Pegolf yang aktif dalam mengorganisir turnamen, Indra Padma Negara, kini punya kesibukan lain. Ia dan isterinya  menjalani usaha makanan khas Sunda.

“Bisnis kuliner saya dimulai pada 2020 saat pandemi,” kata Indra. “Rumah makannya saya beri nama Babadog,” tambahnya.

Lelaki kelahiran Tangerang berusia 44 tahun ini aktif sebagai pekerja golf pada 1998-2004 di Kemayoran Golf Course.

Sebagaimana pekerja golf umumnya, lelaki kelahiran 1977 ini pun banyak memiliki kenalan. Sehingga, ketika berhenti dari Kemayoran Golf Course dia langsung mendapat pekerjaan di Asian Golf Network (AGN) pada 2005-2006.

Dari AGN pindah ke Indonesian Golf Network (IGN) pada 2007-2008. Dari IGN pindah ke Prestige Golf Club pada 2009-2010.

Seperti diketahui AGN, IGN dan Prestige Golf Club tempat di mana Indra Padma Negara tercatat sebagai karyawan adalah sebuah perusahaan jasa yang bergerak di bidang kartu membership.

Dengan memiliki banyak pengalaman bergaul dengan komunitas golf yang berbeda-beda, ayah 2 orang perempuan dari pernikahannya dengan wanita asli Bima – NTB ini akhirnya berani tampil sebagai Event Organizer (EO) sekaligus sebagai owner.

Awalnya dia menjadi pemilik atau owner Indera Golf. Kemudian berubah namanya menjadi Prestige Viva Golfer, Six Golfer, X-Golfer dan sejak 2017 hingga sekarang dia menjadi owner In Golf.

Tapi, sejak Pandemi Covid – 19 melanda, aktifitas Indra Padma Negara nyaris berhenti total. Untuk itulah — seperti komunitas golf lainnya — Indra pun menekuni bisnis sampingan kuliner.

“Alhamdullilah bisnis sampingan saya berjalan lumayan lancar,” kata Indra dalam keterangan tertulis kepada GolfJoy.

Dalam menjalankan bisnis sampingannya, Indra dibantu oleh istrinya. “Isteri saya melayani pembeli online,” katanya.

Rumah makan Babadog  buka setiap hari dimulai pada pukul 08.30 WIB – 18.00 WIB. “Alhamdullilah .. dalam situasi dan kondisi seperti saat ini saya bisa mempekerjakan empat orang karyawan, Mas,” kata Indra yang telah mengenal reporter GolfJoy sejak limabelas tahun lalu, bangga sekaligus terharu karena dalam situasi dan kondisi di mana banyak warga yang kehilangan pekerjaan dia bisa ‘berbagi’ dengan sesama.

Selain melayani pembeli secara online Babadog juga melayani pembeli yang datang langsung. “Alhamdullilah .. yang datang langsung ke sini setiap harinya antara 50 hingga 60 orang,” katanya.

Menyadari bisnis sampingan kuliner yang ditekuni banyak peminatnya, Indra berencana akan tetap melanjutkan bisnis tersebut. “Andaikata cepat atau lambat pandemi akan berakhir, saya tidak akan menutup usaha ini .. Saya akan tetap melanjutkan dengan menambah menu baru seperti kebab, burger dan cai tea,” kata Indra Padma Negara mengakhiri keterangan tertulis kepada GolfJoy.

(Tulisan & foto oleh Toto Prawoto)