Sejak ranking dunia golf OWGR diperkenalkan mulai 1986, hanya ada 9 pegolf Indonesia yang pernah mengisi daftar ranking ini. Dari catatan tersebut, hanya dua pegolf saja yang mampu melewati 500 besar dunia dalam tiga dekade terakhir.

Diawali Kasiadi dengan kemenangannya di Indonesia Open 1989, Rory Hie menjadi pegolf kedua dan terakhir yang mencetak rekor pribadi di No.491 dunia pada Juli 2011. Kasiadi sendiri mencapai 379 dunia sebagai ranking tertingginya, sekaligus ranking tertinggi Indonesia di OWGR yang wajib dipatahkan dalam beberapa bulan atau tahun ke depan.

Harapan akan hadirnya pegolf ketiga akhirnya datang juga. Sesuai rilisan terbaru OWGR pada Senin (9/3), Danny Masrin menyusul Kasiadi dan Hie dengan ranking 481 dunia. Pencapaiannya ini terus menanjak naik, dari T.5 di BNI Indonesian Masters dan T.8 di SMBC Singapore Open dalam tiga bulan terakhir. Akhir pekan kemarin, Masrin kembali mengambil 1,43 poin OWGR dengan peringkat T.13 di Bandar Malaysia Open yang dipersingkat menjadi 54 hole.

Penampilannya di Kota Permai Golf and Country Club, Selangor sangatlah gemilang. Dari skor 70 di putaran pembuka, Masrin terus mempertajam dua putaran berikutnya dengan 68-67 sebagai Top-15 keduanya di tahun ini. Menariknya, terdapat enam birdie saat melanjutkan putaran ketiga (Sabtu) yang tertunda dari hole 7.

Sepanjang karier profesionalnya, Danny Masrin mendapat poin OWGR pertama dari peringkat kelima PGM Northport Glenmarie Championship 2016. Dari 1300-an dunia saat itu, Masrin memasuki 1000 besar dunia dengan T.4 Brunei Championship 2018 dan mendobrak 700 dunia di Royale Jakarta Golf Club akhir tahun lalu.

Joshua Andrew Wirawan Dihapus dari OWGR

Kabar baik bagi Masrin, sayangnya tidak berarti untuk Joshua Andrew Wirawan. Poin pertama Andrew dari T.6 Brunei Championship 2018, telah habis masa berlakunya pekan ini karena OWGR hanya menghitung 104 pekan saja. Selama rentang waktu itu, Andrew tak lagi menempati syarat penerima poin di berbagai turnamen Asian Tour dan Asian Development Tour.

Kehilangan Andrew dari daftar ranking OWGR, keadaan ini mengembalikan momen bulan September 2019 sebelum Naraajie Emerald Ramadhan finis keempat di akhir Bank BRI Indonesia Open. Dari 4,2 poinnya saat itu, Naraajie mencetak rekor tertingginya di No.1057 dunia, sebelum turun ke 1105 minggu ini.

(Sumber: OWGR, diolah. Foto: Asian Tour)