Turnamen golf amatir dan junior PCGC Series #3 yang berlangsung di Bandung Giri Gahana Golf & Resort pada Jumat hingga Minggu (12 – 14 Maret 2021) diikuti para pegolf dari Jabodetabek, Bali, Surabaya dan Yogyakarta. Sebanyak 94 pegolf putera dan puteri bersaing dalam event yang mendapat support dari APLGI (Asosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia) tersebut. Mereka tampil di Divisi/Kelas A, B, C, D dan E.

Turnamen pada hari pertama untuk amatir Divisi A dan B (Jumat, 12 Maret 2021) sempat tertunda akibat hujan lebat – ketika para pemain baru berhasil menyelesaikan permainan mereka sebanyak 13 hole. Sisa 5 hole berikutnya diselesaikan pada keesokan harinya, Sabtu (13/03/21).

Konsekuensinya mereka harus bermain lebih awal (pukul 06.15 WIB)guna menyelesaikan permainan yang tertunda pada hari pertama (Jumat, 12/03/21). Namun, dengan spirit “Bandung Lautan Api”, mereka dapat menyelesaikan sisa permainan mereka sebanyak 5 hole tersebut tepat pada waktu.

Kemudian, seluruh peserta PCGC Junior Golf Tournament Series #3  — termasuk para pegolf amatir yang berkompetisi di Divisi A dan B — segera melanjutkan permainan normal mereka di hari kedua (Sabtu, 13/03/21) sebanyak 18 hole, yang menggunakan format Gross Stroke Play tersebut.

“Alhamdullilah turnamen selesai pada Minggu siang (14/03/21),” kata Ketua PCGC, Andri Armansyah, dalam keterangan tertulis kepada GolfJoy. “Dan, bicara masalah senang, anak-anak selalu happy main di BGG dengan lapangan yang bagus dan pemandangan alamnya yang sangat indah,” tambahnya.

Dan, berkat info dari Ketua PCGC, GolfJoy pun menghubungi beberapa orang tua– utamanya yang berasal dari Yogyakarta, Surabaya dan Bali.

Sulistyo Kurniawan (Yoyok) ayahanda F. Nikola Surya NK yang bertanding di Divisi C Putra, mengungkapkan bahwa pihaknya sangat bangga dapat mengikut-sertakan putranya dalam event tersebut. Apalagi panitia penyelenggara, dalam hal ini PCGC, tetap mengedepankan aturan-aturan permainan yang berlaku di olahraga golf, sehingga di jiwa anak-anak tetap ada kompetitifnya. Dan, pak Tatang pun, dari BGG, sangat concern terhadap para pegolf junior Indonesia,” kata pak Yoyok, menegaskan.

Hal senada juga disampaikan pak Hendri – ayahanda Kenneth Henson Sutanto dari Bali yang dalam event PCGC Junior Golf Tournament Series #3 tampil di Divisi Putra B. “Di tengah masa pandemic di mana semua turnamen PGI vacuum, PCGC hadir memfasilitasi iklim kompetisi junior golf dengan  sangat memperhatikan protocol Kesehatan yang sangat disiplin,” katanya. “Terbukti sampai series ketiga semua berjalan baik, dan ajang gobar yang selama ini dilaksanakan PCGC juga memiliki tingkat kesulitan yang sangat,” tambahnya.

Sementara pak Hari – ayahanda Daffa Putra Hardian dari Surabaya yang dalam event tersebut bertanding di Divisi A Putra – dengan lugas, singkat dan padat berkata: “Kesan saya tentang turnamen PCGC di BGG pada tanggal 12 hingga 14 Maret 2021 sangat positif. Panitia telah menyiapkan segalanya dengan sangat baik dan secara pribadi saya sangat puas!”

(Laporan: Toto Prawoto. Foto: Dokumentasi PCGC)