R&A akan membatalkan Open Championship 2020, demikian menurut beberapa sumber Golf Digest. Sumber tak mau disebut namanya karena mereka tidak berwenang untuk berbicara tentang pembatalan secara publik.

Keputusan, yang akan diumumkan pada hari Kamis, datang setelah All England Club membatalkan turnamen tenis Wimbledon (dijadwalkan 29 Juni) pada hari Rabu. Sumber mengatakan kepada Golf Digest minggu lalu bahwa R&A sedang menunggu keputusan tentang Wimbledon sebelum melanjutkan.

Open dijadwalkan untuk digelar mulai 16 Juli di Royal St. George’s Golf Club, yang akan menjadi tuan rumah Open ke-15 dan pertama sejak 2011. Terakhir kali Open tidak dimainkan adalah pada tahun 1945 karena Perang Dunia II.

Sebagian alasan mengapa kejuaraan itu dibatalkan daripada ditunda seperti halnya Masters dan PGA Championship berkaitan dengan asuransi, kata sebuah sumber. Mirip dengan Wimbledon, R&A memiliki kebijakan yang melindungi terhadap pandemi global, dan sebuah sumber mengindikasikan Open harus membatalkan pada tanggal tertentu untuk mengumpulkan premi asuransinya.
“R&A adalah yang paling [diasuransikan] dari semua turnamen,” kata seorang sumber. “Mereka memiliki asuransi pembatalan lengkap. Saya hanya tidak melihat golf apa pun [dimainkan] sebelum Agustus.”

Tidak diharapkan R&A akan kembali ke Royal St. George’s pada 2021 dan sebagai gantinya akan mengikuti jadwal rotasinya. The Old Course di St. Andrews dijadwalkan menjadi tuan rumah Open pada 2021, dengan Royal Liverpool pada map untuk 2022 dan Royal Troon pada 2023.

Sebelumnya pada hari Rabu, USGA dan R&A secara resmi mengumumkan bahwa Curtis Cup ke-41, yang akan diadakan di Conwy Golf Club di Wales, dimundurkan ke musim panas 2021.

(Sumber: Golf Digest)