Gelandang tim sepak bola Persebaya Aryn Williams bermain golf di salah satu lapangan golf di Surabaya barat. Pemain asal Australia itu memilih tinggal di Indonesia dan bermain golf daripada pulang ke Australia.

Masa libur itu dimanfaatkan pemain Bajul Ijo untuk pulang ke kampung halamannya masing-masing. Namun tidak untuk Aryn Williams.

Aryn memilih untuk tinggal di Indonesia dan bermain golf.

Aryn mengatakan bahwa dia enggan ke Australia, karena adanya peraturan karantina di Negeri Kanguru itu.

Pemerintah Australia mewajibkan seluruh pendatang dari luar negeri untuk karantina selama dua pekan, termasuk dari negara-negara yang masih zona merah Covid-19 seperti Indonesia.

Karena itu, pemilik nomor punggung 28 tersebut memilih tinggal di Indonesia dan melakukan berbagai macam hal.

Golf menjadi salah satu prioritas Aryn untuk mengisi libur latihan. 

“Sebenarnya saya ingin pulang untuk bertemu keluarga dan me-recharge semangat, agar bisa kembali ke tim dengan kondisi yang baik. Tetapi, saya pikir peraturan karantina dua minggu akan membuat waktu saya dengan keluarga berkurang. Jadi, saya di sini saja,” kata Aryn dikutip dari sirus resmi klub.

“Lebih baik saya di Indonesia dan bermain golf. Kebetulan baru mendaftar member di salah satu tempat golf, sekalian mengasah kemampuan saya,” ujar Aryn.

Selain bermain golf, Aryn juga berencana keliling Indonesia.

Dia ingin menemui teman dan kolega yang juga memilih untuk tidak pulang ke negara asal sambil menikmati keindahan alam Nusantara.

“Saya juga akan ke beberapa tempat di Indonesia untuk mengunjungi sahabat-sahabat saya. Saya juga ingin menikmati keindahan Indonesia. Pokoknya, saya mau mengembalikan semangat dan mood, agar kapan pun tim kembali latihan, saya siap,” papar Aryn.

(Sumber: Doc. Persebaya)