Bay Hill sebagai tuan rumah Arnold Palmer Invitational, selalu menyulitkan setiap pegolf yang ingin memenangi gelar mendiang sang legenda Arnold Palmer. Seperti hari ketiga yang memiliki rata-rata lebih dari 3-over 75, kondisi putaran final juga sama brutalnya. Dengan rata-rata 75,06 tembakan, Tyrrell Hatton diuntungkan dua tembakan untuk mengambil trofi PGA Tour pertama dan berfoto dengan cardigan merah khas turnamen ini.

Hatton yang mengenal suasana putaran final melalui empat gelar European Tour di Skotlandia, Italia, dan Turki, bertarung ketat melawan rekan satu pairingya Marc Leishman. Menghadapi sang juara 2017, Hatton berjibaku dengan dua bogey dari lima hole pertamanya. Berusaha memperbaiki apa yang diperbuatnya, pegolf Inggris itu mendatangkan back-to-back birdie putt kurang dari 10 kaki di hole 7-8.

Di hole 11, Hatton dikejutakan double-bogey 6 saat pukulan teenya jatuh ke air. Di sisa putaran, ia lebih memilih bermain aman 7 par yang untungnya tak ada yang mampu menyamai skor akhir 4-under, 284 miliknya. “Tyrrell tidak menyerah, selamat untuk dia,” ujar Leishman.

Leishman, pegolf Australia yang baru saja memenangi gelar kelimanya di Farmers Insurance Open Januari lalu, menghadapi kemelut double-bogey 6 di hole ketiga. Perjuangannya mengecilkan margin cukup berhasil saat birdie putt 6 kakinya masuk di hole 16. Sayang, Playoff yang diharapkannya tidak terjadi saat dua birdie putt di hole 17 dan 18 terlalu jauh panggang dari api. Seluruhnya memerlukan 2-putt par dari jarak lebih dari 30 kaki.

“Ini perasaan yang luar biasa memenangi gelar PGA Tour di lapangan ikonik seperti Bay Hill,” kata Hatton. “Saya selalu menyaksikan turnamen ini di TV. Betul-betul tidak menyangka saat akhirnya saya bisa ada di sini bersama trofi Arnold Palmer Invitational.”

Pemenang minggu lalu di Honda Classic, Sungjae Im punya sedikit peluang menyamai David Duval yang meraih dua gelar pertamanya di tahun 1997 dalam dua pekan beruntun. Sayangnya, pukulan kedua di hole 13 yang tercebur ke air dan berujung double-bogey 6 menghanyutkan harapannya. Meski begitu, ia terus tampil konsisten dengan Top-10 keenamnya musim ini.

Juara 2018 Rory McIlroy mengalami kesulitan pribadi dengan dua penalti fatal di hole 6 dan 9. Dua double-bogey menyebabkan skor 76 seperti putaran final US Open 2013 di Merion. Rory tetap finis di T.5 sebagai lima besar kedelapan secara beruntun sejak bulan September.

(Sumber: Guardian, PGA Tour; Foto: PGA Tour)