Presiden AS Donald Trump menghabiskan hampir seperempat masa kepresidenannya di lapangan golf, tetapi dia tidak akan melakukan tee off di Skotlandia ketika masa kepresidenannya berakhir pada 20 Januari.

Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon menyangkal laporan pada hari Selasa bahwa Trump mungkin berkunjung ke klub golf Skotlandia selama pelantikan Joe Biden akhir bulan ini. Dia mengatakan bahwa Trump tidak akan mendapatkan pelayanan khusus di bawah aturan protokol Covid-19 negara itu.

“Saya tidak tahu apa rencana perjalanan Donald Trump,” kata Sturgeon pada pertemuan wartawan setelah dia ditanya apakah dia mengizinkan Trump mengunjungi salah satu klub golf mewahnya.

“Saya berharap dan menduga … bahwa rencana perjalanan yang dia miliki segera adalah keluar dari Gedung Putih,” kata Sturgeon, menanggapi perjuangan Trump yang mencoba membalikkan realitas kekalahannya dalam pemilihan presiden.

Sturgeon memberlakukan lockdown ketat di Skotlandia mulai tengah malam pada hari Selasa, ketika semua orang akan diminta untuk tinggal di rumah kecuali untuk tujuan penting karena lonjakan kasus COVID-19.

“Kami tidak mengizinkan orang datang ke Skotlandia tanpa tujuan penting saat ini,” kata Sturgeon hari Selasa menanggapi pertanyaan tentang Trump.

“Itu akan berlaku untuknya sebagaimana berlaku untuk orang lain, dan datang untuk bermain golf bukanlah hal yang saya anggap sebagai tujuan yang penting.”

Trump belum mengumumkan rencananya untuk tanggal 20 Januari, ketika dia tidak lagi menjadi presiden. Komentar publiknya sebagian besar difokuskan pada upaya untuk membatalkan pemilihan di mana dia kalah dengan 74 suara di Electoral College, dan lebih dari 7 juta dalam suara populer.