Juara  PGA Tour dua kali, Matt Every,  mendapat hukuman larangan bermain  dari PGA Tour selama tiga bulan setelah ia melanggar kebijakan narkoba dan terbukti  positif mengonsumsi ganja.

Pegolf berusia 35 tahun itu sudah memenangkan Arnold Palmer Invitational back-to-back pada tahun 2014 dan 2015 tetapi sekarang, Every  dilarang tampil di  PGA Tour hingga 7 Januari 2020.

Baca juga: Indonesia Tergeser Jepang di World Final WAGC Hari Ke-2

Dalam sebuah pernyataan, PGA Tour mengumumkan bahwa Matt Every telah ditangguhkan selama 12 minggu karena melanggar Kebijakan Perilaku  PGA Tour akan penyalahgunaan narkoba. Dia  berhak untuk kembali pada 7 Januari 2020. Tur tidak akan berkomentar lebih lanjut tentang penangguhan saat ini.

Every tidak menyangkal hal itu  tetapi dia mengaku dirinya tidak setuju dengan kebijakan PGA Tour, meski dia menerima bahwa dia telah melanggar aturan.

“Saya dinyatakan positif mengonsumsi kanabis, obat yang tidak saya salahgunakan dan diresepkan untuk saya di negara bagian Florida,” kata Every dalam sebuah pernyataan. “Saya mendapat resep kanabis untuk kondisi kesehatan mental oleh dokter  yang telah merawat kesehatan  medis saya selama 30 tahun”.

“Bagi saya, ganja telah terbukti, sejauh ini, pengobatan yang paling aman dan paling efektif. Dengan itu, saya tidak punya pilihan selain menerima penangguhan ini dan melanjutkannya. Saya tahu apa kebijakan WADA dan saya melanggarnya. Saya tidak setuju dengan itu karena banyak alasan, terutama untuk kesejahteraan saya secara keseluruhan, tetapi saya senang dengan apa yang ada di depan dalam hidup dan karier saya. “

Sumber : GolfMagic/ Foto: SkySports