Pertama, Augusta National menunda Masters.

Berikutnya dalam penundaan adalah PGA Championship di TPC Harding Park San Francisco. US Open kemudian dalam bahaya ketika sebuah perintah eksekutif menutup lapangan Winged Foot, menghentikan semua persiapan.

Wabah virus korona kini telah mencapai pintu Royal St. George’s dengan R&A mengumumkan pada hari Senin bahwa Open Championship ke-149 telah dibatalkan. British Open sedianya dijadwalkan pada 16-19 Juli, yang akan menjadi kejuaraan mayor terakhir tahun 2020.

Open tahun depan akan dimainkan di Royal St. George 11-18 Juli 2021, sehingga permainan ke-150 pada tahun 2022 akan tetap diadakan di Old Course, 10-17 Juli.

Terakhir kali Open tidak diperebutkan adalah dari tahun 1940-1945 karena Perang Dunia II. St Andrews menyelenggarakan Open 1939 dan kemudian menjadi tuan rumah untuk kembalinya kompetisi ini pada 1946. Open juga tidak diadakan dari 1915-1919 karena Perang Dunia I.

Pekan lalu, R&A dan USGA bersama-sama mengumumkan Curtis Cup, pertandingan tim dua tahunan amatir wanita, dimundurkan setahun dari tanggal yang dijadwalkan semula 12-14 Juni 2020.

Langkah-langkah ini dilakukan menyusul pembatalan turnamen tenis Grand Slam paling penting tahun ini. Seperti telah diduga, All England Club membatalkan Wimbledon untuk tahun 2020, karena wabah virus korona di Inggris dan ketidakmungkinan logistik untuk menggelar acara itu pada suatu waktu nanti di musim panas.

Ini akan menjadi pertama kalinya Wimbledon tidak memahkotai juara sejak turnamen itu berhenti antara 1940 dan 1945 karena Perang Dunia II.