencetak skor 71 atau under 1 di final round tersebut.

Dengan total skor 217 (74-72-71) atau over 1 yang dituai Kenneth, maka dipastikan, sang juara baru 47th SJGC 2023 direngkuh oleh pegolf kelahiran Bali tahun 2007 itu.

“Ya, akhirnya aku sukses mendapat first internasional win-ku. Betul, champion flight yang aku jalani bertiga dengan mereka memang cukup sengit mulai dari awal tee-off. Itu lantaran score-nya sempet sama terus. Cuma akhirnya pemain Hongkong mulai drop, kemudian beberapa hole kemudian diikuti oleh pemain India yang mulai drop juga. Sedangkan Kenneth tetep main sabar, dan kalo ada peluang, baru deh Kenneth maksimalkan,” demikianlah ujar Sang Juara 47th SJGC 2023 kepada GolfJoy lewat gawai WhatsApp.

Selain mendulang tropi juara Overall Boys Division dan dibubuhkan namanya di plakat piala bergilir tersebut, Kenneth pun sukses menjadi juara 1st runner up berpasangan dengan PAR setelah mencetak total skor 453 atau over 21. 

Kesuksesan dan torehan sejarah baru di tanah Kota Singa yang dituai oleh pegolf junior Indonesia di ajang internasional oleh Kenneth Henson Sutianto tersebut, pun menuai apresiasi yang tinggi oleh Ketua Badan Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) Adi Saksono.       

“Mental game Kenneth saya nilai sudah mulai bagus sejak terakhir dirinya tampil di APGC Manila. Saat ini, Kenneth sudah punya self-problem solving untuk meng-handle pressure yang bergumul didalam dirinya di saat pertandingan. Kemarin sore, kita juga sudah telfonan untuk just remind him to play calm and have fun with his game,” ungkap Adi Saksono lewat gawai WhatsApp kepada GolfJoy juga.

Dan testomoni last but not least dari Ketua Binpres PB PGI kepada Kenneth: “Bangga banget, akhirnya dia bisa jadi champion. Semoga akan banyak lagi champion dari anak-anak Indonesia kedepannya.”

Selamat atas kesuksesan yang digapai Kenneth Henson Sutianto.

Semangat terus Anak-anak Indonesia. Teruslah mengukir prestasi!

(Tulisan oleh Syam Al Aminy. Foto dok.)


Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


https://ironindo.com/

Related posts

Lanud Driving Range Medan Gairahkan Golf Sumut

Toto Prawoto

Gaji Bos PGA Tour Jay Monahan Hampir Menyamai No. 1 Dunia Scottie Scheffler

Hasim

J.B. Holmes Cetak HIO, Wyndham Clark Pimpin Phoenix Open dengan Skor 61

Hasim

Leave a Comment

12 + 12 =