Golfjoy, Doonbeg – Pegolf tuan rumah sekaligus pemimpin klasemen sementara Amgen Irish Open 2026, Shane Lowry, mendadak menjadi sorotan tajam. Bukan karena performa gemilangnya yang mencetak kartu 65 di putaran ketiga, melainkan akibat perilaku buruk dan komentar kasarnya yang dinilai tidak menghormati penonton serta sukarelawan di lapangan.
Insiden ini terjadi pada putaran ketiga yang berlangsung di Trump International Golf Links Doonbeg. Saat melepaskan pukulan tee shot di hole ke-18, bola hasil pukulan pegolf berusia 39 tahun tersebut melenceng jauh ke arah kiri rough, di mana terdapat kerumunan sukarelawan (volunteers) dan sekelompok kecil penonton di belakang tali pembatas.
Meskipun terdengar teriakan peringatan “FORE” dari area tee box, kamera dan mikrofon siaran langsung menangkap momen mengejutkan ketika Lowry mengucapkan kalimat yang sangat buruk. Pegolf Irlandia itu terdengar jelas mengatakan, “Mereka layak terhantam” (“they deserve to get hit”) saat melihat bolanya mengarah ke kerumunan orang.
Komentar mentah dan kasar tersebut langsung memicu gelombang kemarahan dari para penggemar golf di media sosial. Banyak netizen yang mengecam sikap arogan juara Open Championship 2019 tersebut. Beberapa di antaranya menyatakan bahwa tindakan Lowry sangat memalukan, terlebih karena ia melakukannya di hadapan publik negaranya sendiri yang datang untuk mendukungnya.
“Sikap yang sangat tidak menyenangkan. Fans dan sukarelawan berhak mendapatkan permintaan maaf secara terbuka dari Shane,” tulis salah satu penggemar golf di media sosial X.
Ini bukan kali pertama Lowry dikenal karena ledakan emosinya yang meledak-ledak di lapangan. Namun, melontarkan kata-kata yang mendoakan keselamatan fisik para sukarelawan dan penonton yang membantu kelancaran turnamen dianggap telah melewati batas sportivitas.
Terlepas dari kontroversi perilakunya, Lowry saat ini memegang keunggulan empat pukulan dengan total 16-under menuju putaran final hari Minggu (13/9), disusul oleh Jacob Skov Olesen dari Denmark di posisi kedua. Pihak penyelenggara maupun Lowry sendiri belum memberikan pernyataan resmi atau permohonan maaf terkait insiden memalukan di hole ke-18 tersebut.
