Jordan Spieth mendapat pengalaman unik saat bermain sebagai marker dalam acara amal Maridoe Samaritan Fund Invitational di lapangan kampung halamannya, Maridoe Golf Club di Carrollton, Texas. Spieth meluncurkan pukulan tee-nya pada hole ke-17 par-3 jarak 110 yard dan menyaksikan bolanya turun tepat di atas lubang.

Masalahnya, di era social distancing ini, ada sepotong plastik (namanya spacer) yang ditempatkan di lubang untuk mencegah bola masuk. Sebaliknya, bola terlontar dan kemudian pergi ke air.

Brentley Romine dari Golf Channel mendokumentasikan aksi di lapangan.

Spieth berada dalam kelompok dengan analis CBS sekaligus mantan quarterback Dallas Cowboys Tony Romo. Menurut Romine, Romo mengatakan karena ini pertandingan amal pukulan itu seharusnya dihitung double bogey, tapi Spieth menginginkan hole in one-nya.

“Aku akan menganggap itu HIO,” kata Spieth. “Itu adalah salah satu peristiwa di mana bola semestinya masuk. … Aku sudah lama tidak menang, jadi mudah-mudahan ini pertanda baik.”

Meskipun hadiah uang akan tersedia untuk para pemenang, acara ini diadakan sebagai penggalangan dana untuk para caddy full time klub, yang tidak memiliki pekerjaan karena pandemi virus korona.

“Kami adalah klub khusus caddy, dan caddy kami belum bekerja karena COVID-19,” Alison Morrison dari Maridoe Golf Club mengatakan kepada ESPN. “Kami berpikir, mengapa kami tidak sedikit bertanding, jadi, siapkan klab, mainkan 54 hole, acara social distancing. Biarkan pin. Tidak ada penggaruk di bunker. Mari kita bermain untuk mereka. Dan dalam sehari, saya memiliki 24 anggota yang mengatakan ya. “

Rookie PGA Tour Scottie Scheffler memenangkan turnamen dengan satu tembakan atas Will Zalatoris dan dua pukulan atas Viktor Hovland.

Read our digital edition at https://golfjoy.co.id/majalah/