Pegolf asal Malaysia Danny Chia berharap bisa menemukan keajaiban dalam upaya mencatat hat-trick juara di Taiwan saat dia kembali untuk bertanding di  Mercuries Taiwan Masters yang dimulai Kamis ini.

Chia mengakhiri kekeringan gelar selama  13 tahun dengan kemenenangan dua pukulan saat itu. Namun, ia belum mendapatkan kembali formula kemenangannya sejak  empat tahun lalu.

Meski masih terbelit cedera yang mengakibatkan keterbatasan dirinya untuk bertanding di Asian Tour, pegolf berusia 46 tahun tersebut berharap bisa menemukan keberuntungannya lagi di  Taiwan Golf and Country Club dimana dia memenangkan gelar keduanya di tur pada  2015.

Baca juga : Bio Kim Diskors 3 Tahun di Korean Tour karena Isyarat Tak Senonoh

Adilson Da Silva dari Brasil juga berhasil memecah kebuntuannya pada tahun lalu dan siap untuk mengulangi kejayaannya lagi.

Dengan jejak rekam yang membanggakan di Mercury Taiwan, pemain Brasil ini yakin  kondisi  bermain yang menguntungkan di lapangan golf tertua  Taiwan ini akan menguntungkan baginya.

Pegolf Australia Scott Hend  juga menikmati kesempatan untuk bertanding di ajang penuh persaingan  Asian Tour, setelah menorehkan namanya dalam daftar kehormatan pada tahun 2013.

Pegolf Australia ini memenangkan gelar Asian Tour ke-10 di Malaysia pada awal tahun ini dan berada di puncak Order of Merit selama 13 minggu. Kemenangan di Mercuries Taiwan Masters menjadi hal penting bagi Hend yang  memungkinkan dia untuk menutup jarak dengan pemimpin Order of Merit saat ini, Jazz Janewattananond dari Thailand.

Sementara pegolf Indonesia Rory Hie melanjutkan pencarian gelarnya di Taiwan pekan ini setelag bermain di Shinhan Dongahe Open dan Panasonic Open Golf Championship.

Setelah meraih gelar Asian Tour perdananya di Classic Golf and Country Club International Championship pertengahan September lalu, Rory tetap berusaha menunjukkan permainannya terbaiknya meski belum mendapat hasil maksimal. Di Bear’s Best Cheongna Golf Club Rory langsung angkat koper setelah gagal lolos cut sedangkan di Higashi Hirono Golf Club, dia tied di posisi 59 bersama rekan senegaranya, Danny Masrin, usai menyelesaikan pertandingan empat hari dengan even par.

Mercuries Taiwan Masters pertamakali digelar pada tahun 1987 dan menjadi turnamen tahunan Asian Tour  sejak 2004. Turnamen ini menawarkan hadiah uang sebesar US $ 900.000 dan pada  2019 meningkat sebesar US $ 50.000 dari tahun lalu.   

Sumber & Foto: Asian Tour