Komunitas

Liga Golf Alumni 2026: Kagama Golf Club Susul PGG ITB Amankan Tiket di Laga Final

Meski menang atas PGA ITS, Pergola UI hanya menempati posisi 3 klasemen akhir.

Dua tim Liga Golf Alumni 2026 Kagama Golf Club dan Pergola UI, berhasil merebut kemenangan atas lawan-lawannya, yakni PGA IPB dan PGA ITS, dalam lanjutan Liga Golf Alumni 2026 di West Course Gunung Geulis, pada Rabu, 6 Mei 2026.

Pertandingan ini merupakan Game Day ke-1, yang mana sempat ditangguhkan pada hari penjadwalan semula, yaitu Selasa, 20 Januari 2026, akibat hujan turun deras dari pagi hingga siang kala itu.

Pergola UI menang secara menyakinkan atas PGA ITS dengan skor 7-2 tanpa ada skor all square dari empat laga di single match dan lima laga di fourball match. Dan Andrew Harjanto yang bertanding di single match kontra Rafi Abrar Laksono, menuai kemenangan secara meyakinkan dengan skor 7up.

Pencapaian serupa juga diraih pasangan fourball Pergola UI lainnya, Rury Widjaja dan Gideon Siallagan yang menghantam wakil PGA ITS H. Sulistyo dan Rama Agung dengan kemenangan yang solid 7up.

Meski raihan gemilang dituai Pergola UI di pertandingan tunda Game Day 1 ini, namun sayangnya, Kapten Tim Rizmansyah dan kawan-kawan sudah tertutup peluangnya menggapai babak grand final yang akan digelar pada Selasa, 26 Mei 2026 nanti.

“Liga Golf Alumni ini merupakan tantangan baru buat Pergola UI, dimana format liga alumni ini adalah match play. Jadi jika berbicara tentang sepak terjang Pergola UI di kancah lainnya seperti Triwarga, Himpuni Cup, dan Liga Golf Jakarta, nah di Liga Golf Alumni ini kita merasa sangat tertantang, dan bahkan hasilnya kurang memuaskan. Selain itu, liga alumni ini dilaksanakan pada hari kerja, sehingga player kami yang lain tidak bisa berpartisipasi. Terutama mereka-mereka yang bekerja di BUMN sehingga mereka tidak bisa kami daftarkan di roaster player line up Pergola UI. Tapi bukan mencari alibi semata, memang tim peserta lainnya juga telah mempersiapkan diri sedemikian rupa sehingga kekuatan tim mereka menjadi merata,” demikian ungkap Wakil Kapten Tim Pergola UI Rury Widjaja, yang di Game Day 1 ini, bersama rekan match play-nya Gideon Siallagan, berhasil menang 4up atas wakil PGA ITS Eda Giovani dan M. Tibiyani.

Diakui juga oleh Ketua Harian Pergola UI yang merupakan alumni Fakultas Ekonomi UI Angkatan 96 itu, “bila berbicara tentang Gugel, lapangan ini memang sangat menantang. Dan frekuensi kita bermain di sini juga kurang, sehingga menjadi pembelajaran dan pengalaman kita kedepan. Semoga di musim depan, venue-nya jangan itu-itu saja. Patut juga kami garis bawahi, bila game dengan format match play ini memang jarang Pergola UI mainkan. Yang ada hanya member match play, dimana sistemnya knock-out, sehingga kita agak kaget dengan format di liga ini. Dan lawan, saya akui sangat solid sekali. Di Gugel ini siapa yang bisa meng-handle chip dan putt dengan baik, maka dia yang akan menang.”

Kagama GC unggul 6-3 atas PGA IPB

Sementara itu, Kagama Golf Club akhirnya sanggup menyandingkan diri di puncak klasemen Liga Golf Alumni bersama PGG ITB dengan poin sempurna dari tiga laga yang sudah dimainkan, yaitu poin 9. Kagama GC hanya kalah agregasi menang-kalah dari PGG ITB.

