Menjelang bergulirnya event Golf Legend Indonesia Tour – H.M.Widarsadipradja, yang akan berlangsung pada 22-24 Maret 2022 di Padang Golf Halim I, beberapa profesional golfer yang diminta komentarnya oleh Media GolfJoy mengungkapkan rasa syukur mereka, karena mereka bisa bersilaturahmi secara langsung “Face to Face” seperti yang terjadi tahun lalu saat PGATI menggelar Golf Legend Indonesia Tour R.A.P. Rudy Lisapally yang berlangsung di Padang Golf Pangkalan Jati.
“Insya Allah aku akan ikut di Halim 1. Mudah-mudahan aku diberi kesehatan yang baik oleh Allah SWT. Jadi, selain bisa main seperti di Pangkalan Jati seperti tahun lalu, aku juga bisa bersilaturahmi langsung dengan teman pro lainnya – apalagi sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan.”
Hal tersebut disampaikan oleh Kang Haji Warno dengan bahasa Jawa ngapak-ngapak khas Banyumasan. Karena, Pro dari Lampung tersebut keluarga besarnya berasal daru Kabupaten Purbalingga, Banyumas – Jawa Tengah.
“Rika ngemben yaa teka mbok maring Halim Siji?!” tambahnya yang artinya: Anda besok-lusa yaa hadir kan di Halim I?!”

Uke – akarta 
Rudi Anto – Pekanbaru, Riau 
Kang Haji Warno – Lampung 
Kang Haji Warno – Lampung 
Manan Permana – Gading Raya Golf Serpong 
Maman Suherman – Sawangan
Ketika penulis menyebut bahwa event Golf Legend Indonesia Tour – H.M. Widarsadipradja yang mensponsori adalah GolfJoy, MGI, Ironcard, Sahabat Joyada Siallagan dll, Kang Haji Warno segera menukas, “Lhahhh hebat, yaa ..!”
Hal yang sama juga diungkapkan Rudi Anto (Puja Kesuma) kelahiran Tuntungan yang kini menetap di Pekanbaru, Riau, yang, selain dikenal sebagai Teaching, Rudi juga dikenal sebagai Touring Pro.
Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Puja Kesuma) tersebut mengaku “terobati rasa rindu”-nya, sehingga dia mengaku siap untuk berkompetisi dalam event Golf Legend Tour H.M.Widarsadipradja yang akan berlangsung pada 22 – 24 Maret 2022.
Seperti diketahui dalam event tersebut, hari pertama (22 Maret 2022) adalah sesi Practice Round bagi seluruh peserta dan hari berikutnya yakni 23 dan 24 Maret 2022) adalah main event untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah).
Baik Kang Haji Warno maupun Rudi Anto yang siap hadir dan siap bertanding, Manan Permana justru baru tahu akan ada event Golf Legend Indonesia Tour – H.M.Widarsadipradja.
“Kalau Mas tidak mengontak saya, saya sama sekali tidak tahu kalau akan ada turnamen,” kata Manan terus terang. “Tapi .. apakah saya bisa ikut, ya? Soalnya status saya Teaching bukan Touring, Mas,” tambahnya.
Tapi setelah Media GolfJoy menyarankan untuk menghubungi pengurus PGTI bagian registrasi, tak lama kemudian Manan Permana mengabarkan kalau dia diperbolehkan untuk mengikuti event tersebut.
Seperti diketahui teaching pro yang berhome-base di Driving Range Gading Raya Golf – Serpong tersebut, pada Sertifikasi Teaching & Kompetensi Pengajar Golf yang diselenggarakan oleh PGA Indonesia, terpilih menjadi peserta terbaik.
Patut dapat diduga pertimbangan itulah yang menjadi rujukan mengapa akhirnya Manan Permana diterima sebagai peserta Golf Legend Indonesia Tour – H.M.Widarsadipradja.
“Terimakasih, Mas, karena saya bisa ikut turnamen dan sekaligus bisa bersilaturahmi dengan teman-teman secara langsung he he he,” katanya sambil tertawa.
Berbeda dengan Kang Haji Warno (Lampung), Rudi Anto (Pekanbaru) dan Manan Permana (Gading Raya Serpong), Teaching sekaligus Touring asal Sawangan, Depok, Maman Suherman secara tegas menyatakan bahwa event ini (maksudnya Golf Legend Indonesia Tour – H.M.Widarsadipradja) menjadi event yang ditunggu-tunggu.
“Kenapa? Karena, sudah lama enggak ada event … Mungkin terhalang adanya pandemi covid atau mungkin ada faktor lain,” katanya.
“Yang pasti,” Maman Suherman menambahkan, “walaupun hadiah yang diperebutkan tidak terlalu besar, akan tetapi event ini menjadi ajang silaturahmi dan sekaligus untuk unjuk kebolehan setelah istirahat selama pandemi!”
Lalu, siapa Touring Pro yang akan berjaya dalam Golf Legend Indonesia Tour – H.M.Widarsadipradja?
Yang jelas, ketika rekan-rekannya bersemangat menyambut event tersebut, salah seorang Teaching sekaligus Touring Pro yang pernah mengenyam pendidikan khusus golf di Amerika Serikat pada era 1990-an, dan sehari-hari bisa dijumpai di Driving Range Pondok Indah, Jakarta Selatan, justru sangat menyesal karena gagal mengikuti event tersebut.
Kenapa?
“Ggara-gara pinggang saya terkilir saat saya latihan kemarin,” sahut Uke. “Padahal niat saya mau ‘turun gunung’, Mas,” tambahnya saat dihubungi Media GolfJoy sambil tertawa.
Meskipun gagal ‘turun gunung’, Uke — yang tidak lain adalah salah satu dari keluarga besar H.M.Widarsadipradja — akan tetap hadir dalam event tersebut.
“Insyaa Allah saya akan hadir, Mas, di hari terakhir,” katanya mengakhiri obrolan singkatnya bersama Media GolfJoy pada Sabtu (19 Maret 2022) lalu.
Tulisan Toto Prawoto
Foto Dokpri narsum
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!
