Untuk kali pertama, junior ekspatriat Korea Selatan memenangi PCGC Junior Amateur Series.
Parent Children Golf Club (PCGC) kembali menggulirkan seri turnamennya yang kelima di 2023 di Klub Golf Imperial Karawaci, Tangerang, selama dua hari pada Kamis dan Jum’at (13-14/7/2023).
Sebanyak 30 pegolf junior dan amateur, diantaranya adalah siswa dan mahasiswa yang menimba ilmu di luar negeri, turut andil, mulai dari divisi A Putra dan Putri hingga divisi D di seri PCGC ini.
Keikut-sertaan overseas college student memang disengaja dalam rangka mengisi liburan sekolah atau summer holiday di Indonesia. Antara lain Ryan Jovan Wijaya, Dixon Jotham Ayal, Nicolas Einsa Santoso, dan lain-lain.
Begitu pun dengan junior dan amateur yang statusnya merupakan pelajar maupun mahasiswa di sekolah dan universitas dalam negeri.

“Seri ke-5 PCGC kali ini dalam rangka memenuhi keinginan junior dan amatur yang kebetulan masih menjalani liburan sekolah dan kuliah mereka di Amerika Serikat. Bisa dikatakan dadakan juga sih. Karena kan, sebelumnya, IAGC sudah menggelar seri turnamennya bersamaan dengan Medco-Pondok Indah Amateur Golf Championship kemarin,” demikian ujar Ade Meinar, Ketua PCGC menyoal penyelenggaraan seri kali ini.
Tidak ketinggalan, PCGC JAS #5 juga diikuti oleh Gen Halilintar, seperti Muntazar Halilintar, Fateh Halilintar yang bertanding di Divisi A, dan Qahtan Halilintar (Divisi D Boys).
Serta, Trio Putri Waloejo diantaranya Nadya Maharani Putri Waloejo, Savana Najwa Putri Waloejo, dan Aliya Joelijati Putri Waloejo, yang mana ketiganya itu bertanding di Divisi A Girls.
“Turnamen PCGC JAS #5 ini aku merasa fun karena bisa ketemu player yang memiliki target sama seperti aku, yaitu improvement. Dan untuk hasil dari permainan, jelas aku belum puas, karena gimana pun juga aku masih berusaha dengan keras untuk menjadi yang terbaik, dan salah satu caranya yaitu ikut turnamen ini,” begitulah ujar Aliya Joelijati, yang merupakan anggota tim ladies amateur PGI Pengkab Bekasi.
Aliya yang merupakan anak bontot dari ketiga Putri Waloejo itu pun merasa senang bisa bermain satu flight dengan kedua kakaknya.
“Main bareng satu flight sama kakakku, khususnya Savana, cukup seru karena kita main kejar-kejaran…haha (tawa Aliya red.). Ya pada intinya, aku seneng karena sudah mulai bisa merasa enjoy terhadap permainanku sendiri, ngalamin banyak up and down. Cuman tetep semangat dan bangkit, and that’s why I’m so proud sih and I will keep on going. Aku berharap kedepannya aku bisa lebih banyak terseyum lagi,” ungkap Aliyah lagi.
Ekspat pertama menangi PCGC JAS
Dan pemenang PCGC JAS #5 akhirnya direbut oleh pegolf asal Korea Selatan Lee Dogyun, yang bertanding di Divisi B Boy.
Selama tiga round, Lee berhasil mencetak total skor 216 (71-71-74). Meski begitu, anak ekspatriat Negeri Gingseng itu merasa kurang puas dengan penampilannya karena tidak mampu mencetak skor under di tiga round yang dimainkan.
“Saya kurang puas, kalau saya maunya 3 hari itu semua under. Jadi bisa dibilang saya kurang puas dengan skornya,” begitu ucap Lee.
Dengan keberhasilan ini, secara otomatis Lee Dogyun mendapatkan poin World Amatuer Golf Ranking (WAGR) untuk pertama kalinya. Setidaknya ia berada di posisi ke-4000-an WAGR.
“Dengan kemenangan di PCGC JAS #5 ini saya ingin ucapkan terima kasih kepada papa dan keluarga saya yang selalu bantu saya dan keluarga mr. Lee Sung Sam juga bantu saya untuk Latihan,” ungkap Lee yang masih berusia 14 tahun.
Selamat berjaya atas kesuksesannya, Lee Dogyun!
—
(Tulisan dan foto oleh Syam Al Aminy)
—Hubungi golfjoy@yahoo.com untuk peliputan GolfJoy di event Anda.
DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!

