Foto SlideLeaderboard

Alga Topan: Generasi Milenial Gairahkan Industri Golf Tanah Air

Menjadi pegolf yang berprestasi membutuhkan proses panjang – tidak seperti membalikkan telapak tangan dan instan. Hal tersebut ditegaskan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PGI, Alga Topan, saat berbincang-bincang dengan GolfJoy beberapa waktu lalu.

Lebih jauh Alga, sapaan akrabnya, tidak menampik adanya fenomena di mana sejak pandemi Covid-19 telah terjadi “booming” di dalam olahraga golf –- terutama dengan munculnya wajah-wajah baru yang didominasi oleh generasi millennial.

Bahkan sejak pertengahan tahun lalu banyak bermunculan klub golf baru yang keberadaannya diinisiasi oleh mereka, dan secara rutin mereka pun aktif melakukan latihan bersama di golf course yang berbeda serta menggelar event gobar yang selain diikuti oleh anggota dalam klub golf yang mereka bentuk – juga melibatkan pegolf dari klub golf yang berbeda.

“Dari sudut pandang ekonomi, munculnya generasi milenial tersebut selain sangat fenomenal juga membuat industri golf di Indonesia tetap bergairah,” kata Alga Topan. “Tapi, apakah kegairahan yang terjadi di industri golf saat ini akan berbanding lurus dengan peningkatan prestasi para pegolf, saya masih ragu untuk mengiyakannya,” tambahnya.

Lebih jauh Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PGI tersebut menyatakan bahwa betul wajah-wajah baru itu juga telah berhasil mengukir prestasi, tapi prestasi yang mereka torehkan masih sebatas di lingkungan internal dan/atau komunitas sesama milenial.

“Pertanyaannya, apakah setelah Covid–19 berlalu mereka akan tetap menekuni golf sebagai olahraga pilihan mereka? Atau menekuni golf hanya sebatas untuk mengisi waktu ketika ada pandemi seperti saat ini sehingga menimbulkan kesan hanya sebagai gaya hidup?”

“Yang jelas, kalau mereka tetap memiliki komitmen yang tinggi bahwa golf adalah olahraga pilihan mereka, secara pribadi saya optimistis bahwa di masa mendatang kita takkan kekurangan SDM. Tentang berapa jumlah idealnya, semuanya tergantung kepada pribadi masing-masing.”

Merujuk kepada perjalanan karirnya sebagai pegolf yang dilakoninya sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar – sampai pada akhirnya Alga Topan menyandang status sebagai Pro dan Teaching Pro – hanya seseorang yang memiliki komitmen tinggilah yang di kemudian akan dapat menjadi golfer sejati tanpa mengabaikan pendidikan formal yang ditempuhnya seiring-sejalan dengan kesungguhannya menekuni olahraga golf sebagai pilihan hidupnya.

“Saya berharap kelak pasca pandemi Covid-19 akan lahir pegolf berprestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa dan negara di kancah persaingan regional maupun internasional – meskipun enggak sampai puluhan orang jumlahnya,” kata Coach Alga yang memiliki home base (sebagai Teaching Pro) di NGI Pondok Indah dan NGI Emeralda mengakhiri perbincangannya bersama GolfJoy.(TP)

                                                                  ———- o0o ———-

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!

GolfJoy Cover

Related posts

Timnas SEA Games Lakukan Latihan Terakhir Sebelum Pertandingan Besok

Hasim

Makanan Khas Sunda Babadog Indra Padma

Toto Prawoto

Para Member IKCC Diajak Tour Golf ke Korea

Syam

Leave a Comment

20 − 19 =