Keberhasilan itu dituai Kagama GC kala menundukkan wakil kampus yang berada di kota Bogor, Jawa Barat, yaitu PGA IPB, dengan skor 6-3. Di perjumpaan mereka kali ini, ada dua hasil all square dari single match dan fourball match. Yaitu antara A. Hermawan (PGA IPB) versus Dony Subardono (Kagama GC) dikategori single match, dan di kategori fourball match antara Yuli Satrio & Tigor Pangaribuan (PGA IPB) kontra Bambang Heru Yuwono & Johanes Kustadi (Kagama GC).

“Terus terang, saya sangat menikmati permainan (fourball match) bersama Pak Bambang hari ini. Di mana hari ini saya melihat penempatan pin di West Course oleh panitia sangat luar biasa. Jadi kami sebetulnya, bertanding dengan Pak Yuli dan Pak Tigor, kami sama-sama mengalami kesulitan hingga di hole terakhir. Namun demikian, persaingan kami bisa berjalan dengan baik, dimana keunggulan maksimum kami atas mereka hanya 2up saja, dan setelah itu kedudukannya Kembali ke 1up dan all square,” demikian ungkap Johanes Kustadi, alumni Fakultas Ekonomi UGM Angkatan 1978, merangkum pergulatannya bersama Bambang Heru Yuwono melawan Yulis Satrio dan Tigor Pangaribuan dari PGA IPB.

Hal senada juga diungkapkan oleh Bambang Heru Yuwono, alumni UGM Fakultas Hukum Angkatan 1981, bahwa, “hasil all square pertandingan fourball kami kali ini bisa dibilang luar biasa. Di mana saya sudah mendapatkan kesempatan bermain di Liga Golf Alumni ini oleh Kagama GC sejak permulaan game day kedua. Memang saya akui, penempatan pinnya agak susah, dan saya tadi agak struggle di iron shot-nya. Iron shot saya lagi jelek, dan untung itulah gunanya teman dimana kita saling menutup. Pada waktu dibutuhkan, Pak Kustadi lagi bagus, pada posisi putt beliau rada kewalahan, maka psosisi saya lagi bagus, sehingga memang tadi di hole ke#7 kita sudah unggul 1up lagi. Hole #8 ada sedikit kecelakaan sehingga menjadi all square. Dan di hole #9 (last hole) kita terbawa juga, padahal seharusnya kita bisa menang, sehingga di last hole itu kita semua al square. Cukup menyenangkan karena panitia menempatkan pinnya yang agak susah.”

Kagama GC pertahankan winning team dan chemistry

Dan Media GolfJoy Indonesia pun tergelitik untuk menelisik apa menu jitu kesuksesan Kagama GC di Liga Golf Alumni 2026 kepada Kapten Tim M. Aditya, alumni Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro UGM Angkatan 97.

“Di Liga Golf Alumni ini saya melihatnya sangat menantang, dimana ada 30 roaster player dari lima Perguruan Tinggi Negeri nasional yang bertanding dengan format match play, single maupun fourball. Penentuan formasi dan kombinasi pemain yang akan diturunkan dalam setiap Game Day, menurut saya, menjadi salah kunci, dimana karena turnamen match play ini sangat berbeda dengan stroke play. Siapa yang akan bermain single dan siapa yang akan bermain fourball. Kedua, di Kagama GC, kami memiliki tim senior tapi masih usia muda. Sehingga di usia kisaran 56-57 itu menjadi salah satu kekuatan tim Kagama GC. Di kategore regular, tim Kagama banyak memiliki pemain direntan usia yang menuju senior. Tapi kami selalu mengelaborasi berdasarkan lawan yang akan kita hadapi, jadi siapa saja yang akan turun di single pertama dan seterusnya, dan begitu juga di kategori seniornya. Ketiga, setiap kali kita menuju Game Day, kita memang selalu menganalisa dan juga memastikan, sekaligus mempertimbangkan chemistry dari pemain fourball, dan juga, winning team most likely kita akan pertahankan,” demikian “rahasia dapur” kesuksesan Kagama GC di Liga Golf Alumni 2026 kali ini yang dijabarkan oleh M. Aditya, yang juga pemilik aplikasi all in one bermain golf 18hole.

Dengan hasil yang diraih oleh masing-masing tim di laga susulan Game Day 1 ini, maka tak ayal perubahan posisi di klasemen sementara pun terjadi pergeseran.

