Keputusan Tiger Woods menjadi Kapten yang juga bermain di Presidents Cup 2019, ternyata menarik perhatian Hale Irwin. Selama ini, Irwin merupakan satu-satunya Kapten yang juga turun lapangan di edisi pertama Presidents Cup 1994.

Saat itu, Irwin memainkan tiga partai dan hanya kalah di partai foursome hari Sabtu. Di final single, Irwin membuka kemenangan Amerika pada partai pertama dengan menang 1-up dari Robert Allenby. Dari 32 partai, Tim Amerika menang 20-12 di Robert Trent Jones Golf Club kala itu.

Baca juga: Miroku Suto, Golfer Cilik Ajaib dari Jepang

Padahal saat itu, tim Internasional sedang  mengalami ‘krisis’. Greg Norman sedang cidera, Ernie Els, Jumbo Ozaki, dan Tommy Nakajima memilih turnamen lainnya daripada terbang ke Virginia.

“Saya terpilih sebagai pemain dan PGA Tour meminta saya untuk menjadi Kaptennya. Tetapi, saya memilih menjadi pemain saja. Kalau perlu Kapten yang lain, saya siap mencarikan,” ungkap pegolf berusia 74 tahun itu.

Dari pengalamannya itu, Irwin percaya Tiger Woods akan memberikan hasil kemenangan seperti yang dilakukannya untuk Amerika seperempat abad lalu.

“Menjadi Kapten sekaligus pemain bukan hal mudah untuk dilakukan. Pegolf yang mengemban tugas itu harus berhati-hati, karena dua peran ini memerlukan tanggung jawab besar. Saya melihat Tiger sedang sangat bagus, dan selama ini dia telah menunjukkan dedikasinya sebagai pemain maupun Wakil Kapten,” pendapat Irwin.

Tiger telah memainkan delapan Presidents Cup dengan rekor yang mengesankan. Ke-24 kemenangannya hanya terpaut dua poin saja dari Phil Mickelson yang memegang rekor terbanyak. Ia menjadi bagian dari Tim Amerika yang memenangi enam  gelaran Presidents Cup. Hanya ada satu kekalahan memalukan 11,5-20,5 pada edisi 1998 dan sempat imbang 17-17 pada 2003.

Meneruskan dominasi Tim Amerika atas Tim Internasional yang mencapai 10-1-1, Tiger dituntut menang di Royal Melbourne Golf Club, Australia pada 12-15 Desember nanti.

“Rekor dia sangat luar biasa, dan saya melihat Tiger begitu dominan di match-play. Dia jadi ancaman untuk pegolf lainnya, tetapi menjadi Kapten perlu kesabaran ekstra dan strategi yang tepat agar tetap memberikan kemenangan untuk Tim Amerika,” tukas Irwin.

Sumber/ Foto: PGA Tour