Baru saja dinobatkan sebagai Asian Tour Order of Merit, Jazz Janewattananond merencanakan untuk bisa meraih sukses dengan gelar BNI Indonesian Masters pekan ini. Kembali ke Royal Jakarta Golf Club untuk ke-9 kalinya sejak 2011, Jazz hadir sebagai pemain nomor satu Asia dan unggulan tertinggi dari Top-60 dunia. 

Baca juga: Hong Kong Open Digelar Januari 2020 Tanpa European Tour

Tahun lalu, Jazz meninggalkan  turnamen berhadiah 750 ribu dolar AS  ini sebagai peringkat kedua di belakang rekan sesama Thailand Poom Saksansin. Kali ini, ia berharap dapat memenangi gelar ketiga seperti dibuat Shiv Kapur pada musim 2017 dan John Catlin 2018.

Menuju penampilan keenam di  Indonesian Masters, Jazz melengkapi runner-up dengan T5 pada 2014, dan tiga Top-20 selain T33 sebagai debutan 2013.

“Ini musim yang sangat indah buat saya,” ujar Jazz. “Dimulai dari gelar SMBC Singapore Open, ada banyak jalan yang memudahkan saya melalui musim 2019 ini.”

Jazz menjuarai SMBC Singapore Open saat Asian Tour membuka musim 2019 di Sentosa Country Club, Singapura. Jazz kemudian meraih gelar keempatnya di Kolon Korea Open, untuk mengakhiri dominasi Korea memenangi turnamen nasionalnya dalam satu dekade terakhir.

Jazz juga menghasilkan penampilan terbaik  di PGA Championship dengan hasil T 14. Hasil akhir itu seharusnya bisa lebih baik, jika saja runner-up 54-hole itu tidak terperosok karena skor 7 di atas par 77.

Menjadi Asian Tour Order of Merit yang baru, Jazz memastikan namanya sebagai ‘Pemain Nomor Satu Asia’ dari Thailand, selain Thongchai Jaidee (2001, 2004, 2009), Thaworn Wiratchant (2005, 2012), dan Kiradech Aphibarnrat (2013).

Sebagai turnamen flagship, Indonesian Masters menawarkan poin Official World Golf Ranking yang dibagikan mencapai 20 poin, dan pemenangnya berhak atas undangan WGC-FedEx St. Jude Invitational 2020 di Memphis, Amerika Serikat.