Kok berani ya, sekolah SD, SMP dan SMA menggelar turnamen golf amateur berskala mewah?

Pertanyaan tersebut kerap diapungkan oleh para pegolf yang kepingin ikutan Pilar Golf Club Charity Tournament 2nd Series 2021 di Riverside Golf Club pada Rabu (28/4/2021) di setiap flyer yang disebar dibeberapa grup WhatsApp komunitas golf.

Namun justru jawaban sederhana, lugas, sekaligus lantang terucap dari Ketua Dewan Pembina Sekolah Pilar Indonesia, Iwan Kresna Setiadi, “Sekolah Pilar Indonesia telah sepakat, apa pun yang kami lakukan adalah tidak lain untuk bangsa dan Negara.”

Lebih lanjut Iwan mengungkapkan, bahwasanya Sekolah Pilar Indonesia mengadakan turnamen golf charity yang kedua kalinya ini, tidak lain mereka ingin mendirikan taman bacaan dibeberapa titik di sekitaran desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tempat Sekolah Pilar Indonesia berada.

Di seri turnamen dan charity sebelumnya di tahun 2019, Sekolah Pilar Indonesia menggalang dana guna pengembangan kesenian Keroncong dengan membuat sebuah Festival Orkes Keroncong Muda berskala nasional. Dimana pesertanya adalah para siswa dan siswi SMA dari Sumatera, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Dan di turnamen sekarang ini, hasilnya untuk pengembangan Pesantren Daarul Mustofa dan Yayasan Pendidikan Islam Al Fatimiah (TK dan SD) yang ada di sekitaran Sekolah Pilar Indonesia,” terang Iwan yang juga piawai melantunkan tembang Keroncong.
Di Pilar Golf Club Charity Tournament 2nd Series 2021, diikuti sebanyak 138 pegolf, mulai dari tingkat junior, amateur, amateur regular, baik pria maupun wanita.

Dan pegolf pegolf berhandicap 10, Nursan, yang satu pairing dengan Nurul, Yanti dan Mariyanto dari hole #9B, akhirnya keluar sebagai pemenang best gross overall (BGO) dengan skor gross 81.


Sedangkan Andri Sena Herlambang (13) yang juga merupakan salah satu host Golf Gear Indonesia, didapuk sebagai pemenang best nett overall (BNO) setelah mencatatkan skor nett 69 dan skor gross 82.

Akibat hujan lebat dan diiringi sambaran petir menjelang petang di atas langit Riverside GC, akhirnya pertandingan pun dihentikan. Sementara, dari 138 peserta, kebanyakannya baru hanya memainkan setengah, atau first nine saja. Sehingga 9 hole sisa, oleh panitia skor dianggap bogie.

Sekolah Pilar Indonesia Cinta Tanah Air

Sekolah Pilar Indonesia menjadi lembaga pendidikan nasional yang unggul dan berkepribadian Indonesia, yang menghasilkan lulusan siswa dan siswi yang mandiri, berbudi pekerti dan menghargai keberagaman. “Anak-anak kami di sini harus diajarkan cinta tanah air, sehingga anak-anak belajar dari berbagai budaya, membuat begitu banyak acara-acara budaya di sekolah. Dan diluar itu semua, mereka harus bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi di lingkungan sekitarnya. Termasuk kepada saudara-saudaranya yang kurang beruntung,” tandas Iwan yang kebetulan berkeyakinan Kristen Protestan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilar Golf Club Charity Tournament 2nd Series 2021, sekaligus wali murid dari keempat putra dan putrinya di Sekolah Pilar Bangsa, Dedy Sapto Putro, sangat mendukung seluruh kegiatan yang digagas pihak sekolah.

“Secara pribadi saya mendukung, karena menurut saya, sekolah ini punya karakteristik tersendiri. Dimana pembelajaran budaya timur ala Indonesia masih kental sekali. Seperti mempraktekan budaya nasional. Kemudian, para murid mempunyai kepribadian khas orang timur, dengan memberikan contoh secara langsung kepada masyarakat dalam kegiatan wiyata bakhti seperti mengajar atau berbagi pengalaman ilmu kepada kawan-kawannya di TK dan SD Yayasan Fatimiah dan Pesantren Daarul Mustofa. Mereka juga ikut aktif dalam kegiatan kesenian Keroncong, yang menjadi salah satu mata pelajaran dari kurikulum di Sekolah Pilar Indonesia, dimana satu dari empat anak saya yang menjadi murid di sini, ikut memeriahkan festival Orkes Keroncong Muda tingkat nasional,” ungkap Dedy, yang mana anak-anaknya (Andhika Perwira dan Alzham) juga merupakan pegolf junior yang juga ikut berpartipasi di turnamen ini.

Kedepannya, Pilar Golf Club berencana akan mempermanenkan wadah dan kegiatan turnamen ini. Sehingga Pilar GC punya tanggung jawab sosial melalui golf untuk kemaslahatan masyarakat sekitar. Tentunya dengan tematik charity berbeda-beda disetiap seri turnamennya kedepan.

Ayo, kita bermain, bergembira dan beramal lewat golf bersama Sekolah Pilar Indonesia.

(Liputan & foto oleh Syam Al Aminy)