Lee Westwood terpilih sebagai pegolf terbaik European Tour tahun 2020 pada hari Senin, memenangkan penghargaan untuk keempat kalinya dalam karirnya setelah mengakhiri musim sebagai juara Race to Dubai pada usia 47 tahun.

Juara Indonesian Masters tiga kali ini memulai tahun ke-27 karir profesionalnya dengan memenangkan Abu Dhabi Championship untuk menjadi pemain aktif pertama yang memenangkan gelar dalam empat dekade terpisah.

Dia mengakhiri tahun 2020 dengan dinobatkan sebagai pemain No. 1 Tour untuk ketiga kalinya – dan 20 tahun setelah dia pertama kali memenangkan titel yang sebelumnya dikenal sebagai gelar Order of Merit.

”Saya sangat tersanjung dan bangga telah dinobatkan sebagai pegolf Terbaik European Tour tahun ini karena saya tahu persaingan untuk penghargaan tahun ini akan sangat tinggi,” kata Westwood, yang juga memenangkan penghargaan tersebut pada tahun 1998, 2000 dan 2009.

Westwood memuji European Tour karena membuat jadwal penuh tahun ini di masa-masa sulit selama pandemi virus corona. Seorang negarawan senior tur, mantan pemain peringkat atas memainkan perannya dengan menjadi tuan rumah British Masters pada bulan Juli — turnamen yang menandai dimulainya kembali tur musim 2020 setelah penghentian tiga bulan.

“Penampilan dan profesionalismenya cocok dengan umur panjangnya dan komitmennya pada golf Eropa,” kata CEO Tour, Keith Pelley, tentang Westwood. “Untuk Lee yang mengajukan diri sebelum kami melanjutkan dan bertanya apa yang bisa dia lakukan untuk membantu tur adalah bukti kepribadian dan dedikasinya. Untuk kemudian menjadi pemain No. 1 European Tour untuk ketiga kalinya, 20 tahun setelah dia pertama kali meraih penghargaan itu, menjadi catatan sejarah untuk mengakhiri tahun-tahun yang paling menantang ini.”

Westwood mencatatkan enam finis top-20 berturut-turut dari UK Championship pada Agustus hingga Scottish Championship pada bulan Oktober.

Sebuah panel yang terdiri dari anggota media golf memberikan suara pada penghargaan pegolf tahun ini.