PGA Tour memperkenalkan jadwal pengujian driver baru untuk musim 2019/20 dan beberapa pemain gagal di Safeway Open, menurut sebuah laporan.

Sejumlah  pemain PGA Tour gagal dalam tes Characteristic Time (CT) selama Safeway Open. Berdasarkan laporan Reuters  bahwa Corey Conners, Robert Streb, Jason Dufner, Michael Thompson dan Mark Hubbard menjadi beberapa pemain yang diketahui memiliki driver yang tidak conforming.

Beberapa pemain mempertanyakan keakuratan tes dan dilaporkan telah mengirim klab mereka kembali ke pabrikan masing-masing untuk pengujian ulang.

Hal ini  terjadi setelah PGA Tour memulai pengujian driver yang tidak dijadwalkan untuk musim 2019/20, dengan sampel 30 driver selama proses pengujian.

Driver yang gagal pada tes CT USGA yang melihat pada waktu karakteristik  pada face driver. 

Perangkat tipe pendulum mengukur berapa lama  logam berbentuk bola golf bersentuhan dengan clubface saat diayunkan dari ketinggian yang beragam, dengan pengukuran dalam mikro-detik.

Batas CT yang diizinkan adalah 239 dengan toleransi 18 mikrodetik, dengan batas maksimum absolut  257 mikrodetik.

Driver yang sebelumnya legal dapat menjadi tidak sesuai dari waktu ke waktu melalui penggunaan normal karena klub ‘merayap’ di luar batas yang diizinkan.

Seorang produsen peralatan mengatakan kepada Reuters, “Mereka semua memulai dari yang legal dan kemudian face mulai berubah bentuk dan jumlah CT meningkat seiring waktu.

“Itu tidak selalu berkorelasi dengan kecepatan bola yang lebih tinggi”.

Xander Schauffele menjadi salah satu dari sejumlah pemain yang drivernya gagal di the Open tahun ini, saat R&A melakukan tes serupa.

Schauffele bereaksi dengan marah pada saat itu, mengatakan dirinya “kesal” dengan R&A setelah seorang pemain bercanda menyebutnya curang.

Sementara Scott Hend memposting di Twitter pada bulan Juli setelah the Open ketika ia mengungkapkan betapa mudahnya sebuah driver menjadi tidak sesuai.

Sumber& Foto : Golf Monthly/Golf Digest