Pemain profesional Tour sering berbagi banyak cerita lucu tentang apa yang mereka lakukan sambil mengisi kekosongan saat golf profesional dihentikan sementara selama jeda COVID-19. Namun, cerita Jordan Spieth yang dikerjai di lapangan golf ini terlalu lucu untuk disimpan sendiri.

Pada masa istirahat Tour, Spieth dan istrinya, Annie, menghabiskan waktu di pegunungan Colorado. Pemenang PGA Tour 11 kali mencari putaran golf yang sangat santai. Kabar mulai menyebar bahwa Spieth sedang bermain di Klub Snowmass, sebuah kawasan privat di luar Aspen, Colorado.

Shane Smith, seorang manajer properti lokal, tinggal di dekat green ke-12 dan dia ingin menonton pemain yang memenangi tiga kali gelar mayor ini bermain di halaman belakang rumahnya. Hole ke-12 merupakan par 4 yang dapat dijangkau dengan pukulan drive yang posisi green-nya ditinggikan, sehingga pemain di tee tidak dapat melihat bola mendarat. Spieth memukul bolanya hingga ke permukaan putting, bola berakhir sekitar 20 kaki dari lubang.

Smith, yang tidak pernah melewatkan kesempatan untuk lelucon yang bagus, mempunyai ide memberi Spieth lelucon yang sama seperti yang dia berikan pada pegolf lainnya. Jadi dia dengan cepat menandai bola Spieth, mengambilnya dan memasukkannya ke dalam lubang. “Saya ingin membuat dia senang, saya ingin melakukan sesuatu yang lucu,” kata Smith.

Spieth akhirnya mengemudikan cart-nya ke lapangan dan tidak bisa menemukan bolanya. Karena bingung, dia bertanya kepada Smith, yang berdiri di sisi green, apakah dia telah melihat bolanya.

Smith berpura-pura bodoh: “Oh, itu bolamu? Itu ada di dalam lubang.”

“Kamu bercanda,” jawab Spieth dengan sungguh-sungguh.

“Tidak. Bola itu memantul dua kali dan masuk ke lubang. Tembakan bagus!”

Seperti yang diceritakan Smith, Spieth mulai merayakan momen besar, berteriak tentang bagaimana dia belum pernah mendapatkan nilai terbaik par 4 sebelumnya. Ketika Annie ikut serta dalam perayaan itu, Smith tahu bahwa lelucon itu sudah keterlaluan. Seorang teman kemudian bertanya kepada Spieth apakah dia harus mengambil bolanya di fairway, dan Spieth menjawab ya, karena dia sukses hole in one.

Saat itulah Smith merasa dia harus jujur.

“Saya mengatakan kepadanya, ‘Hei, bung, saya mencoba melucu, dan kamu mungkin menganggap saya sudah keterlaluan. Tapi bolamu mendarat di sana. Lalu saya ambil bolanya dan memasukkannya ke dalam lubang.”

Spieth mengira Smith bercanda lagi, tetapi Smith meyakinkannya bahwa kali ini, dia serius. “Bung, kau mejatuhkan saya dari puncak gunung ke lembah,” kata Spieth seperti yang diceritakan Smith.

Spieth kemudian menanyakan nama Smith dan berbasa-basi sebelum memperkenalkan dirinya.

“Saya mengatakan kepadanya bahwa saya tahu siapa dia,” kata Smith. “Dia memang orang yang ramah. Hanya kisah luar biasa yang tidak akan pernah saya lupakan.”

Pelajaran? Anda bisa memenangkan Masters, U.S. Open dan Open Championship… tetapi Anda tetap bisa jadi korban dari lelucon kuno yang bagus.

(Sumber: Golf Digest)