Di urutan pertama dengan Raihan 9 poin diduduki oleh PGG ITB dari tiga kali bertanding. Di nomer dua, ditempati Kagama GC dengan poin yang sama dengan PGG ITB yaitu Sembilan dari 3 kali bertanding. Di posisi ketiga, ada Pergola UI dengan raihan 4 poin dari 4 kali bertanding. Di peringkat ke-4, diisi oleh PGA IPB dengan pon 1 dari 3 kali laga. Dan diposisi akhir, atau kelima diduduki oleh PGA ITS, dimana sudah tiga kali bertanding namun belum berhasil maraih poin.

“Di Game Day pamungkas, yaitu kelima, Liga Golf Alumni akan memainkan dua partai terakhir. Kagama GC versus PGG ITB, dan PGA ITS melawan PGA IPB. Pertandingan Kagama kontra PGG nanti itu seperti laga gladiresik sebelum, nantinya memang, mereka akan berjumpa lagi di laga grand final pada Selasa, 26 Mei 2026. Jadi sangat menarik sekali persaingan yang akan terjadi nantinya. Karena sejauh ini, kedua tim tersebut berhasil menyapu kemenang bersih tiga kali secara beruntun di game day pesnyisihan sebelumnya. Patut kita simak untuk laga Kagama versus PGG itu,” ujar Bayu Madendra, wasit Liga Golf Alumni, yang juga anggota Pergola UI dan alumni Fakultas Ekonomi UI Angkatan 1997, kepada Media GolfJoy Indonesia seusai pertandingan.   

Liga Golf Alumni 2026 akan kembali memainkan Game Day pamungkas, atau ke-5, pada Rabu, 13 Mei 2026, dan akan memainkan pertandingan di West Course.

LIGA GOLF ALUMNI RESULTS OF GAME DAY 1

PERGOLA UI (7) vs (2) PGA ITS

Single Match

4up M. Danindra Abyan 1 vs 0 Arief Darmawan

7up Andrew Harjanto 1 vs 0 Rafi Abrar Laksono

Danang Mulyanto 0 vs 1 Made Mastana 6up

Anton Permadi 0 vs 1 Puguh Susiantoro 1up

Fourball Match

4up Rury Widjaja-Gideon Siallagan 1 vs 0 Eda Giovani-M. Tibiyani

7up Sehat Maulana-Wendy Kuncoro 1 vs 0 H. Sulistyo-Rama Agung

5up Yayat Ruhiyat-Hoshi Utomo 1 vs 0 Syamanta Novan-Hassya A. Ari

2up Bambang Irawan-Jupiter 1 vs 0 Adi Prakoso-Danar Dono

5up Rizmansyah-Azwan Nurchandra 1 vs 0 Anwar Non-Agus Mujiwinarno

PGA IPB (3) vs (6) KAGAMA GC

Single Match

A/S A.Hermawan 0,5 vs 0,5 Dony Subardono A/S

Harmen 0 vs 1 Felix J. Sibarani 5up

Raffles B. Panjaitan 0 vs 1 Sadewa Penta Dharma 2up

Teguh Juwarno 0 vs 1 Iwan Sinolungan 2up

Fourball Match

1up Heru Kurniawan-Andhika 1 vs 0 Boby Darmawan-William M. Sembiring

Akbar Garuda-Rusdianto 0 vs 1 Henky Octavianus-I Nyoman Suyasa 3up

2up Muchlido-Nindy A. 1 vs 0 M. Aditya-Fernandes Sembiring

A/S Yuli Satrio-Tigor Pangaribuan 0,5 vs 0,5 Bambang Heru Y.-J Kustadi A/S

Maspiyono-Amrunas 0 vs 1 Wicaksono-Feri Wirsamulia 2up  

Related posts

Jonathan Manuel Wijanto, Junior yang Mulai Bersinar dari Jawa Timur

Toto Prawoto

Sukses & Meriah, UT Reunion Golf Gelar Turnamen Volume Ke-2 Di Rancamaya Golf & Country Club

Syam

Riverside Golf Club Rayakan Spirit Kartini melalui Kartini Tribute Golf Tournament

Hasim

Leave a Comment

twenty − 4 =