Foto SlideKomunitas

Gabriel Hansel Hari, Shaita Ayesha Pimpin Indonesia Amateur Golf Open Tournament ke Final

Dua pegolf amatir masing-masing Gabriel Hansel Hari (Pengprov PGI DKI Jakarta) dan Shaita Ayesha (Pengprov PGI Banten) masih memimpin perolehan skor di ajang
Indonesia Amateur Golf Open Tournament (IAGOT) Series #3 yang berlangsung di Modern Golf Country Club, Kota Modern – Tangerang, Banten pada 12-14 Juli 2022.

Baik Gabriel maupun Ayesha pada ronde kedua IAGOT Series #3 kemarin membukukan total skor (selama dua hari berturut-turut) dengan 138 pukulan (-6), dan Ayesha dengan total skor 151 pukulan (+7).

Sementara Almay Rayhan Yaquta menyodok ke posisi kedua di kelompok pegolf putra setelah membukukan total skor 147 pekulan (+3) selama dua hari berturut-turut.

Posisi kedua (ties bersama Almay) diduduki oleh Jonathan Tanoto juga dengan total skor 147 pukulan (+3). Jonathan Tanoto dibuntuti oleh Luke Evan Moore yang berada di posisi keempat setelah dalam dua ronde berturut-turut (12 dan 13 Juli 2022) membukukan total skor 148 pukulan (+4).

Disusul di posisi kelima oleh Matthew Lumbantoruan yang membukukan total skor 151 pukulan (+7), sedangkan posisi keenam dan ketujuh The Big Seven Men Division IAGOT Series #3 masing-masing diduduki oleh Betrand Manuel Sutanto yang membukukan total skor 152 pukulan (+8) dan Mikail Jaydra yang membukukan total skor 154 (+10)

Jika di kelompok tujuh besar pegolf putra pada ronde kedua (Rabu, 13/07/2022) kemarin tidak ada nama Keeran Putta, Bargas Batara Anangya dan Teuku Husein M Danindra, hal yang sama pun terjadi di kelompok tujuh besar pegolf putri.

EMPAT PEGOLF CUT

Bahkan empat pegolf putri yang pada ronde pertama IAGOT Series #3 berada di The Big Seven Ladies Division, pada ronde kedua kemarin (Rabu, 13/07/2022) mereka terkena cut.

Keempat pegolf putri yang terkena cut adalah Kathleen Gann yang membukukan total skor 166 pukulan (+22), Victoria Charlene Salim dengan total skor 167 pukulan (+23), Aurielle Xiao yang membukukan total skor 179 pukulan (+35), dan Violetra Amanda Cherdy yang membukukan total skor 207 (+63).

Dengan demikian persaingan ketat akan terjadi di antara tiga pegolf putri yang terdiri dari Shaista Ayesha, Lydia Hawila Stevany Sitorus dan Aulia Fitri Marsyah untuk merebut gelar The Best dalam event IAGOT Series #3, yang terselenggara atas kerjasama PCGC, IAGC, PB PGI dan Pengprov PGI DKI Jakarta yang disponsori oleh LIVIN by Mandiri.

Kenapa? Karena Ayesha dan Lydia selama dua hari berturut-turut masing-masing membukukan total skor (Ties) dengan 151 pukulan atau +7, dan Aulia membukukan total skor 154 pukulan (+10).

MUNGKINKAH AKAN TERULANG KEMBALI?

Pertanyaan tersebut layak dikemukakan terutama dan khususnya kalau kita bicara tujuh pegolf putra dengan skor terbaik di IAGOT Series #3. Karena, Gabriel Hansel Hari, yang pada IAGOT Series #2 memimpin pada ronde pertama – justru gagal mewujudkan mimpinya dalam IAGOT Series #2 yang berlangdung di Gading Raya Golf Klub dan disponsori oleh Privy tersebut.

Tapi, Gabriel berhasil menjawab harapan para pendukungnya sepekan kemudian melalui event Golf Legend Indonesia Tour Legendary JGC-150 Championship, yang berlangsung di Jakarta Golf Club – Rawamangun.

Dalam event tersebut Gabriel merebut gelar juara Lowest Amateur dengan total skor even par.

Sementara dalam IAGOT Series #3, Gabriel memimpin dengan perolehan 138 pukulan (-6). Dia dikuntit secara ketat oleh dua pegolf yang memiliki skor sama (Ties) yakni Almay Rayhan Yaquta dan Jonathan Tanoto yang membukukan total skor 147 pukulan (+3).

Dalam suatu kesempatan Media GolfJoy pernah berbincang-bincang bersama Avie K Utomo dan pengamat olahraga golf ternama di Indonesia tersebut menyatakan bahwa olahraga golf adalah olahraga yang hasil akhirnya sulit diprediksi.

Merujuk kepada pernyataan Avie K Utomo seperti tersebut di atas, sudah pasti pada final IAGOT Series #3 yang berlangsung di Modern Golf Country Club hari ini (Kamis, 14 Juli 2022) posisi Gabriel memang masih belum aman.

Pasalnya, salah seorang dari dua pegolf yang menjadi pesaing terdekat Gabriel di ajang IAGOT Series #3 yakni Almay Rayhan Yaquta adalah, juara dua kali berturut-turut Lowest Amateur ketika event Asian Development Tour (ADT) digelar di Damai Indah Golf – BSD Course dan di Imperial Klub Golf beberapa waktu yang lalu.

Atau justru pada hari ini Gabriel akan mengulang sukses seperti yang ditorehkannya ketika dia merebut gelar Lowest Amateur dalam event Golf Legend Indonesia Tour Legendary JGC-150 Championship yang berlangsung di JGC Rawamangun?

Yup! Kita tunggu hasilnya!!

Tulisan Toto Prawoto

DOWNLOAD E-MAGZ GOLFJOY TERBARU GRATIS!


Related posts

Pondok Indah International Junior Golf Championship Kembali Hadirkan Tantangan Akhir Tahun 17-19 Desember

Hasim

8 Atlet RI Tampil di 2nd Selangor International Junior Golf Championship

Syam

Fella Golf Club Jakarta Sambut Member Baru CK Song

Hasim

Leave a Comment

twelve − eleven =