Di tengah upaya keras LIV Golf mencari pendanaan—atau pinjaman, sebagaimana dilaporkan—CEO PGA TOUR Brian Rolapp menyatakan bahwa ia tidak akan turun tangan memberikan penyelamatan melalui merger.
CEO PGA TOUR Brian Rolapp bahkan tidak mempertimbangkan merger atau kesepakatan apa pun dengan LIV Golf yang sedang berjuang keras untuk bertahan hidup—sebuah keputusan tepat lainnya dari mantan eksekutif NFL ini dalam mengarahkan masa depan dunia golf profesional.
Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg News, Rolapp mengatakan, “Tidak ada merger, tidak ada pembicaraan; kami benar-benar fokus pada PGA Tour.”
Seperti yang mungkin Anda ingat, TOUR, LIV, dan Public Investment Fund milik Arab Saudi sempat mengumumkan kesepakatan untuk menyatukan dunia golf pada Juni 2023, namun kesepakatan tersebut tidak membuahkan hasil nyata.
Kini, Rolapp dan pihak TOUR berfokus pada restrukturisasi organisasi, sebuah langkah yang secara resmi diumumkan oleh CEO liga tersebut pada ajang Travelers Championship beberapa bulan lalu. Mulai tahun 2028, TOUR akan memiliki dua tingkatan: Championship Series dan Challenger Series. Tingkatan pertama diperuntukkan bagi para pemain terbaik dunia dan turnamen-turnamen terbesar, sementara tingkatan kedua akan berfungsi sebagai liga penyangga bagi bintang-bintang baru yang sedang naik daun serta para pemain veteran yang ingin kembali berkompetisi di level tertinggi.
