FeaturedKomunitas

In Memoriam Harry Bagus Hermawan

Kabar duka cita atas meninggalnya Harry Bagus Hermawan (familier dipanggil dengan sebutan Harry Bagus) yang tak lain adalah Ketua Presidium Professional Golf Association of Indonesia (PGA Indonesia) periode 2022 – 2026 pada Selasa (30 April 2024), benar-benar mengejutkan banyak pihak terutama dan khususnya pegolf profesional anggota PGA Indonesia yang, sejak beberapa tahun belakangan ini mulai aktif berkompetisi di bawah bendera Professional Golf Tour of Indonesia  (PGATI). 

Almarhum meninggal di usia 68 tahun dan dimakamkan di TPU Majalaya, Kabupaten Bandung.

Media GolfJoy yang nyaris tak ada putus-putusnya mengikuti dinamika kehidupan olahraga golf pro di Tanah Air pun tak mengira sama sekali bahwa seorang Harry Bagus yang sangat peduli sekaligus rela berkorban demi kemajuan dan peningkatan prestasi sekaligus kesejahteraan anggota PGA Indonesia telah meninggalkan kita.

Sebagaimana kabar duka cita yang disampaikan oleh Dian Mariyun yang sangat akrab dengan almarhum dan Ny. Petty (istri Harry Bagus) kepada Media GolJoy pada Selasa pagi (30 April 2024), diduga Harry Bagus meninggal dunia karena serangan jantung. “Soalnya, sebelumnya sehat-sehat saja,” kata Dian Mariyun.

Dan, sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah, ketika Media GolfJoy mengucapkan Minal Aidin wal Faidzin – Mohon Maaf Lahir Bathin, selain membalas ucapan yang Media GolfJoy sampaikan, Harry Bagus pun berkirim doa agar Media GolfJoy selalu hadir di tengah-tengah para pembaca setianya di seluruh Indonesia …

MERANGKUL SEMUA PIHAK

Sebagai Ketua Presidium PGAI & PGATI almarhum Harry Bagus, seperti yang disampaikan oleh H.Sirod Zudin, Ketua Pengprov PGI Jabar Periode 2023 – 2027 dalam perbincangan melalui telepon bersama Media GolfJoy, almarhum benar-benar merangkul semua pihak, “Tidak hanya para Pro, para Teaching Pro juga sangat diperhatikan keberadaannya,” sela Kang Sirod, menegaskan. 

“Almarhum memiliki dedikasi yang sangat tinggi untuk memajukan olahraga golf khususnya golf Pro di Indonesia,” kata Kang Sirod lebih lanjut. 

“Bukan faktor kebetulan kalau saya kenal dekat dan sangat akrab dengan mendiang Harry Bagus .. Beliau rela berkorban waktu bahkan materi demi kemajuan dan peningkatan prestasi serta kesejahteraan para Pro dan Teaching Pro di Indonesia.”

“Jujur saya merasa sangat kehilangan seorang sahabat yang sangat dedikatif mengabdikan dirinya demi olahraga golf khususnya golf profesional di Indonesia,”

tambah Kang Sirod.

MENJADI “TRISULA”

“Satu hal yang pasti saya kenang dari sosok almarhum adalah dedikasinya terhadap dunia golf professional Indonesia yang begitu tinggi dan mendalam yang mengantarkan beliau diangkat menjadi anggota kehormatan PGAI,” kata Wahyu “Uke” Hendarman dalam perbincangan mengenang Harry Bagus bersama Media GolfJoy.

Dedikasi beliau, tambah Uke, berlanjut dengan bersedianya beliau dipilih serta diangkat untuk menjadi “Trisula” Pimpinan PGA Indonesia dalam bentuk Dewan Presidium bersama Uke dan Agus Triyono, di mana almarhum menjadi Ketua Dewan Presidium. 

“Kami bertiga bahu membahu serta saling melengkapi satu sama lain membuat kepengurusan yang kami jalankan mendapat kepercayaan dari anggota untuk dijalankan kembali dalam periode kedua masa bakti kepengurusan yang baru yang akan berakhir nanti di akhir 2026,” tutur Uke memaparkan.

Menjawab pertanyaan mengenai kesan Uke secara pribadi dengan almarhum Harry Bagus, Uke menyatakan bahwa secara pribadi sosok Harry Bagus yang dia kenal adalah seorang yang luwes dalam bergaul namun tegas dalam mengambil keputusan.

“Jujur saya sangat kehilangan figur beliau, karena selain sebagai partner dalam Presidium, bagi saya beliau juga merupakan teman, kakak, bapak, mentor dan kadang-kadang “lawan” berpendapat yang membuat saya banyak belajar dari beliau.

Di akhir perbincangan bersama Media GolfJoy Uke mengucapkan selamat jalan kepada Ketua Presidium PGAI dan PGATI. “Jasamu takkan kami (paling tidak saya) lupakan.”

“Insyaa Allah husnul khotimah, diterima segala amal ibadahnya serta diampuni segala dosa serta kesalahannya  .. Dan, melalui media ini ijinkan saya memohon untuk dimaafkan segala kesalahan beliau, karena bagi saya beliau orang baik.”

Tulisan Toto Prawoto

Foto Dokumentasi PGAI 

Related posts

Jon Rahm Pimpin Northern Trust menuju Akhir Pekan

Hasim

Ashleigh Buhai Cetak 65 untuk Juarai ShopRite LPGA Classic

Hasim

Lihat Jajaran Pemain Solheim Cup 2019

Hasim

Leave a Comment

14 + 12 =