Pegolf tuan rumah Joost Luiten tak sabar ingin segera mengayun klabnya di KLM Open edisi ke-100  yang berlangsung di Amsterdam, Belanda. Pegolf kelahiran  Bleiswijk ini terpaksa absen di The Dutch pada tahun lalu  karena cedera pergelangan tangan yang mengharuskan pegolf berusia 33 tahun ini menjalani operasi dan istirahat selama lima bulan. 

Meski demikian  Luiten tetap optimistis saat kembali ke  International in Amsterdam – yang berjarak  75 kilometer dari kampung halamannya. 

Luiten telah mengoleksi dua gelar di turnamen ini. Dia meraihnya pada 2013 saat turnamen dihelat di  Kennemer Golf & Country Club dan  The Dutch pada 2016. Jika dia berhasil mencatatkan hat-trick juara di turnamen ini, dia akan bergabung dengan kelompok elit seperti Seve Ballesteros, Bernhard Langer dan Simon Dyson yang berhasil mengamankan tiga gelar di rumah sendiri. 

“Saya sungguh tidak sabar. Saya absen tahun lalu dan sedih tak bisa bermain karena  harus operasi pergelangan tangan. Tapi itu sudah menjadi bagian dari pegolf profesional  dan terkadang Anda harus menjaga diri. Saya senang bisa kembali,” ujar  Luiten seperti dilansir European Tour.com.

“Saya suka event ini. Saya sudah bermain baik sebelumnya, menang dua kali dan beberapa hasil memuaskan. Jadi untuk beberapa alasan, rasanya seperti event milik saya dan saya harap saya bisa membawa perasaan itu kembali lagi ke lapangan golf”. 

Setali tiga uang dengan Luiten,  pegolf asal Cina  Wu Ashun juga tak sabar untuk segera kembali ke Belanda sebagai juara bertahan usai kemenangan dramatis 12 bulan lalu.  

Wu menjadi pegolf Cina pertama yang meraih tiga titel di  European Tour dengan membuat  birdie di hole penentu untuk mengamankan keunggulan satu pukulan atas pegolf Inggris  Chris Wood di The Dutch.

Wu mengklaim kemenangannya tahun lalu setelah terakhir kali dia mencicip gelar terakhir di Lyoness Open powered by Sporthilfe Cashback Card pada 2016. 

“Saya sangat senang bisa kembali bermain di  KLM Open untuk mempertahankan gelar,” kata  Wu. “Saya masih ingat kemenangan yang terasa seperti baru terjadi kemarin. Kenangan ini kembali begitu cepat dan senang rasanya bisa kembali ke sini.”